BUMN

Hak Pensiunan Terancam, DPR Soroti Krisis Dana Pensiun Krakatau Steel

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana pabrik di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Foto dok Krakatau steel
Suasana pabrik di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Foto dok Krakatau steel

i

GoBanten.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI menerima aspirasi Perhimpunan Pensiunan Krakatau Steel (PPKS) terkait krisis dana pensiun dan keberlanjutan bisnis PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. PKB mendesak reformasi tata kelola perusahaan sekaligus penuntasan hak pensiunan yang dinilai belum terpenuhi.

Audiensi dihadiri Kapoksi Komisi VI Fraksi PKB Rivqy Abdul Halim, anggota Komisi VI Imas Aan Ubudiyah dan Nasim Khan, serta anggota Komisi IX Zainul Munasichin.

Dalam pertemuan itu, perwakilan PPKS Abdul Rasyid menyampaikan kondisi Dana Pensiun Krakatau Steel (DPKS) yang disebut kian tertekan.

“Perusahaan tidak memenuhi kewajiban iuran tambahan sejak April 2023. Selain itu, terdapat dugaan penghapusan sepihak kenaikan manfaat pensiun sebesar 5 persen per tahun yang sebelumnya diatur dalam Peraturan Dana Pensiun 2020,” ujar Abdul Rasyid.

Rivqy Abdul Halim menegaskan upaya penyelamatan perusahaan tidak cukup hanya melalui dukungan finansial pemerintah. Menurutnya, pembenahan tata kelola dan pembaruan teknologi produksi menjadi prasyarat untuk memulihkan daya saing.

“Penyelamatan tidak boleh berhenti pada injeksi dana. Reformasi mendasar dalam tata kelola harus dilakukan. Tanpa itu, perusahaan akan terus stagnan dan sulit bersaing dengan produk impor,” kata Rivqy di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia juga menyinggung beban historis perusahaan, mulai dari kasus hukum di masa lalu hingga keterlambatan modernisasi mesin produksi yang berdampak pada efisiensi dan harga jual.

Sementara itu, Nasim Khan mendorong para pensiunan memperluas koordinasi dengan lembaga terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), guna mempercepat penyelesaian persoalan dana pensiun.

“Fraksi PKB akan mengawal aspirasi para pensiunan agar hak mereka dipenuhi secara adil setelah puluhan tahun mengabdi,” ujarnya.

Berita Terbaru

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H. mendorong penyidik Bareskrim Polri untuk segera meningkatkan status pemeriksaan.…

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Kajian Ruang Bermakna di Surabaya menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Bogor.…

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Pengembangan UMKM, perluasan akses pendidikan, dan program pemberdayaan sosial perlu berjalan beriringan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar.…

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Pencapaian tersebut mengantarkan Febby meraih gelar Seven Star Finisher setelah menuntaskan maraton ketujuhnya di Sydney pada 2026.…

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…