Kesehatan

Kabar Baik! Pasien Kanker Kini Bisa Dapat Terapi Kelas Dunia di Indonesia

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pendekatan CRS dan HIPEC memungkinkan terapi bekerja lebih optimal karena kemoterapi diberikan langsung ke rongga perut dengan suhu tertentu. Foto ist
Pendekatan CRS dan HIPEC memungkinkan terapi bekerja lebih optimal karena kemoterapi diberikan langsung ke rongga perut dengan suhu tertentu. Foto ist

i

GoBanten.com - Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) mencatat lebih dari 408.000 kasus kanker baru terjadi setiap tahun di Indonesia. Sejumlah jenis kanker seperti kolorektal, lambung, dan ovarium berisiko tinggi menyebar ke rongga perut (peritoneum), kondisi yang kerap terdiagnosis pada stadium lanjut dengan peluang hidup terbatas.

Menjawab tantangan tersebut, Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan layanan terapi HIPEC (Hyperthermic Intraperitoneal Chemotherapy) yang dikombinasikan dengan prosedur CRS (Cytoreductive Surgery) sebagai pendekatan penanganan kanker peritoneal yang lebih komprehensif.

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan subspesialis onkologi, Kartiwa Hadi, menjelaskan bahwa metode ini tidak hanya fokus pada pengangkatan tumor yang terlihat, tetapi juga menargetkan sel kanker mikroskopis yang berpotensi menyebabkan kekambuhan.

“Pendekatan CRS dan HIPEC memungkinkan terapi bekerja lebih optimal karena kemoterapi diberikan langsung ke rongga perut dengan suhu tertentu, sehingga meningkatkan efektivitas penghancuran sel kanker,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Sementara itu, dokter spesialis bedah digestif, Fajar Firsyada, menekankan pentingnya seleksi pasien dalam keberhasilan terapi ini.
“Dengan pemilihan pasien yang tepat dan tindakan yang optimal, HIPEC dapat memberikan peluang survival yang lebih baik dibandingkan terapi konvensional,” kata Fajar.

Direktur Primaya Hospital Kelapa Gading, Ferry Aryo, menambahkan bahwa kehadiran layanan ini merupakan bagian dari penguatan sistem penanganan kanker terpadu di dalam negeri.

“Keberhasilan terapi kanker tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kolaborasi multidisiplin, mulai dari bedah, onkologi, anestesi hingga rehabilitasi dan nutrisi klinis,” jelasnya.

Selama ini, keterbatasan fasilitas serupa di Indonesia membuat banyak pasien harus mencari pengobatan ke luar negeri. Dengan hadirnya layanan HIPEC di dalam negeri, pasien kini memiliki akses terhadap terapi kanker tingkat lanjut yang lebih dekat, efisien, dan terintegrasi.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional, tetapi juga memberikan harapan baru bagi pasien kanker stadium lanjut untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal tanpa harus keluar negeri.

Berita Terbaru

Akademisi dan Kader GMNI Bedah Tantangan Bangsa di Era Modern

Akademisi dan Kader GMNI Bedah Tantangan Bangsa di Era Modern

Selasa, 23 Jun 2026 12:05 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 12:05 WIB

Refleksi Haul Bung Karno ke-56 di Malang membahas keadilan sosial, arah ekonomi nasional, dan regenerasi kepemimpinan bangsa…

103 Karya Seni Rupa Dipamerkan, FORWAN Dukung Kemajuan Seni Indonesia

103 Karya Seni Rupa Dipamerkan, FORWAN Dukung Kemajuan Seni Indonesia

Kamis, 18 Jun 2026 20:49 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 20:49 WIB

Ketua Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia Suparman Natawikarta menilai kegiatan ini penting untuk menjaga ekosistem seni tetap hidup dan berkembang.…

Fokus Reformasi Birokrasi, Bupati Serang Dorong Raperda Pembinaan ASN dan Percepatan Layanan Publik

Fokus Reformasi Birokrasi, Bupati Serang Dorong Raperda Pembinaan ASN dan Percepatan Layanan Publik

Kamis, 18 Jun 2026 20:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 20:18 WIB

Penambahan bidang pembinaan dan disiplin pegawai diperlukan agar kinerja ASN lebih optimal dan bisa dievaluasi secara menyeluruh.…

Transformasi Digital Isuzu Bantu Tekan Biaya Operasional Armada Logistik

Transformasi Digital Isuzu Bantu Tekan Biaya Operasional Armada Logistik

Kamis, 18 Jun 2026 11:19 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 11:19 WIB

Integrasi API yang ditawarkan memungkinkan perusahaan menggabungkan data armada dengan sistem internal mereka.…

Piala Dunia 2026 Bukan Sekadar Sepak Bola, Ini Daya Tarik Wisatanya

Piala Dunia 2026 Bukan Sekadar Sepak Bola, Ini Daya Tarik Wisatanya

Rabu, 17 Jun 2026 20:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:07 WIB

Pameran ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung dengan memadukan sejarah panjang Piala Dunia sejak 1930.…

Kisah Sukses Bayi Tabung: 9 Tahun Menanti, Pasangan Ini Akhirnya Dikaruniai Buah Hati

Kisah Sukses Bayi Tabung: 9 Tahun Menanti, Pasangan Ini Akhirnya Dikaruniai Buah Hati

Rabu, 17 Jun 2026 09:34 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:34 WIB

Selain proses kehamilan, layanan maternal terintegrasi juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan persalinan.…