Pemkot Tangsel

Janji Politik Walikota Dipertanyakan, Anggaran Tangsel Dinilai Gagal Berpihak pada Publik

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Pemkot Tangsel perlu membuka rincian anggaran yang mudah dipahami publik, bukan hanya menampilkan dokumen ratusan halaman. Foto ist
Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Pemkot Tangsel perlu membuka rincian anggaran yang mudah dipahami publik, bukan hanya menampilkan dokumen ratusan halaman. Foto ist

i

CIPUTAT, GoBanten.com -Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setebal 520 halaman yang beredar di media sosial memicu gelombang kritik. Publik mempertanyakan arah penggunaan anggaran, yang dinilai lebih berpihak pada aparatur ketimbang memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Unggahan akun Instagram @leonyvh pada Jumat (19/9/2025) membuka diskusi luas. “Pajak dari rakyat untuk rakyat atau untuk aparat?” tulisnya, menyoroti alokasi dana yang dianggap tidak transparan.

Sejumlah warganet menduga, detail dalam laporan keuangan justru menutupi belanja-belanja jumbo yang tidak jelas manfaatnya. “Kalau anggaran pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lebih kecil dibanding belanja pegawai, patut dicurigai ada permainan,” tulis seorang netizen.

Pengamat Kebijakan Publik Suhendar mengingatkan bahwa kondisi ini bisa mengarah pada korupsi terselubung. “Jika benar anggaran lebih banyak untuk kesejahteraan aparat dibanding rakyat, ini bukan sekadar pengingkaran janji politik. Ada potensi penyalahgunaan kekuasaan dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.

Suhendar menilai, Pemkot Tangsel perlu membuka rincian anggaran yang mudah dipahami publik, bukan hanya menampilkan dokumen ratusan halaman. “Transparansi bukan sekadar tebal laporan, tapi bagaimana uang rakyat digunakan jelas untuk rakyat,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel, Billy Sukarsana, belum memberikan tanggapan atas pertanyaan wartawan.

Publik kini menuntut adanya audit independen terhadap laporan keuangan Tangsel guna memastikan tidak ada penyalahgunaan dana pajak yang justru merugikan masyarakat.

Berita Terbaru

Update Tol Jakarta–Tangerang: Penutupan Lajur Hingga Awal Juni, Ini Titiknya

Update Tol Jakarta–Tangerang: Penutupan Lajur Hingga Awal Juni, Ini Titiknya

Senin, 25 Mei 2026 10:00 WIB

Senin, 25 Mei 2026 10:00 WIB

Sejumlah titik pekerjaan tersebar di antaranya kawasan KM 9 hingga KM 23 arah Jakarta, serta KM 14 hingga KM 20 arah Tangerang.…

Ajang MTQ Internasional 2026 Perkuat Harmoni Antarbangsa dan Budaya

Ajang MTQ Internasional 2026 Perkuat Harmoni Antarbangsa dan Budaya

Minggu, 24 Mei 2026 17:25 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 17:25 WIB

Kiprah pemuda masjid perlu diarahkan untuk memperkuat harmoni antaragama, budaya, dan bangsa.…

Volvo EX90 Meluncur di Indonesia, Perkuat Tren SUV Listrik Premium Berbasis Teknologi Cerdas

Volvo EX90 Meluncur di Indonesia, Perkuat Tren SUV Listrik Premium Berbasis Teknologi Cerdas

Kamis, 21 Mei 2026 22:34 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 22:34 WIB

Tak hanya soal performa, EX90 juga menonjolkan pengalaman berkendara berbasis digital.…

Bank Jakarta Menang Indonesia Best CSR Awards 2026, Ini Program Unggulannya

Bank Jakarta Menang Indonesia Best CSR Awards 2026, Ini Program Unggulannya

Kamis, 21 Mei 2026 21:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 21:04 WIB

Penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi Bank Jakarta sebagai salah satu institusi perbankan yang aktif mendorong praktik bisnis berkelanjutan.…

Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Serentak 2026 di Seluruh Indonesia

Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Serentak 2026 di Seluruh Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 19:42 WIB

Rabu, 20 Mei 2026 19:42 WIB

Kepercayaan dari pelanggan menjadi energi bagi Daihatsu untuk terus berinovasi.…

Dari 326 Desa, Baru 27 KDMP Rampung di Serang, Ini Strategi Pemkab

Dari 326 Desa, Baru 27 KDMP Rampung di Serang, Ini Strategi Pemkab

Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, dari total 326 desa di 29 kecamatan, masih terdapat 134 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDMP.…