JAKARTA, GoBanten.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali melakukan rotasi besar di jajaran pimpinan wilayah. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri resmi melantik AKBP Boy Jumalolo sebagai Kapolres Tangerang Selatan dalam upacara serah terima jabatan di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (5/1/2026) pagi.
Pergantian Kapolres Tangsel ini merupakan bagian dari mutasi besar Polri yang menyentuh sejumlah wilayah strategis, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Bekasi, Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok, hingga dua posisi direktur di Polda Metro Jaya. Rotasi tersebut menunjukkan upaya penyegaran struktur komando di tengah kompleksitas persoalan keamanan wilayah metropolitan.
AKBP Boy Jumalolo sebelumnya bertugas sebagai Perwira Menengah di Kortastipidkor Polri. Ia menggantikan AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang yang dimutasi ke jabatan Kabagbinkar Ro SDM Polda Metro Jaya. Pergeseran ini menempatkan Boy pada wilayah dengan tantangan keamanan tinggi, mulai dari kejahatan konvensional, konflik sosial, hingga persoalan urban yang terus berkembang di Tangerang Selatan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar rutinitas organisasi. “Ini bukan hanya pergantian posisi, tetapi bagian dari strategi untuk memastikan Polri tetap adaptif, profesional, dan mampu menjawab dinamika keamanan yang terus berubah, khususnya di wilayah seperti Tangsel,” kata Asep.
Ia menekankan bahwa wilayah Tangerang Selatan membutuhkan kepemimpinan yang responsif dan inovatif, mengingat pertumbuhan kota yang cepat kerap berbanding lurus dengan meningkatnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto menambahkan, pejabat baru dituntut bergerak cepat dan tidak memulai dari nol. “Kapolres yang baru harus segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dekananto, kesinambungan kebijakan menjadi kunci agar pelayanan publik kepolisian tidak terganggu oleh pergantian jabatan. Ia menegaskan bahwa profesionalisme dan pelayanan yang konsisten menjadi tolok ukur kinerja pejabat baru.
Selain Kapolres Tangsel, sertijab juga dilakukan terhadap sejumlah Kapolres lain dan pejabat direktur Polda Metro Jaya. Kapolda Asep mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik agar menjaga soliditas internal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Pelayanan harus humanis dan berorientasi pada keamanan masyarakat, bukan sekadar administratif,” tegasnya.
Dengan dilantiknya AKBP Boy Jumalolo, sorotan publik kini tertuju pada langkah konkret yang akan diambil di Tangerang Selatan. Di tengah tingginya ekspektasi masyarakat terhadap penegakan hukum yang adil dan pelayanan kepolisian yang responsif, kepemimpinan baru Polres Tangsel dihadapkan pada ujian nyata, bukan sekadar seremonial pergantian jabatan.
Editor : Sondang