DPR Sahkan RUU TNI, Ini Perubahan Penting yang Perlu Diketahui

author Roby

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DPR RI Sahkan RUU TNI
DPR RI Sahkan RUU TNI

i

Jakarta, GoBanten.com - Rapat Paripurna DPR RI Ke-15 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024–2025 yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) menjadi undang-undang.

Sidang dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani dan sejumlah angota DPR RI lainnya. Puan sempat mengajukan pertanyaan, "Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" Pertanyaan ini langsung disambut persetujuan oleh para anggota dewan yang hadir.

Tampak hadir sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta perwakilan dari Kementerian Hukum dan Kementerian Keuangan.

RUU TNI yang baru membawa beberapa perubahan signifikan, diantaranya adalah:

  1. TNI Tetap Berada di Bawah Presiden
    RUU yang baru menegaskan bahwa pengerahan dan penggunaan kekuatan TNI tetap dalam kendali Presiden, sementara strategi pertahanan dikoordinasikan oleh Kementerian Pertahanan.
  2. Tugas TNI Mencakup Ancaman Siber
    Jumlah tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP) bertambah dari 14 menjadi 16, termasuk tanggung jawab menangani ancaman siber serta perlindungan WNI di luar negeri.
  3. Jabatan Sipil untuk Prajurit TNI Aktif Diperluas
    RUU ini memperluas kesempatan prajurit TNI aktif untuk menduduki jabatan sipil, dari sebelumnya 10 bidang menjadi 14, namun tetap harus mengikuti prosedur dan regulasi yang berlaku.
  4. Batas Usia Pensiun Diperpanjang
    Usia pensiun bintara dan tamtama naik menjadi 55 tahun, perwira hingga 58 tahun, sementara perwira tinggi bisa berdinas hingga usia 63-65 tahun, tergantung pangkatnya.

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menegaskan bahwa perubahan dalam UU TNI ini tetap mengacu pada nilai-nilai demokrasi, supremasi sipil, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, sesuai dengan hukum nasional maupun internasional yang berlaku.**

Tag :

Berita Terbaru

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H. mendorong penyidik Bareskrim Polri untuk segera meningkatkan status pemeriksaan.…

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Kajian Ruang Bermakna di Surabaya menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Bogor.…

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Pengembangan UMKM, perluasan akses pendidikan, dan program pemberdayaan sosial perlu berjalan beriringan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar.…

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Pencapaian tersebut mengantarkan Febby meraih gelar Seven Star Finisher setelah menuntaskan maraton ketujuhnya di Sydney pada 2026.…

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…