<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>GoBanten - Mencerahkan dan Mencerdaskan</title>
                <atom:link href="https://gobanten.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://gobanten.com/</link>
                <description>Update informasi terkini seputar Banten dan sekitarnya, Berita Politik, Peristiwa, Ekonomi dan Bisnis, Tangerang Raya, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangsel</description>
                <lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2026 11:31:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://gobanten.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://gobanten.com/po-content/uploads/logo/logo-icon-gobanten.png</url>
                    <title>GoBanten - Mencerahkan dan Mencerdaskan</title>
                    <link>https://gobanten.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-871-ledakan-ruko-pasar-cimanggis-tangsel-tewaskan-2-orang-tabung-gas-52-kg-jadi-sorotan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-871-ledakan-ruko-pasar-cimanggis-tangsel-tewaskan-2-orang-tabung-gas-52-kg-jadi-sorotan</guid>
                    <pubDate>Thu, 15 Oct 2026 11:31:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGSEL, GoBanten.com - </strong>Ledakan di sebuah ruko yang difungsikan sebagai gudang buah di kawasan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya, Rabu (14/10/2026). Polisi menduga ledakan berkaitan dengan penggunaan gas untuk proses pematangan buah.</p>
<p>Temuan tabung gas elpiji berkapasitas 52 kilogram di lokasi kejadian menjadi salah satu fokus penyelidikan. Meski demikian, polisi belum memastikan apakah tabung tersebut berkaitan langsung dengan ledakan yang menghancurkan ketenangan warga di sekitar Pasar Cimanggis.</p>
<p>Brigjen Pol Sasatyo Purnomo dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengatakan, ledakan tersebut diduga bukan berasal dari bom, melainkan akibat gas yang digunakan untuk proses pematangan buah.</p>
<p>"Ruko yang menjadi lokasi ledakan diketahui difungsikan sebagai gudang buah. Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan tabung gas elpiji berkapasitas 52 kilogram," terang Sasatyo, Kamis (15/10/2026).</p>
<p>Pernyataan tersebut menjadi petunjuk awal bagi penyidik untuk menelusuri sumber ledakan. Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.</p>
<p>Petugas gabungan kepolisian bersama tim terkait telah melakukan evakuasi terhadap para korban. Sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara dua orang meninggal dunia akibat insiden tersebut.</p>
<p>Meski dugaan awal mengarah pada penggunaan gas untuk pematangan buah, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan pemicu insiden dan kemungkinan faktor lain yang berkontribusi terhadap peristiwa tersebut.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian karena ledakan terjadi di kawasan pasar yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Hasil penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap penyebab ledakan sekaligus memastikan apakah terdapat persoalan dalam penggunaan dan penyimpanan gas di lokasi tersebut.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/1000215274.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kasus ini menjadi perhatian karena ledakan terjadi di kawasan pasar yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Kota Tangsel]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-870-145-warga-serpong-lagoon-kena-muntaber-sampel-air-ditemukan-bakteri-e-coli</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-870-145-warga-serpong-lagoon-kena-muntaber-sampel-air-ditemukan-bakteri-e-coli</guid>
                    <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 09:46:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>SERPONG, GoBanten.com - </strong>Kasus muntah dan diare massal yang menimpa sekitar 145 warga Perumahan Serpong Lagoon, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memunculkan pertanyaan serius mengenai keamanan air bersih yang digunakan masyarakat. Terlebih, sekitar 80 persen korban dilaporkan merupakan anak-anak.</span></p>
<p>Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga dan pihak terkait, Rabu (14/10/2026), Komisi II DPRD Tangsel menyoroti kualitas air dari instalasi Water Treatment Plant (WTP) setelah hasil pemeriksaan laboratorium dilaporkan menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) dalam sampel air.</p>
<p>Ketua RT 4/7 Perumahan Serpong Lagoon, Heru Cahyono, mengatakan hasil pemeriksaan sampel air dari sembilan rumah memperkuat kekhawatiran warga terhadap kelayakan air yang digunakan sehari-hari.</p>
<p>&ldquo;Ya, sudah jelas. Buktinya sudah ada dan hasil laboratoriumnya juga sudah keluar, sebagaimana disampaikan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),&rdquo; kata Heru.</p>
