Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perbedaan ini menunjukkan bahwa O+ dan O- sama-sama memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah. Foto dok Kominfo Pasuruan
Perbedaan ini menunjukkan bahwa O+ dan O- sama-sama memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah. Foto dok Kominfo Pasuruan

i

JAKARTA, GoBanten.com - Golongan darah O sering disebut sebagai salah satu golongan darah yang paling penting dalam pelayanan transfusi. Namun, O positif (O+) dan O negatif (O-) memiliki karakteristik serta kecocokan transfusi yang berbeda.

Perbedaan utama keduanya terletak pada faktor Rhesus (Rh). Golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada permukaan sel darah merah. Sementara tanda positif atau negatif menunjukkan ada atau tidaknya protein Rh pada sel darah merah. Jika terdapat protein Rh, darah disebut positif; jika tidak ada, disebut negatif.

O- dikenal sebagai donor universal sel darah merah. Darah O negatif tidak memiliki antigen A, B, maupun RhD sehingga sel darah merahnya dapat digunakan untuk penerima dari berbagai golongan dalam kondisi yang sesuai, terutama ketika golongan darah pasien belum diketahui dalam keadaan darurat.

Namun, pemilik O- memiliki pilihan donor yang paling terbatas. Untuk transfusi sel darah merah, penerima O- pada prinsipnya hanya dapat menerima darah O-. Kondisi tersebut membuat persediaan O- menjadi sangat penting di rumah sakit.

Sementara itu, O+ bukan donor universal, tetapi sel darah merahnya dapat diberikan kepada penerima dengan rhesus positif, yakni A+, B+, AB+, dan O+. Pemilik O+ juga dapat menerima sel darah merah dari O+ maupun O-.

Dari sisi jumlah, O+ jauh lebih umum dibandingkan O-. American Red Cross mencatat sekitar 38 persen populasi memiliki O+, sedangkan O- sekitar 7 persen. Tingginya jumlah pemilik O+ sekaligus membuat kebutuhan terhadap golongan darah tersebut juga besar.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa O+ dan O- sama-sama memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah. O- sangat dibutuhkan untuk situasi darurat ketika golongan darah pasien belum diketahui, sedangkan O+ menjadi salah satu golongan yang paling banyak digunakan karena jumlah penerimanya sangat luas.

Meski demikian, transfusi darah tidak boleh dilakukan hanya berdasarkan label O, positif atau negatif. Rumah sakit tetap melakukan pemeriksaan dan pencocokan darah untuk memastikan transfusi berlangsung aman.

Berita Terbaru

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Festival Gabrugan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain.…

Menemukan Arah di Tengah Kegelapan, Iman Mengajak Manusia Berjalan dalam Terang

Menemukan Arah di Tengah Kegelapan, Iman Mengajak Manusia Berjalan dalam Terang

Rabu, 12 Agu 2026 07:17 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:17 WIB

Berjalan dalam terang bukan sekadar berbicara mengenai keyakinan, tetapi juga bagaimana seseorang menerapkan nilai kebenaran, keadilan, kasih, dan pengampunan.…

GWK Bali Siapkan Sunset Yoga September 2026, Wellness Jadi Pengalaman Baru Wisatawan

GWK Bali Siapkan Sunset Yoga September 2026, Wellness Jadi Pengalaman Baru Wisatawan

Rabu, 12 Agu 2026 03:21 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 03:21 WIB

Aktivitas wellness akan kembali hadir pada September 2026 melalui The Sacred Sunset, sesi Sunset Yoga yang diinisiasi Micro Mindfulness.…

KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

Selasa, 11 Agu 2026 12:23 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:23 WIB

Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika mengatakan jurnalisme independen dibutuhkan untuk mengungkap akar konflik agraria.…

Asia Pacific Coatings Show 2026 Hadir di Jakarta, 170 Perusahaan Siap Pamerkan Inovasi

Asia Pacific Coatings Show 2026 Hadir di Jakarta, 170 Perusahaan Siap Pamerkan Inovasi

Selasa, 11 Agu 2026 09:28 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 09:28 WIB

JAKARTA, GoBanten.com - Industri cat dan pelapis (coatings) di Asia Pasifik menghadapi peluang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap produk yang…

Data BPS 2026: Pengangguran Lulusan Sarjana Capai 1,03 Juta Orang

Data BPS 2026: Pengangguran Lulusan Sarjana Capai 1,03 Juta Orang

Senin, 10 Agu 2026 16:08 WIB

Senin, 10 Agu 2026 16:08 WIB

Lonjakan angka pengangguran terdidik ini menjadi sinyal kuat perlunya pembenahan sistem pendidikan.…