PT Wanatiara Persada

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada: KPK Sita Rp 6,38 Miliar dari Suap Pajak

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPK menilai telah terjadi praktik tawar-menawar ilegal antara pejabat pajak dan pihak wajib pajak.
KPK menilai telah terjadi praktik tawar-menawar ilegal antara pejabat pajak dan pihak wajib pajak.

i

JAKARTA, GoBanten.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu (DWB), sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurangan nilai pajak. Penetapan ini dilakukan setelah operasi tangkap tangan yang turut menyeret empat orang lainnya.

Dalam operasi tersebut, KPK menyita sejumlah barang bukti bernilai fantastis, mulai dari uang tunai hingga logam mulia, dengan total mencapai Rp 6,38 miliar. “Dalam peristiwa tangkap tangan ini, KPK mengamankan sejumlah barang bukti dengan total Rp 6,38 miliar,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2025).

Rincian barang bukti yang disita meliputi uang tunai Rp 793 juta, uang pecahan 165 ribu dolar Singapura atau setara Rp 2,16 miliar, serta logam mulia seberat 1,3 kilogram senilai sekitar Rp 3,42 miliar.

KPK menduga Dwi Budi Iswahyu bersama Agus Syaifudin (AGS) selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi, serta Askob Bahtiar (ASB) sebagai tim penilai di KPP Madya Jakarta Utara, menerima suap dari PT Wanatiara Persada (WP) terkait pengurangan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, PT Wanatiara Persada diketahui berpotensi mengalami kekurangan bayar pajak hingga Rp 75 miliar. Namun, setelah melalui proses negosiasi dengan para pejabat pajak tersebut, nilai kewajiban pajak perusahaan itu menyusut drastis menjadi Rp 15,7 miliar.

“Tim pemeriksa menemukan potensi kekurangan pembayaran PBB sekitar Rp 75 miliar,” kata Asep.

KPK menilai telah terjadi praktik tawar-menawar ilegal antara pejabat pajak dan pihak wajib pajak. Dalam proses tersebut, para tersangka diduga menerima suap sebesar Rp 4 miliar sebagai imbalan atas pengurangan nilai pajak.

Namun, jumlah barang bukti yang diamankan KPK melebihi nilai suap dalam perkara ini. Menurut Asep, temuan tersebut mengindikasikan adanya aliran dana serupa dari wajib pajak lain. “Pada saat penangkapan, kami juga menemukan logam mulia dan uang lain yang diakui diperoleh dari praktik serupa di waktu sebelumnya. Artinya, tidak hanya dari PT WP, tetapi juga dari beberapa wajib pajak lain,” tegasnya.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga pejabat pajak sebagai tersangka penerima suap, yakni Dwi Budi Iswahyu, Agus Syaifudin, dan Askob Bahtiar. Sementara itu, tersangka pemberi suap adalah Abdul Kadim Sahbudin (ABD) selaku konsultan pajak PT Wanatiara Persada dan Edy Yulianto (EY) sebagai staf perusahaan tersebut.

Kasus ini kembali membuka borok praktik korupsi di sektor perpajakan, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan internal dan integritas aparat pajak dalam menjaga penerimaan negara.

Berita Terbaru

Harta Rp5,5 Miliar Benyamin Davnie Jadi Sorotan di Tengah Anggaran Kendaraan Dinas Rp19,95 Miliar

Harta Rp5,5 Miliar Benyamin Davnie Jadi Sorotan di Tengah Anggaran Kendaraan Dinas Rp19,95 Miliar

Sabtu, 11 Jul 2026 21:20 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 21:20 WIB

Laporan LHKPN tahun pelaporan 2023 mencatat total kekayaan Benyamin Davnie sebesar Rp5,55 miliar.…

Penghapusan Konten Digital Perlu Batas agar Tak Menggerus Kebebasan Pers

Penghapusan Konten Digital Perlu Batas agar Tak Menggerus Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 23:36 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 23:36 WIB

Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari.…

Konektivitas Langsung ke Bandara, Grand Anara Airport Hotel Bidik Traveler Modern

Konektivitas Langsung ke Bandara, Grand Anara Airport Hotel Bidik Traveler Modern

Jumat, 10 Jul 2026 17:31 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 17:31 WIB

Grand Anara Airport Hotel mengambil langkah berbeda dengan mengembangkan konsep airport lifestyle.…

CIMB Niaga Perluas Layanan Digital di Bandung, Resmikan Cabang Pasirkaliki

CIMB Niaga Perluas Layanan Digital di Bandung, Resmikan Cabang Pasirkaliki

Jumat, 10 Jul 2026 15:25 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 15:25 WIB

Digital Branch ini dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti Self Service Banking berbasis tablet, mesin Cash Recycle Machine untuk setor dan tarik tunai…

Tekan Polusi Pelabuhan, IPC TPK Uji Emisi Ratusan Truk Peti Kemas

Tekan Polusi Pelabuhan, IPC TPK Uji Emisi Ratusan Truk Peti Kemas

Kamis, 09 Jul 2026 19:07 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 19:07 WIB

Program ini juga merupakan bagian dari komitmen IPC TPK dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).…

Liburan Keluarga ke Genting Highlands Kini Lebih Murah, Ini Promo Terbaru RWG

Liburan Keluarga ke Genting Highlands Kini Lebih Murah, Ini Promo Terbaru RWG

Kamis, 09 Jul 2026 17:03 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 17:03 WIB

MALAYSIA, GoBanten.com - Resorts World Genting (RWG) menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan Indonesia selama musim liburan sekolah melalui kampanye “Twin W…