<p>Ia menyebut air yang diuji dinyatakan tidak layak digunakan. Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ricky Yuanda, menyatakan RDP digelar untuk menindaklanjuti laporan warga. Ia menyebut persoalan tersebut harus ditangani serius karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat.</p>
<p>Sebagai langkah awal, Dinas Kesehatan (Dinkes) merekomendasikan warga untuk sementara tidak mengonsumsi air dari WTP tersebut.</p>
<p>Meski demikian, temuan bakteri E. coli belum dengan sendirinya membuktikan bahwa air WTP merupakan penyebab seluruh kasus muntaber. Pemeriksaan epidemiologis dan penelusuran sumber paparan diperlukan untuk memastikan hubungan antara kualitas air dan gangguan kesehatan warga.</p>
<p>Komisi II DPRD Tangsel selanjutnya akan meminta rekomendasi Dinkes dan DLH sebagai dasar menentukan langkah penanganan. Namun, warga membutuhkan lebih dari sekadar rapat dan rekomendasi: kepastian keamanan air, penanganan korban, serta langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang.</p>
<p>Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan kualitas air tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif. Ketika puluhan anak dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, transparansi hasil pengujian, penelusuran sumber kontaminasi, dan tindakan korektif harus menjadi prioritas.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/1000215262.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Pemeriksaan laboratorium dilaporkan menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) dalam sampel air.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-869-lima-tahun-bersama-pelindo-terminal-teluk-lamong-perkuat-integrasi-dan-digitalisasi</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-869-lima-tahun-bersama-pelindo-terminal-teluk-lamong-perkuat-integrasi-dan-digitalisasi</guid>
                    <pubDate>Wed, 07 Oct 2026 20:52:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, GoBanten.com</strong> - Lima tahun setelah merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kinerja dan layanan melalui integrasi operasional, peningkatan produktivitas, serta pemanfaatan teknologi digital.</p>
<p>Salah satu capaian yang terlihat adalah pertumbuhan arus peti kemas atau throughput. Pada 2021, TTL mencatat arus sebesar 780.160 TEUs. Angka tersebut meningkat menjadi 2.187.964 TEUs pada 2025.</p>
<p>Pertumbuhan throughput juga semakin tinggi dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, pertumbuhan mencapai 55,9 persen, kemudian meningkat menjadi 64,6 persen pada 2025.</p>
<p>Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari perjalanan TTL memperkuat integrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bagian dari ekosistem Pelindo.</p>
<p>Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan lima tahun pascamerger menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat fondasi operasional.</p>
<p>&ldquo;Lima tahun pascamerger menjadi perjalanan penting bagi Terminal Teluk Lamong. Kami tidak hanya tumbuh dari sisi volume, tetapi juga terus membangun fondasi operasional yang semakin terintegrasi, produktif, dan berorientasi kepada pelanggan,&rdquo; ujar David, Rabu (7/10/2026).</p>
<p>Menurut David, pertumbuhan throughput menjadi salah satu indikator bahwa proses integrasi dan berbagai perbaikan yang dilakukan TTL mampu menciptakan nilai lebih bagi pengguna jasa, perusahaan, dan Pelindo.</p>
<p><strong>Waktu Tunggu Kapal Dipangkas</strong></p>
<p>Peningkatan kinerja TTL juga didukung berbagai perbaikan pada sisi operasional, termasuk pelayanan kapal di dermaga domestik.</p>
<p>Sebelumnya, kondisi arus kuat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi waktu pelayanan kapal. TTL kemudian melakukan evaluasi pola operasi dan berkolaborasi dengan layanan pemanduan untuk menyempurnakan pola pelayanan.</p>
<p>Hasilnya, kapal dapat dilayani secara lebih fleksibel tanpa harus menunggu kondisi arus tertentu. Perbaikan tersebut berhasil menurunkan rata-rata waktu tunggu kapal dari 6,67 jam menjadi 1,83 jam.</p>
<p>TTL selanjutnya menerapkan konsep Berthing Priority dan Berthing Window untuk meningkatkan kepastian jadwal sandar kapal, mengurangi waiting time, dan mendukung keandalan jadwal pelayaran.</p>
<p><strong>Kini Mengelola Tiga Terminal</strong></p>
<p>Lima tahun pascamerger juga ditandai dengan semakin luasnya cakupan operasional TTL.</p>
<p>Pada 2024, perusahaan menerima serah operasi TPK Nilam, kemudian TPK Berlian pada 2025.</p>
<p>Dengan demikian, TTL kini mengelola tiga terminal peti kemas, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian.</p>
<p>Integrasi tersebut memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengoptimalkan aset dan sumber daya, meningkatkan standardisasi proses, serta memperkuat sinergi operasional.</p>
<p><strong>Digitalisasi Perkuat Efisiensi</strong></p>
<p>Selain perbaikan operasional, TTL juga memperkuat digitalisasi untuk mendukung pelayanan terminal.</p>
