Kripto

Rugi Miliaran Rupiah, Korban Trading Kripto Tempuh Jalur Hukum

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Younger mengaku mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar setelah mengikuti rekomendasi trading kripto yang ditawarkan kepadanya.
Younger mengaku mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar setelah mengikuti rekomendasi trading kripto yang ditawarkan kepadanya.

i

JAKARTA, GoBanten.com -Penanganan kasus dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama influencer keuangan Timothy Ronald dan Kalimasada memasuki tahap awal pemeriksaan. Pelapor berinisial Younger memenuhi panggilan penyidik pada Selasa (13/1/2026) untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Younger mengaku mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar setelah mengikuti rekomendasi trading kripto yang ditawarkan kepadanya. Namun, ia belum membeberkan secara rinci kronologi dugaan penipuan tersebut dan memilih menunggu hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Setelah BAP mungkin saya bisa ceritain kronologinya secara lengkap. Sesuai laporan, kerugian saya sekitar Rp3 miliar,” ujar Younger kepada wartawan.

Dalam laporan polisi, Younger menyebut awal mula kasus terjadi pada Januari 2024, ketika ia ditawari investasi trading kripto dengan janji keuntungan fantastis. Ia mengaku menerima sinyal untuk membeli coin manta, yang diklaim akan mengalami kenaikan harga hingga 300–500 persen.

Tergiur iming-iming tersebut, korban kemudian menginvestasikan dana sebesar Rp3 miliar. Namun, alih-alih meraup keuntungan, harga aset kripto itu justru anjlok tajam dan menimbulkan kerugian besar.

Merasa dirugikan, Younger akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Aparat kini tengah mendalami dugaan adanya unsur penipuan dan potensi manipulasi dalam promosi trading kripto yang melibatkan figur publik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan, penyelidik akan menindaklanjuti laporan dengan memeriksa saksi-saksi serta menganalisis barang bukti yang telah diserahkan.

“Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang buktinya,” kata Budi, Senin (12/1/2026).

Kasus ini kembali memantik sorotan terhadap maraknya promosi investasi kripto berisiko tinggi oleh influencer keuangan, yang kerap menjanjikan keuntungan besar tanpa penjelasan transparan mengenai potensi kerugian.

Berita Terbaru

Bareskrim Ungkap Sindikat Emas Ilegal, Dua WN India Diduga Raup Rp3 Triliun dalam 2 Bulan

Bareskrim Ungkap Sindikat Emas Ilegal, Dua WN India Diduga Raup Rp3 Triliun dalam 2 Bulan

Senin, 17 Agu 2026 11:54 WIB

Senin, 17 Agu 2026 11:54 WIB

Penyidik juga menyita 18 keping logam putih dengan berat sekitar 18 kilogram yang disebut sebagai residu proses pengolahan emas.…

RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Tripartit, Prabowo Optimistis Segera Rampung

RUU Daerah Kepulauan Masuk Tahap Tripartit, Prabowo Optimistis Segera Rampung

Jumat, 14 Agu 2026 20:04 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 20:04 WIB

Sultan berharap pembahasan tripartit RUU Daerah Kepulauan berlangsung konstruktif hingga menghasilkan regulasi yang mampu memperkuat posisi daerah kepulauan.…

CIMB Niaga Raup Laba Sebelum Pajak Rp4,3 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Raup Laba Sebelum Pajak Rp4,3 Triliun di Semester I 2026

Jumat, 14 Agu 2026 15:08 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 15:08 WIB

Presiden Direktur dan CEO CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan kinerja semester I 2026 menunjukkan fundamental bisnis perseroan tetap terjaga.…

Kasus LPEI Rp11,7 Triliun, KPK Periksa Jamal Ghozi Basylemeh

Kasus LPEI Rp11,7 Triliun, KPK Periksa Jamal Ghozi Basylemeh

Kamis, 13 Agu 2026 18:19 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 18:19 WIB

Pemeriksaan terhadap Jamal dilakukan bersama empat pengusaha lainnya di Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.…

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Festival Gabrugan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain.…

Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 12 Agu 2026 07:45 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:45 WIB

Perbedaan utama keduanya terletak pada faktor Rhesus (Rh). Golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada permukaan sel darah merah.…