GoBanten.com - Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Ketidakhadiran kepala negara disebut karena jadwal kegiatan yang padat serta kondisi kelelahan setelah rangkaian agenda kenegaraan.
Acara buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang juga menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. Sejumlah tokoh politik lain hadir, di antaranya Ketua DPR Puan Maharani dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan pihaknya memahami kondisi Presiden yang baru kembali dari perjalanan luar negeri dan menjalani agenda pemerintahan yang padat dalam beberapa hari terakhir.
“Tadi malam beliau masih menjalankan agenda hingga sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelumnya juga telah menyampaikan akan hadir di acara buka puasa Partai Demokrat ini, namun kami memahami beliau membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah perjalanan panjang dan tugas negara,” kata AHY dalam sambutannya.
Dalam acara tersebut, AHY juga menayangkan video berisi apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo serta dukungan Partai Demokrat terhadap pemerintahan yang sedang berjalan. “Acara ini juga kami persembahkan untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto sebagai bukti kecintaan dan kesetiaan keluarga besar Partai Demokrat untuk terus mengawal dan menyukseskan beliau dalam memimpin negeri ini,” ujarnya.
Baca juga: Disorot Prabowo di Rakornas, Sampah Tangsel Jadi Etalase Buruk Kinerja Kepala Daerah
Sebelum agenda buka puasa tersebut, Presiden Prabowo diketahui menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.
Pertemuan itu membahas polemik terkait keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Baca juga: Presiden Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, DPR Soroti Mahal UKT dan Mutu Pendidikan Tinggi
AHY berharap Presiden segera memulihkan kondisi fisiknya agar dapat kembali menjalankan tugas pemerintahan secara optimal.
“Kami mendoakan semoga beliau segera pulih dan tetap memimpin Indonesia dengan energi penuh,” kata AHY.
Editor : Sondang