TANGSEL, GoBanten.com -Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa proses rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel masih belum sepenuhnya selesai. Sejumlah posisi strategis tetap dibiarkan kosong sementara penilaian kompetensi dan evaluasi kinerja terus berjalan.
Benyamin menyampaikan bahwa rotasi tidak harus menunggu seluruh posisi siap terisi secara bersamaan. Karena itu, pelantikan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan organisasi.
“Masih ada jabatan yang kosong. Saya tidak bisa menunggu semuanya lengkap. Insyaallah setelah ini ada lagi rotasi,” ujarnya saat memberikan arahan pada pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrasi, dan fungsional di Aula Puspemkot Tangsel, Jumat (21/11/2025).
Ia menekankan bahwa pengisian jabatan harus sesuai dengan kecakapan dan rekam jejak pejabat yang bersangkutan. Proses rotasi, katanya, kini lebih ketat dibanding sebelumnya karena mengharuskan penilaian kompetensi yang terukur.
“Setiap jabatan memerlukan kecocokan kemampuan dan rekam jejak yang jelas. Prosesnya tidak sesederhana dulu,” kata Benyamin.
Dalam arahannya, Benyamin meminta pejabat yang baru dilantik untuk langsung bekerja tanpa menunda. Ia menegaskan percepatan penandatanganan serah terima jabatan agar tidak terjadi kekosongan administrasi, terutama menjelang penutupan tahun anggaran 2025.
“Tidak boleh ada vakum. Hari ini juga harus ditandatangani berita acara supaya pengusulan pengguna anggaran bisa segera diproses,” tegasnya.
Saat ini beberapa posisi masih belum terisi, termasuk jabatan kepala dinas, staf ahli, serta sejumlah posisi pengguna anggaran di perangkat daerah. Benyamin memastikan kekosongan tersebut akan segera diisi setelah seluruh rekomendasi dan proses teknis diselesaikan.
“Struktur ini masih berjalan. Mohon bersabar, rotasi berikutnya menunggu proses dan rekomendasi selesai,” ujarnya.
Editor : Sondang