Kementerian Kehutanan

Tambang Nikel Konawe Utara: Kemenhut Bantah Kantornya Digeledah

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kementerian Kehutanan Foto dok Kemenhut
Kementerian Kehutanan Foto dok Kemenhut

i

JAKARTA, GoBanten.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membantah isu penggeledahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi izin tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Kemenhut menegaskan kehadiran tim Kejagung di kantor Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan pada Rabu (7/1/2026) semata untuk pencocokan data.

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, menyatakan kegiatan tersebut berlangsung tertib dan kooperatif. Ia menekankan, pencocokan data berkaitan dengan perubahan fungsi kawasan hutan—termasuk hutan lindung—yang terjadi pada periode kepemimpinan sebelumnya, bukan pada era Kabinet Merah Putih.

"Pencocokan data merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang mengedepankan akurasi dan transparansi," tegas Ristianto. 'Kemenhut, kata dia, siap membuka data dan informasi yang dibutuhkan aparat penegak hukum sesuai ketentuan perundang-undangan", tambahnya.

Isu ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus izin tambang nikel Konawe Utara. Sebelumnya, KPK menghentikan penyidikan kasus tersebut melalui penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Namun, pelaporan SP3 ke Dewan Pengawas KPK menuai kritik karena dinilai terlambat dan tidak sejalan dengan ketentuan undang-undang serta putusan Mahkamah Konstitusi.

KPK beralasan, perkara dihentikan karena kendala penghitungan kerugian negara dan sebagian kasus telah kedaluwarsa. Meski demikian, rangkaian peristiwa ini kembali memantik pertanyaan publik soal konsistensi penegakan hukum di sektor pertambangan dan kehutanan.

Berita Terbaru

Man Sinner Luncurkan “Bumi Menangis (Unplugged)” sebagai Respons Bencana Banjir di Sumatra dan Aceh

Man Sinner Luncurkan “Bumi Menangis (Unplugged)” sebagai Respons Bencana Banjir di Sumatra dan Aceh

Senin, 12 Jan 2026 10:16 WIB

Senin, 12 Jan 2026 10:16 WIB

Video klip lagu ini menampilkan kompilasi visual banjir di berbagai daerah di Indonesia.…

Peredaran Tramadol Marak di Tangsel, Kinerja Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo Dipertanyakan!

Peredaran Tramadol Marak di Tangsel, Kinerja Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo Dipertanyakan!

Senin, 12 Jan 2026 09:59 WIB

Senin, 12 Jan 2026 09:59 WIB

CIPUTAT, GoBanten.com -Praktik penjualan obat keras ilegal di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah kios kecil di…

Jejak Pemasok Tramadol Mengarah ke Jakarta Barat

Jejak Pemasok Tramadol Mengarah ke Jakarta Barat

Minggu, 11 Jan 2026 09:50 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 09:50 WIB

Kapolsek Kragilan Kompol Dwi Hary menyebut pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang resah.…

AQUVIVA Perluas Inisiatif Daur Ulang Lewat Jaringan Alfamart

AQUVIVA Perluas Inisiatif Daur Ulang Lewat Jaringan Alfamart

Sabtu, 10 Jan 2026 17:04 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 17:04 WIB

Penempatan RVM di jaringan ritel modern dinilai strategis karena Alfamart merupakan salah satu titik kunjungan rutin masyarakat.…

Rizal Ramli dan Jejak Pemikiran Kritis yang Terus Diperjuangkan

Rizal Ramli dan Jejak Pemikiran Kritis yang Terus Diperjuangkan

Sabtu, 10 Jan 2026 15:44 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 15:44 WIB

Putra almarhum, Dipo Satria Ramli, mengaku terharu atas peringatan haul yang digelar di Surabaya.…

14 Hari Buang Sampah ke Cileungsi, Tangsel Keluar Rp 1,26 Miliar

14 Hari Buang Sampah ke Cileungsi, Tangsel Keluar Rp 1,26 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 20:37 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:37 WIB

Pemkot harus membayar biaya pengelolaan atau tipping fee sebesar Rp 450 ribu per ton kepada PT Aspex Kumbong.…