<p>Pada 2025, perusahaan menerapkan Terminal Booking System (TBS). Sistem tersebut digunakan untuk mengoptimalkan pengaturan dan pemerataan kedatangan truk, meningkatkan handling capacity, mengendalikan Truck Round Time (TRT), serta meningkatkan efisiensi proses haulage.</p>
<p>Digitalisasi kemudian diperkuat melalui pengembangan Integrated Planning & Control. Sistem ini mendukung proses perencanaan dan pengendalian aktivitas terminal secara lebih terintegrasi dan berbasis data.</p>
<p>&ldquo;Transformasi bagi kami bukan satu proyek besar yang berdiri sendiri, tetapi merupakan rangkaian continuous improvement. Mulai dari bagaimana kapal dapat sandar lebih cepat, jadwal sandar lebih pasti, truk masuk terminal lebih teratur, hingga seluruh aktivitas terminal dapat direncanakan dan dikendalikan secara lebih terintegrasi,&rdquo; kata David.</p>
<p>Pada 2026, TTL juga menerapkan EAZI (Express Anchorage Zone Service) untuk mempercepat pelayanan kapal melalui optimalisasi area labuh.</p>
<p>Program tersebut dikembangkan bersama para pemangku kepentingan kepelabuhanan. Melalui EAZI, proses pelayanan kapal di area labuh dapat dilakukan lebih cepat sehingga membantu memperpendek waktu pergantian antarkapal dan mendukung percepatan proses sandar.</p>
<p><strong>Menuju Terminal yang Lebih Berkelanjutan</strong></p>
<p>Memasuki fase berikutnya setelah lima tahun merger Pelindo, TTL mengarahkan pengembangan operasional menuju ekosistem terminal yang smart, green, and sustainable.</p>
<p>Integrasi tiga terminal dinilai memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan untuk mengoptimalkan kapasitas, aset, dan sumber daya sekaligus meningkatkan produktivitas.</p>
<p>Pemanfaatan teknologi digital juga terus dikembangkan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan memperkuat konektivitas antara terminal, pengguna jasa, shipping line, transporter, serta mitra dalam ekosistem logistik.</p>
<p>Pengembangan tersebut berjalan beriringan dengan komitmen terhadap efisiensi energi, pengurangan dampak lingkungan, keselamatan kerja, dan keberlanjutan operasional.</p>
<p>&ldquo;Integrasi tiga terminal memberikan ruang yang semakin besar bagi kami untuk mengoptimalkan kapasitas, aset, dan sumber daya secara lebih efektif. Ke depan, transformasi TTL akan terus diarahkan menuju ekosistem terminal yang smart, green, dan sustainable, sekaligus tetap responsif terhadap kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri logistik,&rdquo; tambah David.</p>
<p>Dengan semangat &ldquo;5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju&rdquo;, TTL berkomitmen melanjutkan penguatan integrasi tiga terminal, meningkatkan produktivitas, memperluas digitalisasi, serta mengembangkan layanan yang semakin efisien dan berkelanjutan.</p>
<p>Langkah tersebut diharapkan dapat terus memperkuat kontribusi Terminal Teluk Lamong terhadap konektivitas logistik, efisiensi rantai pasok, dan daya saing maritim Indonesia.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/pascamerger-pelindo-2.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas. Foto/TTL]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Viktor]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekbis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-866-apa-arti-kudus-dalam-alkitab-ini-makna-dan-kaitannya-dengan-kehidupan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-866-apa-arti-kudus-dalam-alkitab-ini-makna-dan-kaitannya-dengan-kehidupan</guid>
                    <pubDate>Sat, 03 Oct 2026 22:44:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, GoBanten.com - </strong>Makna kata &ldquo;kudus&rdquo; tidak selalu berkaitan dengan sesuatu yang bersifat religius atau berada di tempat ibadah. Dalam konteks Alkitab, kudus memiliki makna sebagai sesuatu yang dipisahkan atau dikhususkan dari yang lain.</p>
<p>Konsep tersebut menggambarkan identitas umat yang memilih menjalani kehidupan dengan pola berbeda karena merasa menjadi bagian dari Allah. Perbedaan itu tidak hanya terlihat dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam kebiasaan sehari-hari.</p>
<p>Dalam kehidupan bangsa Israel, misalnya, aturan mengenai makanan, pakaian hingga kalender mingguan menjadi bagian dari cara menunjukkan identitas mereka. Berbagai ketentuan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan mereka memiliki nilai dan pola yang berbeda.</p>
<p>Hal serupa terlihat dalam praktik ibadah. Persembahan, tugas para imam serta tata cara menjalankan ibadah dan bait suci diatur secara khusus. Aturan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai rangkaian ritual, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan umat yang ingin menjaga kekhususan hubungan mereka dengan Allah.</p>
<p>Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat. Israel diperintahkan untuk mengingat dan menguduskan hari tersebut sebagai bagian dari pola kehidupan yang telah ditetapkan dalam kisah penciptaan.</p>
