Seni Rupa

103 Karya Seni Rupa Dipamerkan, FORWAN Dukung Kemajuan Seni Indonesia

Reporter : Sondang
Berlangsung hingga 30 Juni 2026, pameran ini diharapkan menjadi titik temu antara seniman, masyarakat, dan pelaku industri kreatif. Foto ist

JAKARTA, GoBanten.com - Di tengah dinamika global dan tantangan sosial, seni rupa kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus harapan. Hal ini tercermin dalam Pameran Seni Rupa Nasional bertajuk “Merajut Asa, Menghidupkan Kreatif Bangsa” yang resmi dibuka di Lippo Mall Nusantara Semanggi.

Menghadirkan 103 karya dari 81 seniman lintas daerah, pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga wadah dialog budaya yang mengangkat isu sosial, lingkungan, hingga spiritualitas dalam perspektif visual yang beragam.

Baca juga: FORWAN Gelar Diskusi Kartini 2026, Angkat Peran Perempuan di Seni dan Film

Ketua Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia Suparman Natawikarta menilai kegiatan ini penting untuk menjaga ekosistem seni tetap hidup dan berkembang. “Pameran seperti ini memberi ruang bagi seniman untuk terus berkarya dan memperlihatkan kualitasnya kepada publik. Harapannya bisa digelar rutin dengan kualitas yang semakin baik,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Dari sisi kuratorial, Ketua Panitia Tri Dira Yofika menegaskan tema yang diusung merupakan respons terhadap perubahan zaman. Menurutnya, kreativitas menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa. “Ini adalah ajakan untuk merawat harapan melalui kerja kreatif dan keberagaman budaya,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Forum Wartawan Hiburan Indonesia yang melihat pameran ini sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan seni nasional. Perwakilan FORWAN, Sutrisno Buyil, menyebut kegiatan ini sejalan dengan semangat memperkuat eksistensi seniman Indonesia.

Tak hanya itu, pameran ini juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku seni. Salah satu peserta, Carsilah, mengaku optimistis karya-karyanya diminati kolektor. “Lokasi yang strategis di pusat Jakarta membuat minat pengunjung tinggi, bahkan sebelum pembukaan sudah ada yang bertanya soal karya,” ungkapnya.

Berlangsung hingga 30 Juni 2026, pameran ini diharapkan menjadi titik temu antara seniman, masyarakat, dan pelaku industri kreatif, sekaligus memperkuat peran seni sebagai jembatan budaya dan sumber inspirasi di tengah perubahan zaman. (Tri Handiyatno)

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru