Lingkungan

Kabupaten Serang Hasilkan 1.200 Ton Sampah, Bupati Minta Pemuda Bergerak

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabupaten Serang menghasilkan sekitar 1.200 ton sampah setiap hari.
Kabupaten Serang menghasilkan sekitar 1.200 ton sampah setiap hari.

i

SERANG, GoBanten.com - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengajak Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Serang untuk ikut terlibat dalam penanganan sampah yang kian mengkhawatirkan. Ajakan itu disampaikan dalam audiensi bersama pengurus DPD KNPI Kabupaten Serang di Pendopo Bupati, Jumat (26/9/2025).

Menurut Ratu Zakiyah, Kabupaten Serang menghasilkan sekitar 1.200 ton sampah setiap hari. Jika tidak dikelola dengan baik, jumlah tersebut berpotensi menimbulkan persoalan besar. “Pemkab Serang tidak bisa bekerja sendiri. Peran pemuda, terutama KNPI, sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar sampah bisa dikelola bahkan bernilai ekonomis,” ujarnya.

Bupati juga menyarankan agar dana hibah yang diterima KNPI dapat dialokasikan untuk program edukasi pengelolaan sampah, bekerja sama dengan pemerintah kecamatan. “Saya ingin pemuda di Kabupaten Serang memiliki inovasi yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain persoalan sampah, Ratu Zakiyah menyinggung soal narkoba. Ia menyebut Kabupaten Serang kini masuk kategori zona merah narkoba. Untuk itu, Pemkab berencana membangun pusat rehabilitasi di Kecamatan Padarincang. “Saya mengapresiasi program KNPI yang bekerja sama dengan BNN dalam penanganan narkoba,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga memaparkan program Zona Klinik Advokasi Hukum (Zakiah), layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat di MPP Ciruas.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Serang, Imat Miftahul Tamamy, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung Pemkab Serang. “KNPI siap bekerja sama dalam program kewirausahaan pemuda, pemberantasan narkoba, hingga rekapitalisasi organisasi. Semua ini untuk mewujudkan Kabupaten Serang Bahagia,” katanya.

Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemkab Serang, termasuk Asda I Haryadi, Asda II Febrianto, Staf Ahli Bupati Rahmat Setiadi, hingga Kepala Disporapar Anas Dwisatya Prasadya.

Berita Terbaru

Investasi Syariah Bodong, Komisi III DPR Dorong Penyitaan Aset Pelaku

Investasi Syariah Bodong, Komisi III DPR Dorong Penyitaan Aset Pelaku

Jumat, 16 Jan 2026 14:28 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 14:28 WIB

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membuka ruang lebih luas bagi negara untuk menyita aset pelaku kejahatan keuangan.…

Ramen YES, Cara Baru Menikmati Jepang di Setiap Suapan

Ramen YES, Cara Baru Menikmati Jepang di Setiap Suapan

Rabu, 14 Jan 2026 22:32 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 22:32 WIB

Melalui Ramen YES, WINGS Food menghadirkan sensasi kuliner Jepang yang kini bisa dinikmati lebih mudah, tanpa harus pergi jauh ke Negeri Sakura.…

12 Tahun Program RTLH, Masih Banyak Rumah Tak Layak di Tangerang

12 Tahun Program RTLH, Masih Banyak Rumah Tak Layak di Tangerang

Rabu, 14 Jan 2026 21:12 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 21:12 WIB

Selain soal keterbatasan kuota, besaran bantuan Rp30 juta per unit juga kembali dipertanyakan.…

Menjelang Ramadan, DPD RI Soroti Ancaman Kenaikan Harga Pangan

Menjelang Ramadan, DPD RI Soroti Ancaman Kenaikan Harga Pangan

Rabu, 14 Jan 2026 21:02 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 21:02 WIB

Menjelang Ramadan, DPD RI juga mengingatkan pemerintah agar segera mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok.…

Gaji Besar Tak Jamin Bersih, Korupsi Pegawai Pajak Terbongkar Lagi

Gaji Besar Tak Jamin Bersih, Korupsi Pegawai Pajak Terbongkar Lagi

Rabu, 14 Jan 2026 15:26 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 15:26 WIB

Abdullah menilai praktik korupsi di lingkungan pajak bukan kasus baru dan terus berulang, meski pegawai pajak telah menerima gaji dan fasilitas tinggi.…

Hotman Paris Bela Timothy Ronald, Klaim Tak Ada Unsur Investasi Bodong dalam Kelas Kripto

Hotman Paris Bela Timothy Ronald, Klaim Tak Ada Unsur Investasi Bodong dalam Kelas Kripto

Rabu, 14 Jan 2026 11:07 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 11:07 WIB

Menurut Hotman, model bisnis yang dijalankan Timothy adalah kelas edukasi, bukan pengelolaan dana investasi.…