OCBC Gaungkan Kampanye BaiknyaBarengBareng, Dorong Kesetaraan dalam Peluang

author Viktor

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Jakarta, GoBanten - OCBC perkenalkan kampanye #BaiknyaBarengBareng yang bertujuan untuk mendorong kesetaraan dalam peluang sebagai salah satu kunci utama dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan maju.

Melalui inisiatif ini, OCBC ingin menekankan bahwa paham meritokrasi sebagai fondasi menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, serta memberdayakan setiap individu untuk meraih potensi terbaik mereka dengan bersama-sama berkolaborasi. Inisiatif kali ini bertujuan untuk gaungkan kesetaraan di berbagai lingkup, pribadi lingkungan, perusahaan dan masyarakat. 

Kampanye OCBC #BaiknyaBarengBareng ini menegaskan bahwa perlunya mengedepankan prinsip kesempatan yang sama untuk dapat berkontribusi. 

Aleta Hanafi, Brand and Communication OCBC menjelaskan lebih lanjut, “Gerakan ini merupakan bagian dari aspirasi kami untuk memberikan inspirasi bahwa untuk dapat maju, perlu adanya kesempatan bagi semua untuk dapat saling berkontribusi tanpa terpengaruh bias apapun, termasuk gender. Namun, fokus pada kapabilitas masing-masing dan bagaimana saling berkolaborasi untuk dapat meraih tujuan yang diinginkan. Dengan demikian, kesempatan dalam peluang akan sama terbuka bagi setiap individu dalam segala aspek, baik itu dari lingkungan sendiri sampai dengan masyarakat.“ 

Kesetaraan bukan lagi wilayah perempuan, tapi perjuangan bersama. Oleh karena, gerakan ini diharapkan untuk dapat membuka wawasan dan memberikan dorongan kepada semua pihak untuk dapat bersama-sama membangun sebuah lingkungan yang inklusif bagi semua. 

Di awal kuartal tahun 2025 yang juga bertepatan dengan momentum jelang Hari Perempuan Internasional ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan kampanye #BaiknyaBarengBareng.

Pada kesempatan kali ini turut mengundang beberapa pembicara sebagai narasumber yang ikut hadir untuk memaparkan data ataupun informasi yang relevan terkait program advokasi.

Berdasarkan fakta terbaru dari laporan tahunan McKinsey and Company mengenai keseteraan gender di tempat kerja yang bertajuk ‘Women in the Workplace,’ selama satu dekade terakhir, representasi perempuan di level manajemen korporat memang sudah meningkat sekitar 29% menduduki posisi C-level, dibandingkan 17% pada tahun 2015.

Namun, kemajuan ini cenderung berjalan lambat dibandingkan tahap awal karir, yaitu entry level dan middle manager. Sebagai perbandingan, dalam setiap 100 laki-laki yang dipromosikan dari level entry ke posisi manajer, hanya 81 perempuan mendapatkan kesempatan promosi yang sama.

Sebagai seorang individu yang memiliki pengalaman terkait Mitos dan Meritokrasi, Denny Sumargo, Celebrity/Actor/Content Creator, bercerita “Sebagai seorang laki-laki, saya percaya bahwa mitos bahwa dalam hal menjaga anak-anak hanya urusan perempuan sudah tidak berlaku saat ini. Seperti di keluarga saya saat ini, saya percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara saya dan istri adalah kunci keberhasilan kami. Kami saling melengkapi dalam segala hal, mulai dari mengurus rumah tangga hingga mengembangkan bisnis bersama. Dengan kerja sama yang baik, kami dapat mencapai hasil yang lebih baik tidak hanya untuk keluarga kami, tetapi juga untuk diri sendiri. Bersama-sama, kita tak akan pernah berhenti berkembang dan meraih impian bersama.”

Baiknya Bareng Bareng 

Kampanye #BaiknyaBarengBareng merupakan gerakan advokasi OCBC, dimana kali ini mengangkat topik khusus mengenai "Mitos vs. Meritokrasi" yang telah berlangsung sejak tahun lalu.

Melalui serangkaian aktivitas baik offline dan online.  Di tahun 2025, gerakan ini menjangkau khalayak luas dengan mengajak partner atau institusi lainnya.

Dengan bersama-sama memberikan edukasi bahwa kemajuan dapat diraih apabila adanya kolaborasi kekuatan tanpa mengkotak-kotakan peran dengan prinsip-prinsip meritokrasi sebagai fondasinya. Sehingga, dampak positif akan dirasakan bersama karena #BaiknyaBarengBareng.

Tag :

Berita Terbaru

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Filep menekankan terdapat dua aspek yang perlu berjalan bersamaan, yakni perlindungan kebebasan beribadah dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan.…

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Kehadiran ruang hijau tersebut dirancang untuk memperkuat hubungan antara area dalam dan luar rumah.…

CIMB Niaga Gandeng BPR dan BPRS, Perkuat Ekosistem Keuangan di Daerah

CIMB Niaga Gandeng BPR dan BPRS, Perkuat Ekosistem Keuangan di Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 13:33 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:33 WIB

Kegiatan tersebut mempertemukan perwakilan BPR dan BPRS dari berbagai daerah dengan pelaku industri perbankan.…

Nasib Pesangon dan Pekerja Outsourcing Dibahas, Ini 5 Tuntutan Buruh ke DPR

Nasib Pesangon dan Pekerja Outsourcing Dibahas, Ini 5 Tuntutan Buruh ke DPR

Kamis, 17 Sep 2026 21:46 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:46 WIB

Lima isu tersebut mencakup pengupahan, outsourcing atau alih daya, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan pesangon.…

Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 NM, Hasilnya Mengejutkan

Pencarian Jurnalis Hilang Diperluas hingga 8.509 NM, Hasilnya Mengejutkan

Kamis, 17 Sep 2026 21:42 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:42 WIB

Penghentian operasi diumumkan Gubernur Banten Andra Soni dari Posko Utama SAR Gabungan di Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang.…

Mengapa Bos Summarecon hingga Pejabat ATR/BPN Ditangkap KPK? Ini Duduk Perkaranya

Mengapa Bos Summarecon hingga Pejabat ATR/BPN Ditangkap KPK? Ini Duduk Perkaranya

Rabu, 16 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:07 WIB

Penggeledahan dilakukan setelah KPK menetapkan delapan tersangka dari hasil operasi tangkap tangan pada 14 September 2026.…