<p>Sabat menjadi berbeda karena dipisahkan dari hari-hari lainnya. Jika sebagian hari digunakan untuk bekerja dan menjalankan berbagai aktivitas, hari yang dikhususkan tersebut menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas.</p>
<p>Makna itu membuat istirahat tidak hanya dipandang sebagai berhenti dari pekerjaan. Waktu yang dipisahkan juga dapat menjadi ruang untuk melakukan refleksi, memulihkan diri dan kembali memperhatikan hal-hal yang sering terabaikan di tengah kesibukan.</p>
<p>Dalam kehidupan modern yang dipenuhi aktivitas dan tuntutan pekerjaan, gagasan mengenai waktu yang sengaja dipisahkan menjadi relevan. Beristirahat bukan semata-mata kehilangan waktu produktif, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan kehidupan.</p>
<p>Pesan tentang kekudusan pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai ritual. Ada ajakan untuk memberikan ruang khusus bagi diri sendiri untuk berhenti, merenung dan menyegarkan kembali kehidupan.</p>
<p>Waktu yang dipisahkan menjadi pengingat bahwa kehidupan tidak seluruhnya harus diisi dengan bekerja dan mengejar aktivitas. Ada saatnya seseorang berhenti sejenak untuk memulihkan diri dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih bermakna.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/1000213786.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sabat menjadi berbeda karena dipisahkan dari hari-hari lainnya.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Komunitas]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-867-binus-terapkan-experiential-learning-lewat-lbfest-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-867-binus-terapkan-experiential-learning-lewat-lbfest-2026</guid>
                    <pubDate>Fri, 02 Oct 2026 22:50:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGERANG, GoBanten.com -</strong>Sebanyak 82 bisnis mahasiswa dan alumni Business Creation BINUS Business School diuji langsung melalui interaksi dengan konsumen dalam Local Brand Festival (LBFest) 2026 di Supermal Karawaci, Tangerang, pada 2-4 Oktober 2026.</p>
<p>Festival tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan pasar. Respons konsumen digunakan untuk melihat sejauh mana produk yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.</p>
<p>LBFest 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketujuh. Selain menjual produk, mahasiswa mendapat kesempatan mengamati perilaku konsumen, menerima masukan, dan mengevaluasi bisnis berdasarkan kondisi pasar.</p>
<p>Direktur Kampus BINUS @Alam Sutera, Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M., mengatakan pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam pembelajaran kewirausahaan.</p>
<p>&ldquo;Melalui LBFest, mahasiswa tidak hanya menciptakan produk dan membangun brand, tetapi juga belajar langsung dari konsumen, memahami pasar, serta mengembangkan bisnis,&rdquo; ujar Lim, Jumat (2/10/2026).</p>
<p>Head of Business Creation Program, Dr. Yunita Wijaya Handranata, B.Eng., M.M., CERA, mengatakan interaksi dengan konsumen membantu mahasiswa mengetahui apakah produk yang mereka kembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar.</p>
<p>&ldquo;Di sini mereka dapat melihat apakah produk yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan pasar, menerima masukan dari konsumen, sekaligus belajar membangun bisnis dalam situasi yang sesungguhnya,&rdquo; kata Yunita.</p>
<p>Menurut Yunita, pengalaman tersebut mencakup berbagai aspek bisnis, mulai dari pemasaran dan pelayanan konsumen hingga evaluasi produk serta membangun jejaring usaha.</p>
<p>Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis. Festival juga diisi pertunjukan musik, mini games, e-sport, dan kompetisi cosplay.</p>
<p>Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Dewi Rokhayati serta Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Hendro Wicaksono turut hadir dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Melalui LBFest, BINUS Business School menerapkan konsep experiential learning, yakni pembelajaran melalui pengalaman langsung. Mahasiswa tidak hanya merancang bisnis di ruang kelas, tetapi juga membangun, menguji, dan mengevaluasinya berdasarkan respons pasar.</p>
<p>Dengan pendekatan tersebut, LBFest menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan teori kewirausahaan dengan kondisi bisnis dan kebutuhan konsumen secara langsung.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/1000213787.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Melalui LBFest, BINUS Business School menerapkan konsep experiential learning, yakni pembelajaran melalui pengalaman langsung.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-865-perkuat-layanan-kapal-ttl-kembangkan-zona-eazi-dan-integrasi-digital</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-865-perkuat-layanan-kapal-ttl-kembangkan-zona-eazi-dan-integrasi-digital</guid>
