145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan laboratorium dilaporkan menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) dalam sampel air.
Pemeriksaan laboratorium dilaporkan menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) dalam sampel air.

i

SERPONG, GoBanten.com - Kasus muntah dan diare massal yang menimpa sekitar 145 warga Perumahan Serpong Lagoon, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memunculkan pertanyaan serius mengenai keamanan air bersih yang digunakan masyarakat. Terlebih, sekitar 80 persen korban dilaporkan merupakan anak-anak.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama warga dan pihak terkait, Rabu (14/10/2026), Komisi II DPRD Tangsel menyoroti kualitas air dari instalasi Water Treatment Plant (WTP) setelah hasil pemeriksaan laboratorium dilaporkan menemukan bakteri Escherichia coli (E. coli) dalam sampel air.

Ketua RT 4/7 Perumahan Serpong Lagoon, Heru Cahyono, mengatakan hasil pemeriksaan sampel air dari sembilan rumah memperkuat kekhawatiran warga terhadap kelayakan air yang digunakan sehari-hari.

“Ya, sudah jelas. Buktinya sudah ada dan hasil laboratoriumnya juga sudah keluar, sebagaimana disampaikan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” kata Heru.

Ia menyebut air yang diuji dinyatakan tidak layak digunakan. Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ricky Yuanda, menyatakan RDP digelar untuk menindaklanjuti laporan warga. Ia menyebut persoalan tersebut harus ditangani serius karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Sebagai langkah awal, Dinas Kesehatan (Dinkes) merekomendasikan warga untuk sementara tidak mengonsumsi air dari WTP tersebut.

Meski demikian, temuan bakteri E. coli belum dengan sendirinya membuktikan bahwa air WTP merupakan penyebab seluruh kasus muntaber. Pemeriksaan epidemiologis dan penelusuran sumber paparan diperlukan untuk memastikan hubungan antara kualitas air dan gangguan kesehatan warga.

Komisi II DPRD Tangsel selanjutnya akan meminta rekomendasi Dinkes dan DLH sebagai dasar menentukan langkah penanganan. Namun, warga membutuhkan lebih dari sekadar rapat dan rekomendasi: kepastian keamanan air, penanganan korban, serta langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan kualitas air tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif. Ketika puluhan anak dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, transparansi hasil pengujian, penelusuran sumber kontaminasi, dan tindakan korektif harus menjadi prioritas.

Berita Terbaru

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.…

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…