Narkotika

Polisi Gagalkan “Home Industry” Narkotika di Jantung Ibu Kota

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dari tangan para tersangka, polisi menyita narkotika sintetis MDMB-4en-PINACA seberat bruto 2.342 gram.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita narkotika sintetis MDMB-4en-PINACA seberat bruto 2.342 gram.

i

SERPONG, GoBanten.com - Jakarta dan Tangerang Selatan (Tangsel) nyaris berubah menjadi “pabrik rumahan” narkotika. Bukan sekadar jalur edar, tapi pusat produksi barang haram yang siap meracuni ratusan ribu orang. Jika aparat terlambat sedikit saja, dapur narkoba itu sudah beroperasi penuh di tengah permukiman.

Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan membongkar jaringan produksi dan peredaran narkotika yang memproduksi sabu, ekstasi, hingga narkotika sintetis. Operasi yang digelar Selasa (27/1/2026) itu sekaligus menggagalkan upaya menjadikan Jakarta–Tangsel sebagai pasar sekaligus basis produksi narkoba.

Lima orang tersangka diamankan, masing-masing berinisial A.S (42), R.C (26), M.A (30), S.A (32), dan S.A.S (27). Mereka datang dari latar belakang berbeda, namun disatukan oleh satu ambisi: uang cepat tanpa peduli berapa banyak masa depan yang mereka hancurkan.

Penangkapan dilakukan di sejumlah titik: Pamulang, Tangerang Selatan; Cilandak dan Tebet, Jakarta Selatan; Tanah Abang, Jakarta Pusat; hingga Duren Sawit, Jakarta Timur. Jaringan ini bergerak senyap di jantung kota, memanfaatkan padatnya permukiman untuk menutupi aktivitas produksi narkotika.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyebut narkotika jenis methafetamina dan narkotika sintetis itu rencananya akan diedarkan ke wilayah Jakarta, Tangsel, dan sekitarnya. “Modus operandi para tersangka yakni melakukan transaksi narkotika jenis sabu dan ekstasi secara langsung atau sistem COD, serta menjalankan home industry produksi narkotika sintetis jenis MDMB-4en-PINACA,” kata Boy.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita narkotika sintetis MDMB-4en-PINACA seberat bruto 2.342 gram. Jika diolah, bahan itu bisa menghasilkan sekitar 20.000 gram bibit sintetis dengan nilai ekonomi yang ditaksir mencapai Rp20 miliar.

Angka itu bukan sekadar nilai bisnis ilegal, tapi potret skala kehancuran yang nyaris terjadi. Berdasarkan perhitungan kepolisian, pengungkapan kasus ini diperkirakan menyelamatkan sekitar 500.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

(DON)

Berita Terbaru

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…