Motor Listrik MBG

Geger! Skandal Motor Listrik Rp1 Triliun di Program MBG Mulai Terkuak

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kejaksaan Agung RI. Foto ist
Kejaksaan Agung RI. Foto ist

i

GoBanten.com - Dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru setelah Kejaksaan Agung mengungkap indikasi penggelembungan harga pada pengadaan motor listrik. Kasus ini menyoroti lemahnya tata kelola proyek bernilai besar yang seharusnya mendukung layanan publik, namun justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyebut praktik markup dilakukan dalam penyusunan harga setiap unit kendaraan yang dipasok oleh PT Yasa Artha Trimanunggal.

“Penggelembungan harga dilakukan agar mendekati pagu anggaran yang tersedia,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Dalam penyidikan ini, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, Andri Mulyono, telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga berperan dalam penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS) yang tidak sesuai ketentuan, sehingga memicu potensi kerugian negara.

Tak hanya soal harga, Kejagung juga menyoroti kelayakan perusahaan sebagai vendor. Penyidik menemukan bahwa perusahaan tersebut belum memiliki jaringan dealer maupun bengkel aktif, sehingga dinilai belum memenuhi syarat dalam proses pengadaan barang pemerintah.

Nilai proyek pengadaan motor listrik dalam program MBG disebut mencapai sekitar Rp1,1 triliun, dengan jumlah unit lebih dari 21 ribu kendaraan. Plh Kapuspenkum Kejagung, Mohammad Jeffry, mengungkapkan bahwa pembayaran telah dilakukan meski terdapat indikasi pelanggaran dalam prosesnya.

“Terdapat pengadaan puluhan ribu unit motor listrik dengan nilai lebih dari Rp1 triliun yang diduga tidak sesuai ketentuan,” katanya.

Kasus ini menjadi bagian dari penyidikan lebih luas terkait dugaan penyimpangan dalam program MBG yang melibatkan Badan Gizi Nasional. Selain motor listrik, penyidik juga mendalami pengadaan barang lain seperti tablet dan televisi yang diduga mengalami praktik serupa.

Pengungkapan ini mempertegas sorotan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam proyek pemerintah berskala besar, terutama yang berkaitan langsung dengan program pelayanan publik.

Berita Terbaru

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Festival Gabrugan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain.…

Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 12 Agu 2026 07:45 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:45 WIB

Perbedaan utama keduanya terletak pada faktor Rhesus (Rh). Golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada permukaan sel darah merah.…

Menemukan Arah di Tengah Kegelapan, Iman Mengajak Manusia Berjalan dalam Terang

Menemukan Arah di Tengah Kegelapan, Iman Mengajak Manusia Berjalan dalam Terang

Rabu, 12 Agu 2026 07:17 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:17 WIB

Berjalan dalam terang bukan sekadar berbicara mengenai keyakinan, tetapi juga bagaimana seseorang menerapkan nilai kebenaran, keadilan, kasih, dan pengampunan.…

GWK Bali Siapkan Sunset Yoga September 2026, Wellness Jadi Pengalaman Baru Wisatawan

GWK Bali Siapkan Sunset Yoga September 2026, Wellness Jadi Pengalaman Baru Wisatawan

Rabu, 12 Agu 2026 03:21 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 03:21 WIB

Aktivitas wellness akan kembali hadir pada September 2026 melalui The Sacred Sunset, sesi Sunset Yoga yang diinisiasi Micro Mindfulness.…

KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

Selasa, 11 Agu 2026 12:23 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:23 WIB

Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika mengatakan jurnalisme independen dibutuhkan untuk mengungkap akar konflik agraria.…

Asia Pacific Coatings Show 2026 Hadir di Jakarta, 170 Perusahaan Siap Pamerkan Inovasi

Asia Pacific Coatings Show 2026 Hadir di Jakarta, 170 Perusahaan Siap Pamerkan Inovasi

Selasa, 11 Agu 2026 09:28 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 09:28 WIB

JAKARTA, GoBanten.com - Industri cat dan pelapis (coatings) di Asia Pasifik menghadapi peluang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap produk yang…