BSD, GoBanten.com - Persaingan industri otomotif kini bergeser dari sekadar produk ke total biaya kepemilikan. Momentum ini dimanfaatkan Daihatsu dengan memperkuat layanan purnajual di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, dengan fokus utama menekan biaya perawatan dan meningkatkan kemudahan servis bagi pelanggan.
Alih-alih hanya menonjolkan model kendaraan, Daihatsu menghadirkan strategi berbasis efisiensi melalui berbagai program purnajual. Langkah ini dinilai relevan di tengah konsumen yang semakin mempertimbangkan biaya operasional jangka panjang sebelum membeli kendaraan.
Baca juga: Volkswagen Andalkan Desain Retro untuk Rebut Pasar Mobil Listrik Indonesia
Dengan jaringan lebih dari 170 bengkel resmi, 300 unit Daihatsu Mobile Service (DMS), dan 3.000 Partshop di seluruh Indonesia, Daihatsu memperluas akses layanan agar pelanggan tidak terbebani waktu dan biaya tambahan saat melakukan perawatan.
“Fokus kami bukan hanya saat pembelian, tetapi memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman kepemilikan yang hemat dan praktis,” ujar Imam Edyanto, After Sales Service Management Division Head PT Astra Daihatsu Motor, Senin (10/8/2026).
Salah satu strategi kunci adalah menghadirkan Daihatsu Value Parts, suku cadang alternatif dengan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan kualitas. Selain itu, program Service Tanpa Khawatir menjamin ketersediaan suku cadang dalam waktu 24 jam. Jika tidak terpenuhi, pelanggan berhak mendapatkan komponen tersebut secara gratis sesuai ketentuan.
Baca juga: Audi Indonesia Luncurkan Q5 Terbaru, Bidik Pasar SUV Premium Indonesia
Di segmen kendaraan niaga, Daihatsu bahkan melangkah lebih agresif. Melalui program Commercial Car Lebih Praktis, pengguna Gran Max Series mendapatkan pembebasan biaya jasa, suku cadang, dan bahan hingga 30.000 km atau dua tahun.
Yanuar Krisna, Deputy Division Head of After Sales Service & Logistic PT Astra International Tbk. – Daihatsu Sales Operation, menyebut langkah ini sebagai dukungan langsung terhadap pelaku usaha.
“Dengan biaya perawatan yang ditekan, pelanggan bisa lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa terganggu biaya operasional kendaraan,” ujarnya.
Baca juga: Hyundai Tampilkan NEIRA di GIIAS 2026, Menperin Dukung Percepatan Kendaraan Listrik
Pendekatan ini menunjukkan bahwa layanan purnajual kini menjadi faktor penentu dalam memenangkan pasar. Kemudahan servis, kepastian biaya, hingga jaminan suku cadang menjadi nilai tambah yang semakin dicari konsumen.
Melalui strategi ini, Daihatsu tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga menawarkan solusi mobilitas yang efisien dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (Denny)
Editor : Sondang