                    <pubDate>Fri, 02 Oct 2026 16:06:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA </strong>- PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama sejumlah pemangku kepentingan kepelabuhanan di Tanjung Perak memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kapal.</p>
<p>Penguatan tersebut dilakukan melalui Evaluasi Bersama Pelayanan Kapal dan Evaluasi Penerapan Zona EAZI (Express Anchorage Zone Service) yang digelar di Surabaya, Kamis (1/10/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Regional 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta PT Pelindo Jasa Maritim.</p>
<p>Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan penerapan Zona EAZI sekaligus memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadirkan pelayanan kapal yang lebih cepat, aman, andal, dan terintegrasi.</p>
<p>Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan percepatan pelayanan kapal merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan di bidang kepelabuhanan.</p>
<p>&ldquo;TTL bersama seluruh pemangku kepentingan terus melakukan berbagai upaya untuk mempercepat pelayanan kapal melalui kolaborasi yang kuat guna menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, aman, andal, dan kompetitif,&rdquo; ujar David.</p>
<p>Penerapan Zona EAZI di TPK Nilam pada periode 23 April hingga 31 Agustus 2026 telah mendukung pelayanan terhadap 176 kapal. Rata-rata waktu ship-to-ship berth changeover (STS) tercatat 2 jam 53 menit.</p>
<p>Penerapan tersebut juga diikuti peningkatan rata-rata jumlah kapal yang masuk ke dermaga, dari 14 menjadi 17 kapal atau sekitar 21,4 persen.</p>
<p>Sementara itu, uji coba Zona EAZI di TPK Berlian pada 4&ndash;31 Agustus 2026 mencatat pelayanan terhadap 16 kapal dengan rata-rata waktu STS 2 jam 24 menit.</p>
<p>Capaian tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan menuju target waktu STS 2 jam sekaligus mendukung optimalisasi proses pergantian kapal di tambatan.</p>
<p>Dalam evaluasi ini, STS (ship-to-ship berth changeover) merupakan waktu pergantian kapal pada tambatan yang sama, dihitung sejak last line kapal sebelumnya hingga first line kapal berikutnya.</p>
<p>Group Head Pelayanan Kapal PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Santoso, mengatakan evaluasi secara berkelanjutan diperlukan untuk memastikan berbagai upaya peningkatan pelayanan memberikan manfaat bagi pengguna jasa.</p>
<p>&ldquo;Kolaborasi antarpemangku kepentingan merupakan suatu keniscayaan untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa. Evaluasi secara berkelanjutan penting dilakukan agar setiap improvement yang diterapkan benar-benar mampu meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman terbaik bagi customer TTL,&rdquo; jelas Santoso.</p>
<p>TTL juga mendorong integrasi perencanaan tambat dengan Zona EAZI. Langkah tersebut didukung pemantauan perencanaan dan realisasi tambat secara real time serta penguatan Berthing Management.</p>
<p>Penguatan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepastian pelayanan, mengoptimalkan pemanfaatan tambatan, serta mendukung efisiensi operasional kapal di Terminal Teluk Lamong.</p>
<p>Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, turut mengapresiasi pelaksanaan evaluasi bersama yang dilakukan TTL.</p>
<p>&ldquo;Terima kasih kepada PT Terminal Teluk Lamong yang telah menyelenggarakan kegiatan evaluasi ini. Implementasi EAZI telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan layanan kapal. Kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi pengguna jasa,&rdquo; ujar Agustinus.</p>
<p>Penguatan pelayanan kapal tidak hanya dilakukan melalui penerapan Zona EAZI. TTL juga mengembangkan sistem digital untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan tambatan kapal.</p>
<p>Salah satunya melalui BESTI (Berth Allocation Efficiency & Support Terminal Integration), aplikasi yang dirancang untuk mendukung proses perencanaan dan pengelolaan tambatan kapal secara terintegrasi.</p>
<p>Ke depan, BESTI akan dikembangkan agar dapat terhubung dengan PHINISI, Inaportnet, dan Zona EAZI.</p>
<p>Integrasi tersebut diharapkan dapat memperlancar pertukaran informasi serta mengintegrasikan proses perencanaan hingga realisasi pelayanan kapal. Pemantauan secara real time juga diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan.</p>
<p>Melalui penguatan kolaborasi, penerapan Zona EAZI, dan pengembangan sistem digital, TTL bersama para pemangku kepentingan terus mendorong pelayanan kapal yang lebih cepat, efisien, dan terpadu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/terminal-teluk-lamong-7.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal. Foto/Humas TTL]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Viktor]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekbis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-868-aritmia-terdeteksi-pada-164-peserta-skrining-ekg-kenali-gejalanya</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-868-aritmia-terdeteksi-pada-164-peserta-skrining-ekg-kenali-gejalanya</guid>
