OTT KPK

Pernah Jadi Kuli Bangunan, Kini Gubernur Riau Ditangkap KPK

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penetapan tersangka ini menjadi catatan kelam dalam perjalanan hidup Wahid. Foto ist
Penetapan tersangka ini menjadi catatan kelam dalam perjalanan hidup Wahid. Foto ist

i

JAKARTA, GoBanten.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pemberian fee dalam penambahan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP). Selain Wahid, KPK juga menetapkan Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menjelaskan bahwa Wahid diduga meminta fee antara 2,5 hingga 5 persen dari peningkatan anggaran UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I–VI yang melonjak dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar. Sebagian dana disebut diserahkan bertahap sejak Juni hingga November 2025 dengan total Rp4,05 miliar dari kesepakatan Rp7 miliar.

Penetapan tersangka ini menjadi catatan kelam dalam perjalanan hidup Wahid, yang sebelumnya dipandang sebagai figur sederhana dan pekerja keras. Lahir dari keluarga petani di Indragiri Hilir, ia pernah bekerja sebagai cleaning service dan kuli bangunan demi biaya kuliah di UIN Suska Riau. Karier politiknya menanjak melalui Partai Kebangkitan Bangsa hingga menjabat anggota DPRD, anggota DPR RI, dan kemudian terpilih sebagai Gubernur Riau pada Pilkada 2024.

Kini, perjalanan politik panjang tersebut menghadapi ujian berat seiring proses hukum yang tengah berjalan di KPK.

Berita Terbaru

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Nasib Karier Prof. Dasaad Jadi Perhatian, Dugaan Pengaduan Fiktif Masuk Penyelidikan Polri

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:05 WIB

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, S.H., M.H. mendorong penyidik Bareskrim Polri untuk segera meningkatkan status pemeriksaan.…

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Pendaftaran Haji CIMB Niaga Syariah Tumbuh 64 Persen, Layanan Digital Makin Diminati

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 15:50 WIB

Kajian Ruang Bermakna di Surabaya menjadi penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Bogor.…

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Irman Gusman Minta Muhammadiyah NTT Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Rakyat

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 15:53 WIB

Pengembangan UMKM, perluasan akses pendidikan, dan program pemberdayaan sosial perlu berjalan beriringan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar.…

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Febby Rastanty Tuntaskan 7 World Marathon Majors, Lanjutkan Perjalanan Lari di Indonesia

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 15:58 WIB

Pencapaian tersebut mengantarkan Febby meraih gelar Seven Star Finisher setelah menuntaskan maraton ketujuhnya di Sydney pada 2026.…

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…