Cadangan Energi

Stok BBM Cukup 21 Hari, Pemerintah Diminta Transparan Kelola Cadangan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Data Reformasi Syndicate menunjukkan kebutuhan BBM nasional saat ini berada di kisaran 1,5 hingga 1,6 juta barel per hari. Foto dok Pertamina
Data Reformasi Syndicate menunjukkan kebutuhan BBM nasional saat ini berada di kisaran 1,5 hingga 1,6 juta barel per hari. Foto dok Pertamina

i

GoBanten.com - Jelang arus mudik Lebaran 2026, isu ketahanan pasokan energi nasional menjadi sorotan. Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, meminta pemerintah segera memastikan keamanan stok dan distribusi bahan bakar menyusul pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut cadangan energi nasional saat ini hanya cukup untuk 21 hari.

Ratna menilai kondisi tersebut sebagai peringatan serius, terlebih konsumsi energi diperkirakan melonjak tajam selama periode mudik. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berpatokan pada data makro, tetapi juga memastikan distribusi di lapangan berjalan tanpa hambatan.

“Jangan sampai secara nasional terlihat aman, tetapi di daerah terjadi kelangkaan karena distribusi tidak optimal. Saat mudik, konsumsi BBM meningkat signifikan dan pemerintah harus menjamin pasokan tetap tersedia,” ujar Ratna di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Politisi Fraksi PKB itu menekankan lonjakan permintaan tidak hanya terjadi pada BBM, tetapi juga LPG subsidi dan avtur. Menurut dia, tanpa mitigasi yang matang, ketimpangan stok antara pusat dan daerah berpotensi memicu antrean panjang di SPBU maupun kelangkaan gas elpiji di masyarakat.

Ia juga mengingatkan dampak berantai yang bisa muncul apabila sektor energi terganggu, mulai dari distribusi logistik hingga stabilitas harga kebutuhan pokok. “Ketahanan energi adalah bagian dari ketahanan nasional. Pemerintah harus memberi kepastian agar momentum mudik tidak terganggu,” katanya.

Data Reformasi Syndicate menunjukkan kebutuhan BBM nasional saat ini berada di kisaran 1,5 hingga 1,6 juta barel per hari. Sementara produksi minyak mentah dalam negeri masih berkisar 500.000 hingga 600.000 barel per hari. Selisih tersebut membuat Indonesia bergantung pada impor serta pengelolaan cadangan strategis.

Atas kondisi itu, Ratna meminta pemerintah terbuka terkait strategi pengamanan stok 21 hari ke depan, termasuk skema distribusi dan langkah antisipasi lonjakan permintaan. “Kami butuh langkah cepat, terukur, dan transparan. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Berita Terbaru

Festival Bakso Vaganza 2026 Jadi Motor Pertumbuhan UMKM Kuliner

Festival Bakso Vaganza 2026 Jadi Motor Pertumbuhan UMKM Kuliner

Minggu, 26 Jul 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 11:26 WIB

Sasa Bakso Vaganza 2026 menampilkan beragam kategori, mulai dari bakso legendaris hingga bakso kekinian yang tengah diminati pasar.…

Ford Luncurkan Everest dan Ranger V6, Perkuat Segmen SUV Premium Indonesia

Ford Luncurkan Everest dan Ranger V6, Perkuat Segmen SUV Premium Indonesia

Sabtu, 25 Jul 2026 11:33 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:33 WIB

Ford juga memperkuat layanan purna jual melalui jaringan 36 dealer resmi dan layanan bantuan darurat 24 jam.…

Keterbatasan Lahan Dorong Harga Hunian di Alam Sutera Terus Naik

Keterbatasan Lahan Dorong Harga Hunian di Alam Sutera Terus Naik

Jumat, 24 Jul 2026 11:38 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 11:38 WIB

Kondisi ini menjadikan kawasan township terintegrasi sebagai salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang mencari keseimbangan antara hunian nyaman.…

ICE BSD Jadi Tuan Rumah JCO RUN 2026, Ribuan Pelari Bakal Tampil

ICE BSD Jadi Tuan Rumah JCO RUN 2026, Ribuan Pelari Bakal Tampil

Kamis, 23 Jul 2026 11:50 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:50 WIB

Ajang ini tidak sekadar kompetisi, melainkan sarana mendorong masyarakat untuk memulai gaya hidup sehat melalui aktivitas sederhana seperti berlari.…

Singapura Bidik Wisatawan Indonesia Lewat Kolaborasi STB dan Traveloka

Singapura Bidik Wisatawan Indonesia Lewat Kolaborasi STB dan Traveloka

Rabu, 22 Jul 2026 21:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 21:55 WIB

Indonesia tetap menjadi salah satu pasar utama dengan kontribusi kunjungan wisatawan yang signifikan ke Singapura.…

Manulife Indonesia Perkuat Layanan dan Aksi Sosial di Usia 41 Tahun

Manulife Indonesia Perkuat Layanan dan Aksi Sosial di Usia 41 Tahun

Selasa, 21 Jul 2026 07:15 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 07:15 WIB

Momentum ini dimanfaatkan tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan panjang perusahaan dalam menghadirkan perlindungan.…