                    <pubDate>Thu, 01 Oct 2026 23:01:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, GoBanten.com - </strong>Gangguan irama jantung atau aritmia dapat ditemukan melalui pemeriksaan elektrokardiogram (EKG), bahkan pada orang yang belum menyadari adanya masalah pada jantungnya. Kondisi ini menjadi perhatian setelah skrining terhadap 1.412 orang menemukan 164 peserta terdeteksi mengalami aritmia.</p>
<p>Data tersebut berasal dari skrining EKG dalam kampanye &ldquo;Let&rsquo;s Check the Beat&rdquo; yang berlangsung pada 5 Maret hingga 15 September 2026. Peserta berusia 15-64 tahun, dengan 11,6 persen di antaranya menunjukkan indikasi gangguan irama jantung.</p>
<p>Temuan itu berarti sekitar satu dari setiap 10 peserta yang menjalani pemeriksaan menunjukkan indikasi aritmia. Data skrining tersebut sekaligus menunjukkan bahwa gangguan irama jantung tidak selalu mudah dikenali tanpa pemeriksaan.</p>
<p>Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF). Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pemeriksaan EKG dapat digunakan untuk melihat aktivitas listrik jantung yang tidak teratur pada pasien dengan AF.</p>
<p>AF juga berkaitan dengan risiko stroke. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan fibrilasi atrium sebagai salah satu kondisi jantung yang dapat meningkatkan risiko stroke.</p>
<p>Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan AF dapat muncul tanpa gejala sehingga deteksi dini diperlukan untuk menemukan risiko dan menentukan tindak lanjut.</p>
<p>&ldquo;AF adalah gangguan irama jantung yang sering tidak bergejala, tetapi dapat berujung pada stroke, gagal jantung, hingga kematian jantung mendadak,&rdquo; ujar Siti Nadia dalam keterangan yang disampaikan dalam kampanye tersebut, Kamis (1/10/2026).</p>
<p>Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS), dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), mengatakan peningkatan kasus aritmia perlu diikuti dengan edukasi dan upaya deteksi dini yang konsisten.</p>
<p>Sementara itu, Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang dr. Dewi Wiguna, M.Sc, mengatakan dari 1.412 peserta skrining, 164 orang terdeteksi mengalami aritmia. Kelompok usia 25-44 tahun menjadi kelompok dengan jumlah peserta terdeteksi aritmia terbanyak dalam data skrining tersebut.</p>
<p>Namun, Dewi menegaskan komposisi tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa kelompok usia produktif memiliki risiko aritmia lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lanjut.</p>
<p>Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Siloam Hospitals TB Simatupang Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan aritmia, khususnya AF, perlu dikenali dan ditangani sesuai kondisi pasien.</p>
<p>Pemeriksaan EKG menjadi salah satu pemeriksaan untuk memastikan adanya gangguan irama jantung. Pada pasien tertentu, pemeriksaan lanjutan seperti Holter dapat digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung dalam periode yang lebih panjang.</p>
<p>Pentingnya deteksi gangguan irama jantung juga terlihat dalam pedoman tata laksana stroke terbaru Kementerian Kesehatan. Pedoman 2026 merekomendasikan Holter EKG 24 jam pada pasien stroke atau TIA yang penyebabnya belum jelas untuk mendeteksi fibrilasi atrium paroksismal.</p>
<p>Melalui kampanye tersebut, masyarakat yang mengikuti skrining juga mendapat edukasi mengenai aritmia dan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Upaya deteksi dini diharapkan membantu menemukan gangguan irama jantung lebih awal sebelum berkembang menjadi komplikasi serius.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202610/1000213788.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan fibrilasi atrium sebagai salah satu kondisi jantung yang dapat meningkatkan risiko stroke.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Lifestyle]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-864-yoga-di-area-hotel-aktivitas-sederhana-untuk-menjaga-kesehatan-tubuh-dan-pikiran</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-864-yoga-di-area-hotel-aktivitas-sederhana-untuk-menjaga-kesehatan-tubuh-dan-pikiran</guid>
                    <pubDate>Sun, 27 Sep 2026 20:54:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 1.1rem;"><strong>JAKARTA, GoBanten.com -</strong>Yoga kini semakin mudah ditemui di luar studio khusus. Area hotel, termasuk kolam renang, mulai dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas yang menggabungkan olahraga ringan, relaksasi, dan pengalaman rekreasi.</span></p>
<p>Aktivitas tersebut juga sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap wellness tourism, ketika perjalanan tidak hanya dimanfaatkan untuk berlibur, tetapi juga menjaga kebugaran dan kesehatan.</p>
