Pesantren

Skandal Pencabulan Santriwati di Pati, Mabes Polri Didesak Turun Tangan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasus ini pun menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lembaga pendidikan keagamaan, termasuk transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap peserta didik.
Kasus ini pun menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lembaga pendidikan keagamaan, termasuk transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap peserta didik.

i

GoBanten.com - Kasus kejahatan seksual yang menjerat puluhan santriwati di Pati tidak hanya membuka dugaan tindak kriminal, tetapi juga mengungkap lemahnya sistem pengawasan di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.

Sorotan kini tertuju pada pola kekuasaan yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk mengontrol korban. Dengan mengaku sebagai tokoh agama, pelaku disebut membangun pengaruh kuat yang membuat korban berada dalam posisi tertekan dan sulit melawan.

Marwan Jafar menyebut praktik tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan kepercayaan yang serius. Menurutnya, modus seperti ini berpotensi terjadi di tempat lain jika tidak ada pengawasan ketat dan mekanisme pelaporan yang aman bagi korban.

“Ini bukan hanya soal satu pelaku, tapi soal celah sistem yang memungkinkan intimidasi dan manipulasi berjalan tanpa terdeteksi,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Selain dugaan kekerasan seksual, korban juga disebut mengalami tekanan psikologis melalui ancaman dikeluarkan dari lingkungan pendidikan jika menolak. Kondisi ini memperlihatkan adanya relasi kuasa yang timpang antara pelaku dan korban.

Kasus ini pun menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lembaga pendidikan keagamaan, termasuk transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap peserta didik. Penanganan hukum yang tegas dinilai penting, namun langkah pencegahan dinilai jauh lebih krusial agar kasus serupa tidak terulang.

Berita Terbaru

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Dewan Pers Ajak Publik Jaga Informasi

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Dewan Pers Ajak Publik Jaga Informasi

Minggu, 10 Mei 2026 17:07 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 17:07 WIB

Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi respons terhadap tantangan disrupsi informasi yang kian kompleks, termasuk maraknya misinformasi.…

Polisi Bongkar Jaringan Judi Online di Jakarta, 275 WNA Jadi Tersangka

Polisi Bongkar Jaringan Judi Online di Jakarta, 275 WNA Jadi Tersangka

Sabtu, 09 Mei 2026 22:09 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 22:09 WIB

Bareskrim Polri kini fokus menelusuri aliran dana yang mencapai miliaran rupiah.…

Band Asal Depok The Morbius Curi Perhatian di Band Academy Indosiar

Band Asal Depok The Morbius Curi Perhatian di Band Academy Indosiar

Sabtu, 09 Mei 2026 22:03 WIB

Sabtu, 09 Mei 2026 22:03 WIB

Musisi Anang Hermansyah menilai perkembangan The Morbius cukup menonjol.…

Fenomena Wisata Medis, Jutaan Warga RI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Fenomena Wisata Medis, Jutaan Warga RI Pilih Berobat ke Luar Negeri

Jumat, 08 Mei 2026 20:57 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 20:57 WIB

Dari total sekitar 1 juta pasien per tahun, sekitar 300 ribu di antaranya berasal dari Indonesia.…

UIN Jakarta Gelar Trofeo FORKA 2026, Bukti Pentingnya Work-Life Balance

UIN Jakarta Gelar Trofeo FORKA 2026, Bukti Pentingnya Work-Life Balance

Jumat, 08 Mei 2026 20:46 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 20:46 WIB

Melalui Trofeo FORKA 2026, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan bahwa budaya kerja sehat dapat dibangun lewat aktivitas sederhana namun berdampak.…

Lulu Tobing Tampil Emosional di Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Lulu Tobing Tampil Emosional di Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Jumat, 08 Mei 2026 18:06 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 18:06 WIB

Menurut Kuntz Agus, film ini tidak hanya mengangkat sisi medis Alzheimer, tetapi juga menggambarkan pentingnya momen kebersamaan dalam keluarga.…