Tramadol

Pengedar Obat Keras Berkedok Karyawan Restoran di Cisauk Dibongkar Polisi

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota melakukan penyamaran dan berhasil membeli Tramadol dari salah satu tersangka. Foto ist
Anggota melakukan penyamaran dan berhasil membeli Tramadol dari salah satu tersangka. Foto ist

i

GoBanten.com - Jajaran Kepolisian Sektor Cisauk mengungkap praktik peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di balik sebuah rumah makan di kawasan Siradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang. Dua karyawan restoran ditangkap setelah polisi melakukan penyamaran sebagai pembeli.

Kapolsek Cisauk, Dhady Arsya, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas transaksi obat terlarang di lokasi tersebut.

“Anggota melakukan penyamaran dan berhasil membeli Tramadol dari salah satu tersangka,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Tersangka Akmal (21) diamankan saat menyerahkan satu strip obat Tramadol. Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku barang tersebut milik rekannya, Ragil (24), yang bekerja sebagai koki di restoran yang sama. Polisi kemudian menangkap Ragil dan melakukan penggeledahan di mess karyawan.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya puluhan butir obat keras jenis Tramadol, serta barang berbahaya seperti airsoft gun, pisau sangkur, hingga bom molotov. Seluruh barang kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Menurut Dhady, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan peredaran obat keras tersebut. “Kami masih mendalami asal-usul barang dan kemungkinan adanya pelaku lain,” tegasnya.

Kasus ini menyoroti modus baru peredaran obat ilegal yang memanfaatkan tempat usaha sebagai kedok, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Berita Terbaru

Cegah TBC dan DBD, WINGS Peduli Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis

Cegah TBC dan DBD, WINGS Peduli Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis

Selasa, 21 Apr 2026 13:49 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:49 WIB

Program ini menitikberatkan pencegahan penyakit dari tingkat keluarga melalui pendekatan promotif dan preventif, termasuk edukasi PHBS.…

Minum Teh Jadi Cara Efektif Redakan Stres dan Tingkatkan Konsentrasi

Minum Teh Jadi Cara Efektif Redakan Stres dan Tingkatkan Konsentrasi

Selasa, 21 Apr 2026 13:43 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 13:43 WIB

Konsumsi teh disebut dapat menjadi salah satu cara praktis untuk menjaga konsentrasi sekaligus memberi jeda di tengah kesibukan.…

Penikaman Tokoh Golkar Nus Kei Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 2 Jam

Penikaman Tokoh Golkar Nus Kei Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 2 Jam

Selasa, 21 Apr 2026 10:20 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 10:20 WIB

Korban yang akrab disapa Nus Kei diserang secara tiba-tiba di area keluar bandara sekitar pukul 11.25 WIT oleh pelaku tak dikenal menggunakan senjata tajam.…

BNI Komitmen Kembalikan Dana Nasabah Aek Nabara, Ini Skemanya

BNI Komitmen Kembalikan Dana Nasabah Aek Nabara, Ini Skemanya

Senin, 20 Apr 2026 13:25 WIB

Senin, 20 Apr 2026 13:25 WIB

BNI menegaskan sejak kasus mencuat pada Februari 2026, perseroan telah mengambil langkah awal dengan menyerahkan sebagian dana sebagai bentuk itikad baik.…

Kampus Diminta Bangun Sistem Pengawasan Ketat Cegah Predator Seksual

Kampus Diminta Bangun Sistem Pengawasan Ketat Cegah Predator Seksual

Senin, 20 Apr 2026 10:46 WIB

Senin, 20 Apr 2026 10:46 WIB

Kampus seharusnya menjadi penjaga peradaban, tetapi rentetan kasus yang terjadi menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam perlindungan civitas akademika.…

Jaksa Kejati Banten Ditahan, Kasus Barang Bukti Pandawa Mandiri Disorot

Jaksa Kejati Banten Ditahan, Kasus Barang Bukti Pandawa Mandiri Disorot

Minggu, 19 Apr 2026 19:31 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 19:31 WIB

Aset yang dipermasalahkan meliputi properti, kendaraan, hingga uang tunai miliaran rupiah.…