<p>Salah satunya terlihat dalam kegiatan Sunset Yoga by The Pool yang digelar komunitas Yogadihotel di Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung menjelang World Tourism Day 2026.</p>
<p>Dari sisi kesehatan, yoga bukan sekadar aktivitas untuk melakukan berbagai pose tubuh. Kementerian Kesehatan menyebut kombinasi gerakan, latihan pernapasan, dan meditasi dalam yoga dapat membantu mengelola respons stres sekaligus mendukung fleksibilitas, keseimbangan, dan kebugaran.</p>
<p>WHO juga menyebut yoga dapat mendukung kesehatan fisik dan mental. Praktik yang dilakukan secara tepat dapat membantu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas serta mendukung pengelolaan stres dan keseimbangan emosional.</p>
<p>Karena itu, suasana latihan menjadi salah satu bagian yang dapat membuat aktivitas yoga terasa berbeda. Dalam kegiatan di Jakarta tersebut, peserta melakukan yoga ketika matahari mulai terbenam di area kolam renang hotel.</p>
<p>Sesi dipandu instruktur yoga bersertifikat Inda Susanti. Peserta juga mendapat pilihan aktivitas lain, termasuk konsultasi astrologi dan tarot.</p>
<p>Founder Yogadihotel Ari Eka Putri mengatakan, aktivitas yoga di hotel menjadi contoh bagaimana ruang perhotelan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang berkaitan dengan wellness.</p>
<p>&ldquo;Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna,&rdquo; ujar Ari.</p>
<p>Marketing Communications Manager Grand Whiz Poins Simatupang Rade Situti mengatakan, aktivitas wellness di area hotel memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas hotel dengan cara berbeda.</p>
<p>Dari perspektif kesehatan, aktivitas fisik tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang. Kemenkes menganjurkan masyarakat melakukan aktivitas fisik secara rutin dengan intensitas dan durasi yang sesuai kondisi tubuh. Yoga sendiri termasuk salah satu bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan sebagai bagian dari gaya hidup aktif.</p>
<p>Bagi pemula, Kemenkes menyarankan memulai secara bertahap, mengikuti kelas yang sesuai tingkat kemampuan, serta memperhatikan teknik gerakan dan pernapasan.</p>
<p>Dengan pendekatan tersebut, yoga di hotel tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas wisata. Kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana olahraga ringan dan relaksasi dapat masuk ke dalam rutinitas rekreasi masyarakat.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202609/1000212755.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[WHO juga menyebut yoga dapat mendukung kesehatan fisik dan mental.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Komunitas]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-863-asean-targetkan-17-juta-siswa-dan-pendidik-kuasai-keterampilan-ai</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-863-asean-targetkan-17-juta-siswa-dan-pendidik-kuasai-keterampilan-ai</guid>
                    <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 20:44:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, GoBanten.com -</strong>Lebih dari 1,7 juta siswa, guru sekolah K&ndash;12, dosen, dan tenaga pengajar di kawasan ASEAN akan mendapat pembekalan keterampilan kecerdasan buatan (AI) melalui program AI Ready ASEAN Powered by AI Opportunity Fund: Asia-Pacific.</p>
<p>Program yang berlangsung hingga akhir 2028 itu diarahkan tidak sekadar meningkatkan pemahaman mengenai AI, tetapi juga memberikan keterampilan praktis agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dalam kegiatan belajar, mengajar, penelitian, hingga persiapan memasuki dunia kerja.</p>
<p>Program regional tersebut mendapat dukungan resmi setelah diperkenalkan dalam Sesi Terbuka Pertemuan Pejabat Senior ASEAN untuk Pendidikan (SOM-ED) ke-21. ASEAN Foundation menjalankan program ini bersama AVPN dengan dukungan Google.org dan Asian Development Bank (ADB).</p>
<p>Direktur Eksekutif ASEAN Foundation Dr. Piti Srisangnam mengatakan fase lanjutan program akan menggeser fokus dari sekadar peningkatan kesadaran menuju penguatan keterampilan AI terapan.</p>
<p>&ldquo;Melalui Fase 2, kami tidak hanya berfokus pada meningkatkan kesadaran tentang AI, tetapi juga membekali sistem pendidikan di kawasan ini dengan keterampilan AI yang praktis,&rdquo; kata Piti.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, ASEAN Foundation akan menggandeng mitra pelaksana lokal di negara-negara anggota ASEAN. Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K&ndash;12, mahasiswa, dan dosen.</p>
<p>Kementerian pendidikan di setiap negara ASEAN juga akan dilibatkan untuk memastikan program sejalan dengan kebijakan dan prioritas nasional di bidang pendidikan dan AI.</p>
<p>Selain pelatihan, program ini akan menghadirkan forum regional dan nasional yang mempertemukan pemerintah, akademisi, praktisi AI, organisasi masyarakat sipil, organisasi internasional, media, dan penerima manfaat. Forum tersebut ditujukan untuk memperkuat pertukaran pengetahuan sekaligus menghasilkan masukan bagi kebijakan pendidikan AI berbasis kebutuhan di kawasan.</p>
