GoBanten.com - Ustadz Khalid Zeed Abdullah Basalamah tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (2/9/2025). Pemeriksaan kedua itu seharusnya dilakukan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama.
“(Khalid) tidak hadir, ada keperluan lain,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta.
KPK memastikan akan kembali menjadwalkan pemeriksaan karena keterangan Khalid dinilai penting. Dalam pemanggilan pertama, Khalid sempat hadir dan bersikap kooperatif.
Kasus kuota haji ini telah masuk tahap penyidikan dengan potensi kerugian negara lebih dari Rp1 triliun. KPK menduga lebih dari 100 travel haji dan umrah melobi Kemenag agar mendapatkan kuota lebih banyak. Meski begitu, tersangka dalam perkara ini belum diumumkan, namun penetapannya mengacu pada ketentuan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU Tipikor, jo UU 20/2001 serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Editor : Sondang
Berita Terbaru
Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB
Minggu, 17 Mei 2026 11:33 WIB
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, dari total 326 desa di 29 kecamatan, masih terdapat 134 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan KDMP.…
Sabtu, 16 Mei 2026 19:54 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 19:54 WIB
Langkah ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan layanan publik sekaligus mempercepat penerbitan dokumen penting bagi masyarakat di Kabupaten Serang.…
Sabtu, 16 Mei 2026 19:45 WIB
Sabtu, 16 Mei 2026 19:45 WIB
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyoroti efisiensi operasional sebagai kunci keberlanjutan bisnis pelaku usaha.…
Jumat, 15 Mei 2026 13:29 WIB
Jumat, 15 Mei 2026 13:29 WIB
Jika pemilu lokal digeser ke 2031, maka ada konsekuensi perpanjangan masa jabatan. Ini harus dikaji secara konstitusional dan kemungkinan memerlukan amandemen.…
Kamis, 14 Mei 2026 13:33 WIB
Kamis, 14 Mei 2026 13:33 WIB
Sepanjang April 2026, FFH mencatat sedikitnya lima film horor tayang di bioskop.…
Selasa, 12 Mei 2026 09:25 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 09:25 WIB
Berdasarkan data Pintu Academy, kapitalisasi pasar tokenisasi aset melonjak dari sekitar US$1,8 miliar pada awal 2024 menjadi hampir US$40 miliar per Mei 2026.…