GoBanten.com - Dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kronjo masih dalam penyelidikan aparat, setelah puluhan siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengalami gangguan kesehatan.
Sebanyak 33 siswa dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing, dan diare usai mengonsumsi paket MBG yang didistribusikan di wilayah Cirumpak. Para korban kini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setempat.
Kapolsek Kronjo, Bayu Sujatmiko, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan awal untuk mengumpulkan keterangan dan memastikan penyebab kejadian.
“Korban mengeluhkan gejala setelah menyantap makanan yang dibagikan di sekolah. Kami langsung lakukan pendalaman,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan data sementara, korban tersebar di beberapa titik layanan kesehatan, termasuk bidan setempat dan Puskesmas Kronjo.
Dari hasil penelusuran awal, menu yang dikonsumsi terdiri dari makaroni telur, tahu, bakso, sayuran, dan buah. Dugaan sementara mengarah pada salah satu komponen makanan yang diolah sehari sebelumnya.
Tim ahli gizi SPPG Cirumpak, Lastri, menyebut kemungkinan kontaminasi terjadi pada proses pengolahan.
“Makanan diduga telah terpapar bakteri sebelum dikonsumsi,” jelasnya.
Saat ini, sampel makanan telah diamankan untuk diuji laboratorium guna memastikan penyebab pasti. Aparat juga berkoordinasi dengan pihak kesehatan dan pengelola program untuk mencegah kejadian serupa.
Proses penyelidikan masih berlangsung, sementara aktivitas distribusi MBG di lokasi tersebut dihentikan sementara hingga hasil uji keluar.
Editor : Sondang