PHK Massal

Krakatau Osaka Steel PHK Massal, Dampak Banjir Baja Impor

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kaisar mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pembatasan impor melalui kebijakan perdagangan.
Kaisar mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pembatasan impor melalui kebijakan perdagangan.

i

GoBanten.com - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Krakatau Osaka Steel yang berdampak pada ratusan karyawan memicu kekhawatiran serius terhadap kondisi industri baja nasional. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal melemahnya sektor manufaktur akibat tekanan produk impor.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi VII dari Fraksi PKB, Kaisar Abu Hanifah, menyebut PHK tersebut sebagai alarm bahaya bagi industri strategis. “Jika tidak segera diintervensi, ancaman PHK massal bisa meluas ke sektor lain,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, industri baja dalam negeri kini terdesak oleh banjir impor, terutama dari China, yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan biaya produksi lokal. Hal ini membuat daya saing pabrikan nasional melemah dan memicu efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja.

Data Indonesian Iron and Steel Industry Association (IISIA) menunjukkan impor baja diperkirakan menguasai hingga 55 persen kebutuhan nasional pada 2026. Bahkan, volume impor pada triwulan III 2025 tercatat mencapai 4,83 juta ton atau naik 15,6 persen, berdampak pada turunnya utilisasi pabrik hingga sekitar 50 persen.

Kaisar mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret, mulai dari pembatasan impor melalui kebijakan perdagangan hingga kewajiban penggunaan baja lokal dalam proyek infrastruktur. Ia menilai perlindungan terhadap industri dalam negeri harus diperkuat untuk menjaga keberlangsungan investasi dan lapangan kerja.

“Industri baja adalah tulang punggung pembangunan. Negara harus hadir agar pasar domestik tidak sepenuhnya dikuasai produk asing sementara pekerja lokal terdampak,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci untuk memulihkan sektor baja nasional yang kini berada di bawah tekanan berat.

Berita Terbaru

Akademisi dan Kader GMNI Bedah Tantangan Bangsa di Era Modern

Akademisi dan Kader GMNI Bedah Tantangan Bangsa di Era Modern

Selasa, 23 Jun 2026 12:05 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 12:05 WIB

Refleksi Haul Bung Karno ke-56 di Malang membahas keadilan sosial, arah ekonomi nasional, dan regenerasi kepemimpinan bangsa…

103 Karya Seni Rupa Dipamerkan, FORWAN Dukung Kemajuan Seni Indonesia

103 Karya Seni Rupa Dipamerkan, FORWAN Dukung Kemajuan Seni Indonesia

Kamis, 18 Jun 2026 20:49 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 20:49 WIB

Ketua Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia Suparman Natawikarta menilai kegiatan ini penting untuk menjaga ekosistem seni tetap hidup dan berkembang.…

Fokus Reformasi Birokrasi, Bupati Serang Dorong Raperda Pembinaan ASN dan Percepatan Layanan Publik

Fokus Reformasi Birokrasi, Bupati Serang Dorong Raperda Pembinaan ASN dan Percepatan Layanan Publik

Kamis, 18 Jun 2026 20:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 20:18 WIB

Penambahan bidang pembinaan dan disiplin pegawai diperlukan agar kinerja ASN lebih optimal dan bisa dievaluasi secara menyeluruh.…

Transformasi Digital Isuzu Bantu Tekan Biaya Operasional Armada Logistik

Transformasi Digital Isuzu Bantu Tekan Biaya Operasional Armada Logistik

Kamis, 18 Jun 2026 11:19 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 11:19 WIB

Integrasi API yang ditawarkan memungkinkan perusahaan menggabungkan data armada dengan sistem internal mereka.…

Piala Dunia 2026 Bukan Sekadar Sepak Bola, Ini Daya Tarik Wisatanya

Piala Dunia 2026 Bukan Sekadar Sepak Bola, Ini Daya Tarik Wisatanya

Rabu, 17 Jun 2026 20:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:07 WIB

Pameran ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung dengan memadukan sejarah panjang Piala Dunia sejak 1930.…

Kisah Sukses Bayi Tabung: 9 Tahun Menanti, Pasangan Ini Akhirnya Dikaruniai Buah Hati

Kisah Sukses Bayi Tabung: 9 Tahun Menanti, Pasangan Ini Akhirnya Dikaruniai Buah Hati

Rabu, 17 Jun 2026 09:34 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:34 WIB

Selain proses kehamilan, layanan maternal terintegrasi juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan persalinan.…