GoBanten.com - Sebanyak 89 orang berhasil mendonorkan darah dalam kegiatan kemanusiaan yang digelar Kantor DPD RI Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, kegiatan dalam rangka HUT ke-22 DPD RI ini juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kepala Kantor DPD RI DIY, Tri Widati, mengungkapkan sebanyak 137 orang menjalani pemeriksaan kelayakan donor darah. Dari jumlah tersebut, 89 orang berhasil mendonorkan darah, tiga orang gagal donor, sedangkan 45 orang lainnya belum memenuhi persyaratan.
“Panitia juga menyediakan pemeriksaan diabetes melitus yang diikuti 20 orang, pap smear 15 orang, serta pemeriksaan menggunakan Quantum Resonance Magnetic Analyzer yang diikuti 32 orang,” kata Tri Widati, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan bertema Lebih Dekat, Lebih Peduli – Senator Bersama Masyarakat untuk Kemanusiaan tersebut melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta, Kimia Farma, serta sejumlah pihak terkait.
Pelaksana Tugas Ketua PMI Kota Yogyakarta, Kardi, mengapresiasi inisiatif DPD RI DIY dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk mendonorkan darah. Menurutnya, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala agar ketersediaan darah tetap terjaga.
“Saya berharap kegiatan donor darah seperti ini dapat diselenggarakan secara berkala, tidak hanya saat peringatan hari ulang tahun lembaga, sehingga partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah dapat terus terjaga,” ujar Kardi.
Ia menyebut PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya. Angka tersebut melampaui kebutuhan berdasarkan rasio yang disampaikannya, yakni sekitar 900 kantong darah per bulan untuk penduduk Kota Yogyakarta yang berjumlah sekitar 450 ribu jiwa.
Anggota DPD RI DIY, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, menilai donor darah merupakan aksi sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi keselamatan orang lain. Ia menekankan pentingnya partisipasi pendonor sukarela untuk menjaga ketersediaan darah yang aman dan memadai.
“Darah yang kita sumbangkan mungkin terlihat tidak besar nilainya bagi diri kita, tetapi dapat menjadi bagian penting dari upaya menyelamatkan nyawa seseorang yang memang membutuhkan,” kata Yashinta.
Sementara itu, Anggota DPD RI DIY Ahmad Syauqi Soeratno mengajak masyarakat mendukung keberlanjutan peran lembaga dalam memperjuangkan aspirasi daerah.
“Mohon doanya agar DPD terus memberi manfaat bagi masyarakat. Insyaallah DPD akan terus bersama masyarakat DIY ke depan,” ujar Wakil Ketua Komite III DPD RI tersebut.
Senator DIY lainnya, Hilmy Muhammad, mengaitkan donor darah dengan nilai kemanusiaan dan pentingnya menjaga kehidupan. Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Ini bagian dari hifdzun nafs, menjaga jiwa, dan itu menjadi kewajiban kita semua. Kita bertolong-tolongan, khususnya dalam hal kesehatan,” kata Hilmy.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DPD RI DIY mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan. Partisipasi pendonor dan pemanfaatan layanan pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat mendorong kepedulian sosial secara berkelanjutan.
Editor : Sondang