Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kami meminta Polri untuk bertindak dan memastikan polisi setempat di Kabupaten Tangerang melakukan proses hukum terhadap para pelaku seperti yang mereka lakukan di Sukabumi. Foto dok presiden.go.id
Kami meminta Polri untuk bertindak dan memastikan polisi setempat di Kabupaten Tangerang melakukan proses hukum terhadap para pelaku seperti yang mereka lakukan di Sukabumi. Foto dok presiden.go.id

i

TANGERANG, GoBanten.com - Kesepakatan damai antara jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) dan warga terkait pembubaran ibadah di Rajeg, Kabupaten Tangerang, dinilai tidak semestinya menghentikan proses hukum terhadap dugaan pelanggaran pidana dalam peristiwa tersebut.

Aparat kepolisian didesak tetap mengusut pihak yang diduga membubarkan kegiatan ibadah serta membawa senjata tajam saat mendatangi Rumah Doa GKPI pada Minggu (20/9/2026). Penegakan hukum dinilai diperlukan untuk memastikan hak warga menjalankan ibadah tetap terlindungi.

Desakan itu disampaikan Amnesty International Indonesia. Deputi Direktur Amnesty International Indonesia Wirya Adiwena mengatakan penyelesaian melalui mediasi tanpa proses pidana dapat menjadi preseden buruk dalam penanganan kasus intoleransi.

“Mediasi tanpa proses hukum mengirimkan pesan keliru ke masyarakat luas bahwa membubarkan kegiatan ibadah yang dijamin oleh Konstitusi dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa adanya pertanggungjawaban hukum,” ujar Wirya dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Menurut Wirya, proses hukum terhadap dugaan pembubaran ibadah dan intimidasi harus tetap berjalan meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai. Ia menilai aparat perlu memastikan tidak ada pelanggaran terhadap kebebasan beragama yang dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

“Kami meminta Polri untuk bertindak dan memastikan polisi setempat di Kabupaten Tangerang melakukan proses hukum terhadap para pelaku seperti yang mereka lakukan di Sukabumi,” kata Wirya.

Ia juga menyoroti dugaan keberadaan senjata tajam dalam insiden tersebut. Menurutnya, aparat perlu mengusut secara menyeluruh setiap dugaan tindak pidana yang terjadi dalam pembubaran ibadah tersebut.

Amnesty turut meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka kembali akses Rumah Doa GKPI dan memberikan jaminan keamanan bagi jemaat untuk menjalankan ibadah. Pemerintah daerah dan aparat keamanan dinilai memiliki kewajiban memastikan seluruh warga dapat beribadah tanpa intimidasi.

Kasus tersebut terjadi saat kegiatan ibadah jemaat GKPI di Rajeg pada Minggu (20/9/2026) didatangi sejumlah warga. Polisi kemudian memfasilitasi mediasi antara pihak jemaat dan warga hingga kedua belah pihak menyatakan sepakat berdamai.

Berita Terbaru

Listyo Sigit Perkuat Pembinaan Atlet Balap Sepeda Menuju Olimpiade 2028

Listyo Sigit Perkuat Pembinaan Atlet Balap Sepeda Menuju Olimpiade 2028

Jumat, 30 Okt 2026 10:14 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:14 WIB

Listyo juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang turut berperan dalam pencapaian tersebut, yakni M. Aliza Gibran untuk nomor Mountain Bike.…

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H. mendorong penyidik Bareskrim Polri untuk segera meningkatkan status pemeriksaan.…

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Kajian Ruang Bermakna di Surabaya menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Bogor.…

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Pengembangan UMKM, perluasan akses pendidikan, dan program pemberdayaan sosial perlu berjalan beriringan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar.…

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Pencapaian tersebut mengantarkan Febby meraih gelar Seven Star Finisher setelah menuntaskan maraton ketujuhnya di Sydney pada 2026.…

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…