GoBanten.com - Razia narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten Deli Serdang di sejumlah tempat hiburan malam (THM) pada Minggu (15/3/2026) dini hari mengungkap dua orang positif narkotika. Operasi tersebut juga diwarnai dugaan upaya penghalangan petugas saat pemeriksaan di salah satu lokasi hiburan.
Operasi yang dipimpin Kepala BNNK Deli Serdang Josua Tampubolon melibatkan 35 personel dan berlangsung sejak pukul 00.30 hingga 04.30 WIB. Razia menyasar sejumlah THM yang dinilai rawan menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba.
Di GM Cafe, petugas memeriksa 20 orang pengunjung dan pekerja. Hasil tes urine menunjukkan satu orang positif THC, zat aktif dalam ganja. Sementara di Sean Cafe, dari 20 orang yang diperiksa, seorang biduan dinyatakan positif methamphetamine atau sabu.
Ketegangan sempat terjadi saat pemeriksaan di Sean Cafe. Petugas menduga pihak pengelola mematikan lampu dan menutup portal keluar masuk lokasi ketika razia berlangsung. Sejumlah orang juga disebut berkumpul di sekitar area hiburan yang diduga berupaya menghalangi petugas membawa biduan yang hasil tes urinenya positif.
Situasi sempat memanas hingga petugas tertahan di dalam lokasi hiburan malam tersebut. Namun kondisi akhirnya dapat dikendalikan setelah Josua Tampubolon turun langsung menenangkan situasi. Petugas kemudian membawa biduan tersebut ke kantor BNNK Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan dan asesmen lebih lanjut.
Selain dua temuan tersebut, sejumlah tempat hiburan lain seperti Hip Hop Karaoke, Are Cafe, Valentine Karaoke, DEC di Hotel Deli Indah, dan NGM Cafe dilaporkan tutup saat petugas melakukan pengecekan.
Josua menegaskan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk menekan peredaran narkoba di wilayah Deli Serdang.
“Razia ini bagian dari upaya serius memberantas penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Kegiatan pengawasan akan terus kami lakukan,” ujar Josua.
Editor : Sondang