Keterbatasan Lahan Dorong Harga Hunian di Alam Sutera Terus Naik

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hunian di kawasan seperti Alam Sutera diperkirakan masih akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
Hunian di kawasan seperti Alam Sutera diperkirakan masih akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

i

TANGERANG, GoBanten.com - Keterbatasan lahan di kawasan berkembang seperti Alam Sutera mendorong meningkatnya nilai hunian sekaligus permintaan pasar. Kondisi ini terlihat dari tren positif minat masyarakat terhadap properti di kawasan tersebut yang dinilai telah matang secara infrastruktur dan fasilitas.

Di tengah situasi tersebut, pengembang kembali menambah pasokan hunian baru untuk menjawab kebutuhan pasar, khususnya dari segmen keluarga muda dan end-user. Produk hunian dua lantai dengan konsep modern tropis menjadi salah satu pilihan yang ditawarkan, seiring meningkatnya preferensi terhadap rumah yang mengedepankan kenyamanan, fungsi ruang, dan pencahayaan alami.

Direktur Pemasaran Alam Sutera, Lilia S. Sukotjo, mengatakan permintaan hunian di kawasan ini masih kuat karena didukung lokasi strategis serta ekosistem kawasan yang sudah terbentuk.

“Pasar saat ini cenderung mencari hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki nilai investasi jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).

Selain faktor lokasi, kemudahan akses menjadi salah satu pendorong utama. Kawasan Alam Sutera terhubung dengan sejumlah fasilitas publik seperti pusat perbelanjaan, institusi pendidikan, hingga akses tol yang mempermudah mobilitas ke wilayah Jabodetabek.

Hunian baru yang dikembangkan juga dilengkapi fitur modern seperti sistem rumah pintar, keamanan berbasis teknologi, serta fasilitas kawasan yang mendukung gaya hidup aktif. Hal ini mencerminkan perubahan kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan aspek teknologi dan kualitas lingkungan tempat tinggal.

Kondisi ini menjadikan kawasan township terintegrasi sebagai salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara hunian nyaman dan potensi investasi properti di masa mendatang.

Berita Terbaru

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…