Akademisi dan Kader GMNI Bedah Tantangan Bangsa di Era Modern

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Refleksi Haul Bung Karno ke-56 yang digelar di Karangploso, Kabupaten Malang. Foto/GMNI
Refleksi Haul Bung Karno ke-56 yang digelar di Karangploso, Kabupaten Malang. Foto/GMNI

i

MALANG - Refleksi Haul Bung Karno ke-56 yang digelar di Karangploso, Kabupaten Malang, menjadi ruang diskusi mengenai berbagai persoalan kebangsaan yang masih dihadapi Indonesia. Mulai dari keadilan sosial, arah pembangunan ekonomi, hingga tantangan melahirkan pemimpin yang memiliki visi kebangsaan.

Kegiatan tersebut dihadiri kader GMNI, akademisi, alumni organisasi, tokoh masyarakat, serta penyelenggara pemilu dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Pakar Hukum Agraria dan Pertanahan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Dr Sri Setyadji SH MHum, menyampaikan bahwa konsep Sosialisme Indonesia yang digagas Bung Karno masih relevan untuk menjawab persoalan ketimpangan sosial.

Menurutnya, konsep tersebut berangkat dari nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan kemanusiaan, demokrasi, dan keadilan sosial.

"Sosialisme Indonesia merupakan pengejawantahan nilai Pancasila untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat," ujarnya.

Sri Setyadji menilai perubahan arah ekonomi nasional mulai terjadi setelah pergantian rezim pada 1966. Kebijakan yang membuka investasi asing secara luas disebut turut mengubah orientasi pembangunan ekonomi Indonesia.

"Sejak saat itu sistem ekonomi semakin dekat dengan mekanisme kapitalisme," katanya.

Dalam forum yang sama, Tokoh NU Sidoarjo, Mahmud Yunus, mengajak kader GMNI memperluas pengabdian di berbagai sektor strategis. Menurutnya, kader harus hadir dalam ruang-ruang yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.

"Perjuangan tidak cukup hanya melalui aksi dan diskusi. Kader harus mampu berkontribusi di bidang politik, ekonomi, pendidikan, maupun sosial," ujarnya.

Mahmud juga menegaskan bahwa membangun komunikasi dengan berbagai pihak tidak boleh mengubah keberpihakan kepada rakyat.

"Kami berkomunikasi agar pengambil kebijakan lebih mendengar kebutuhan masyarakat, bukan untuk meninggalkan idealisme perjuangan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Surabaya Raya, Ni Kadek Ayu Wardani, menyoroti persoalan regenerasi kepemimpinan nasional. Ia menilai Indonesia menghadapi tantangan dalam melahirkan pemimpin yang memiliki pandangan strategis dan kemampuan membaca perkembangan global.

Menurut Kadek, melemahnya tradisi intelektual dan semakin sempitnya ruang diskusi gagasan menjadi salah satu penyebab kondisi tersebut.

"Bangsa membutuhkan pemimpin yang memiliki visi jangka panjang dan mampu membawa arah pembangunan secara jelas," katanya.

Diskusi yang berlangsung dalam rangka memperingati haul Bung Karno tersebut menghasilkan sejumlah catatan penting. Salah satunya adalah perlunya menghidupkan kembali semangat keadilan sosial, memperkuat tradisi berpikir kritis, serta menjaga keberpihakan kepada rakyat dalam setiap proses pembangunan bangsa.

Berita Terbaru

15 Kg Sabu Tujuan Tangerang dan Banten Diselundupkan Pakai Towing Harley Davidson

15 Kg Sabu Tujuan Tangerang dan Banten Diselundupkan Pakai Towing Harley Davidson

Senin, 31 Agu 2026 18:12 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:12 WIB

Polisi menyebut pengiriman itu dikoordinasikan seseorang berinisial BS alias Unyil alias Ahed. Kedua tersangka dijanjikan imbalan Rp100 juta untuk mengantarkan…

RS Toto Tentrem Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Onkologi dan Riset Sel Punca

RS Toto Tentrem Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Onkologi dan Riset Sel Punca

Senin, 31 Agu 2026 12:27 WIB

Senin, 31 Agu 2026 12:27 WIB

Selain layanan klinis, RS Toto Tentrem tengah menyiapkan Cancer Vaccine Research and Development Center.…

Kisah Cinta Penuh Keraguan Jadi Tema Debut Lulu Mudita

Kisah Cinta Penuh Keraguan Jadi Tema Debut Lulu Mudita

Senin, 31 Agu 2026 12:10 WIB

Senin, 31 Agu 2026 12:10 WIB

Cerita dalam lagu kemudian divisualisasikan melalui video musik dengan pendekatan sinematik bernuansa drama Korea.…

Industri Asuransi Perkuat Kemampuan Telemarketing di Tengah Perubahan Kebutuhan Nasabah

Industri Asuransi Perkuat Kemampuan Telemarketing di Tengah Perubahan Kebutuhan Nasabah

Minggu, 30 Agu 2026 20:53 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 20:53 WIB

Tenaga pemasaran memiliki peran penting dalam membantu perusahaan menjaga kualitas interaksi dengan nasabah.…

1.700 Seniman Meriahkan Sabang Merauke 2026, Kisah Perempuan Jadi Narasi Utama

1.700 Seniman Meriahkan Sabang Merauke 2026, Kisah Perempuan Jadi Narasi Utama

Minggu, 30 Agu 2026 12:31 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 12:31 WIB

Dalam cerita, Srikandi digambarkan sebagai sosok perempuan pemberani yang berupaya mengumpulkan pasukan untuk menghadapi penindasan.…

Pegadaian Perkuat Edukasi Finansial di Tengah Perkembangan Investasi Emas

Pegadaian Perkuat Edukasi Finansial di Tengah Perkembangan Investasi Emas

Sabtu, 29 Agu 2026 18:42 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 18:42 WIB

Secara nasional, Pegadaian saat ini mengelola sekitar 153 ton emas.…