Prostitusi di Tangsel

Lemahnya Pengawasan Indekos Jadi Celah Prostitusi di Tangsel

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat penggerebekan, polisi mendapati sejumlah pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan tinggal bersama dalam kamar-kamar indekos. Foto ist
Saat penggerebekan, polisi mendapati sejumlah pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan tinggal bersama dalam kamar-kamar indekos. Foto ist

i

GoBanten.com - Aparat Kepolisian menggerebek sebuah indekos di kawasan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang diduga kuat dijadikan lokasi praktik prostitusi terselubung, Rabu malam, 4 Februari 2026. Penggerebekan dilakukan menyusul gelombang keluhan warga yang mengaku resah terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Operasi tersebut merupakan bagian dari Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya 2026 yang digelar serentak oleh Polda Metro Jaya menjelang bulan suci Ramadan. Namun di balik operasi rutin itu, aparat menemukan indikasi lemahnya pengawasan terhadap hunian komersial yang beroperasi di tengah permukiman padat warga.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menegaskan penggerebekan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang sudah berulang kali masuk.

“Aduan dari masyarakat di daerah ini banyak terdapat kegiatan negatif, kegiatan yang sangat meresahkan masyarakat. Aduan yang disampaikan adalah praktik prostitusi,” ujar Bambang, Kamis (5/2/2026).

Saat penggerebekan, polisi mendapati sejumlah pasangan yang tidak memiliki ikatan pernikahan tinggal bersama dalam kamar-kamar indekos. Pola hunian yang bersifat sementara dan berpindah-pindah semakin menguatkan dugaan adanya praktik komersialisasi seksual.

“Mereka tinggal tanpa ada ikatan. Kami juga menemukan fakta bahwa penghuni ini bukan menetap dalam jangka panjang, tetapi berpindah-pindah,” jelas Bambang.

Seluruh penghuni indekos langsung didata untuk kepentingan penyelidikan lanjutan. Polisi juga menyoroti peran pemilik indekos yang dinilai lalai—atau bahkan diduga mengetahui—aktivitas ilegal yang berlangsung di propertinya.

“Kami akan memanggil pemilik hunian komersial ini untuk klarifikasi. Siapa yang bertanggung jawab, bagaimana pengelolaannya, serta bagaimana koordinasi dan pelaporannya dengan lingkungan,” tegas Bambang.

Penggerebekan ini melibatkan unsur Koramil Ciputat, Satpol PP, serta pihak Kecamatan, menandakan persoalan prostitusi tidak lagi dipandang sekadar pelanggaran moral, tetapi juga masalah ketertiban sosial yang membutuhkan pengawasan lintas sektor.

Kasus ini kembali membuka pertanyaan besar soal lemahnya kontrol terhadap indekos dan rumah kontrakan di wilayah perkotaan, yang kerap tumbuh tanpa pengawasan memadai dari pemilik maupun aparat lingkungan, hingga akhirnya menjadi ruang aman bagi praktik-praktik penyakit masyarakat.

Berita Terbaru

BREAKING NEWS! Delegasi 25 Universitas Inggris Kunjungi BSD City

BREAKING NEWS! Delegasi 25 Universitas Inggris Kunjungi BSD City

Kamis, 12 Feb 2026 13:32 WIB

Kamis, 12 Feb 2026 13:32 WIB

Penguatan kolaborasi pendidikan tinggi Indonesia–Inggris ini diharapkan memperluas akses pendidikan berkualitas.…

Pelajar SMK Tewas di Jalan Berlubang, SOP Keselamatan Jakarta Dipertanyakan

Pelajar SMK Tewas di Jalan Berlubang, SOP Keselamatan Jakarta Dipertanyakan

Kamis, 12 Feb 2026 11:51 WIB

Kamis, 12 Feb 2026 11:51 WIB

Jika ada lubang di jalan aktif tanpa rambu, tanpa penutup sementara, dan tanpa pengamanan, itu artinya ada tahapan SOP yang terlewat.…

Dari Komposer ke Solois, Anca Leksmana Rilis Lagu Penuh Makna

Dari Komposer ke Solois, Anca Leksmana Rilis Lagu Penuh Makna

Kamis, 12 Feb 2026 08:57 WIB

Kamis, 12 Feb 2026 08:57 WIB

Ia mengakui proses kreatif lagu tersebut tidak mudah karena sempat menjauh dari studio rekaman setelah kepergian sang kakak.…

Pandji Pragiwaksono: “Proses Adat Toraja Bantu Saya Jadi Pribadi Lebih Baik”

Pandji Pragiwaksono: “Proses Adat Toraja Bantu Saya Jadi Pribadi Lebih Baik”

Rabu, 11 Feb 2026 19:23 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 19:23 WIB

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pandji diwajibkan menyerahkan satu ekor babi dan lima ekor ayam, yang akan diproses dalam ritual adat…

Infrastruktur Kota Tangerang 2026: Apa Saja yang Bakal Dibangun?

Infrastruktur Kota Tangerang 2026: Apa Saja yang Bakal Dibangun?

Rabu, 11 Feb 2026 19:10 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 19:10 WIB

Pemerintah Kota Tangerang menegaskan rencana pembangunan delapan ruas jalan kota sepanjang 2026.…

Chery Uji Performa J6 & J6T di Lintasan Ekstrem IIMS 2026

Chery Uji Performa J6 & J6T di Lintasan Ekstrem IIMS 2026

Rabu, 11 Feb 2026 17:51 WIB

Rabu, 11 Feb 2026 17:51 WIB

Chery Indonesia menghadirkan test ride eksklusif J6 dan J6T di area Chery Adventure Park.…