<p>Pertemuan Regional Keempat dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 di Singapura.</p>
<p>Google.org menilai peningkatan literasi AI menjadi kebutuhan penting bagi dunia pendidikan. Kepala Google.org Asia Pasifik Marija Ralic mengatakan pendidik memiliki peran penting dalam membantu siswa menggunakan AI secara bertanggung jawab dan efektif.</p>
<p>Program AI Ready ASEAN juga diselaraskan dengan sejumlah agenda ASEAN 2026&ndash;2030, termasuk ASEAN Socio-Cultural Community Strategic Plan, ASEAN Economic Community Strategic Plan, dan ASEAN Work Plan on Education.</p>
<p>Melalui program tersebut, ASEAN mendorong perluasan akses pembelajaran digital, peningkatan daya saing tenaga kerja, pembelajaran sepanjang hayat, serta pemanfaatan AI secara bertanggung jawab di kawasan Asia Tenggara.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202609/1000211990.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[ASEAN mendorong perluasan akses pembelajaran digital, peningkatan daya saing tenaga kerja, pembelajaran sepanjang hayat, serta pemanfaatan AI secara bertanggung jawab di kawasan Asia Tenggara.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan]]></title>
                    <link>https://gobanten.com/news-862-jemaat-gkpi-diancam-senjata-tajam-saat-beribadah-di-tangerang-amnesty-tegaskan-proses-hukum-harus-jalan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://gobanten.com/news-862-jemaat-gkpi-diancam-senjata-tajam-saat-beribadah-di-tangerang-amnesty-tegaskan-proses-hukum-harus-jalan</guid>
                    <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 20:29:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Menurut Wirya, proses hukum terhadap dugaan pembubaran ibadah dan intimidasi harus tetap berjalan meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGERANG, GoBanten.com - </strong>Kesepakatan damai antara jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) dan warga terkait pembubaran ibadah di Rajeg, Kabupaten Tangerang, dinilai tidak semestinya menghentikan proses hukum terhadap dugaan pelanggaran pidana dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>Aparat kepolisian didesak tetap mengusut pihak yang diduga membubarkan kegiatan ibadah serta membawa senjata tajam saat mendatangi Rumah Doa GKPI pada Minggu (20/9/2026). Penegakan hukum dinilai diperlukan untuk memastikan hak warga menjalankan ibadah tetap terlindungi.</p>
<p>Desakan itu disampaikan Amnesty International Indonesia. Deputi Direktur Amnesty International Indonesia Wirya Adiwena mengatakan penyelesaian melalui mediasi tanpa proses pidana dapat menjadi preseden buruk dalam penanganan kasus intoleransi.</p>
<p>&ldquo;Mediasi tanpa proses hukum mengirimkan pesan keliru ke masyarakat luas bahwa membubarkan kegiatan ibadah yang dijamin oleh Konstitusi dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa adanya pertanggungjawaban hukum,&rdquo; ujar Wirya dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).</p>
<p>Menurut Wirya, proses hukum terhadap dugaan pembubaran ibadah dan intimidasi harus tetap berjalan meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai. Ia menilai aparat perlu memastikan tidak ada pelanggaran terhadap kebebasan beragama yang dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.</p>
<p>&ldquo;Kami meminta Polri untuk bertindak dan memastikan polisi setempat di Kabupaten Tangerang melakukan proses hukum terhadap para pelaku seperti yang mereka lakukan di Sukabumi,&rdquo; kata Wirya.</p>
<p>Ia juga menyoroti dugaan keberadaan senjata tajam dalam insiden tersebut. Menurutnya, aparat perlu mengusut secara menyeluruh setiap dugaan tindak pidana yang terjadi dalam pembubaran ibadah tersebut.</p>
<p>Amnesty turut meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka kembali akses Rumah Doa GKPI dan memberikan jaminan keamanan bagi jemaat untuk menjalankan ibadah. Pemerintah daerah dan aparat keamanan dinilai memiliki kewajiban memastikan seluruh warga dapat beribadah tanpa intimidasi.</p>
<p>Kasus tersebut terjadi saat kegiatan ibadah jemaat GKPI di Rajeg pada Minggu (20/9/2026) didatangi sejumlah warga. Polisi kemudian memfasilitasi mediasi antara pihak jemaat dan warga hingga kedua belah pihak menyatakan sepakat berdamai.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://gobanten.com/po-content/uploads/202609/1000211987.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kami meminta Polri untuk bertindak dan memastikan polisi setempat di Kabupaten Tangerang melakukan proses hukum terhadap para pelaku seperti yang mereka lakukan di Sukabumi.  Foto dok presiden.go.id]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Sondang]]></dc:creator><category><![CDATA[Nasional]]></category></item></channel></rss>