GoBanten.com - Industri musik nasional kembali diramaikan kolaborasi talenta muda lewat perilisan single CANDU, karya berwarna pop retro modern yang mengangkat dinamika emosi cinta generasi muda.
Lagu tersebut memadukan karakter vokal solis dengan aransemen musikal band yang digarap selama sekitar dua bulan, mencakup tahap penulisan, pengolahan aransemen, hingga rekaman studio. Proyek ini menekankan keseimbangan antara kekuatan vokal dan struktur komposisi yang mudah diterima pendengar.
Gitaris Ricky menilai komposisi lagu memiliki ruang ekspresi yang luas bagi vokal utama.
“Notasinya nyaman di telinga dan memberi ruang interpretasi yang kuat. Itu membuat proses penggarapan terasa hidup,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Drummer Aan Subhan menambahkan, kekuatan utama karya terletak pada kemampuan interpretasi vokal yang dinilai matang. “Karakter vokalnya tegas, sehingga nuansa emosional lagu terasa tanpa berlebihan,” katanya.
Senada, bassist Jatra menyebut perpaduan warna band dan vokal solis membentuk identitas musikal yang solid.
Keyboardis Dedy menuturkan proses pemilihan warna suara dilakukan secara selektif untuk menjaga keseimbangan harmoni. “Kami memastikan dinamika tetap terasa tanpa mengganggu garis melodi utama,” ucapnya.
Selain aktif di panggung, para personel band juga berkiprah sebagai instruktur di Chic’s Musik, yang memengaruhi pendekatan teknis mereka dalam produksi. Latar belakang edukatif tersebut tercermin pada aransemen yang terukur dan detail produksi yang rapi.
Sang penyanyi menjelaskan, “CANDU” merefleksikan pengalaman emosional yang dekat dengan keseharian generasi muda. “Saya ingin pendengar merasa terhubung dengan cerita tentang perasaan yang datang spontan dan intens,” ujarnya.
Peluncuran single ini menambah deretan karya kolaboratif di industri musik Indonesia sepanjang 2026, menandai geliat produksi kreatif lintas generasi. Dengan pendekatan aransemen yang terukur dan tema yang relevan, “CANDU” diproyeksikan memperluas jangkauan pendengar muda di tengah kompetisi rilisan baru yang kian padat.
(Tri Handiyatno)
Editor : Sondang