Pertamina

Mars Ega Legowo Dirut Subholding Pertamina Disebut 28 Kali di Dakwaan Korupsi, Relawan Prabowo Minta Presiden Bertindak

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mars Ega Legowo Putra dari jabatan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Foto dok UGM
Mars Ega Legowo Putra dari jabatan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Foto dok UGM

i

GoBanten.com - Tekanan publik terhadap manajemen PT Pertamina (Persero) kembali memuncak. Relawan Poros Prabowo Presiden secara terbuka mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menonaktifkan sekaligus mencopot Mars Ega Legowo Putra dari jabatan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga yang kini memegang kendali sebagai Dirut Subholding Mainstream (downstream–midstream) Pertamina.

Pimpinan Koordinator Relawan Poros Prabowo Presiden, Adianto, menilai posisi Mars Ega terlalu strategis untuk dibiarkan di tengah pusaran perkara hukum besar yang sedang bergulir.

“Ini bukan jabatan biasa. Mars Ega mengendalikan bisnis hilir energi nasional. Jika figur sepenting ini terseret serius dalam perkara korupsi, risikonya langsung ke negara,” tegas Adianto, mengutip The Indonesia Times, Jumat (6/2/2026).

Nama Mars Ega tercantum berulang kali dalam dakwaan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018–2023 yang tengah disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam dokumen dakwaan jaksa, nama Mars Ega disebut sedikitnya 28 kali—lebih banyak dibanding mantan Dirut Pertamina Nicke Widyawati yang disebut 20 kali.

Jaksa menguraikan dugaan peran Mars Ega bersama eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dalam penyusunan formula Harga Indeks Pasar (HIP) Pertalite, dengan memasukkan komponen blending RON 88 dan RON 92 berbiaya tinggi. Padahal, BBM tersebut disebut berasal dari pencampuran HOMC dan naphta dengan ongkos produksi jauh lebih rendah.

Akibat skema tersebut, negara diduga menanggung kerugian hingga Rp13,11 triliun melalui pembengkakan kompensasi dan keuntungan tidak wajar di Pertamina Patra Niaga.

“Kalau Dirut BUMN strategis sudah masuk substansi dakwaan korupsi, penonaktifan adalah keharusan etik, bukan manuver politik,” ujar Adianto.

Tekanan juga datang dari Sentinel Studi Hukum dan Masyarakat yang mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi produksi dan distribusi Biosolar B40 Performance. Sentinel menyoroti penunjukan langsung pemasok aditif tanpa tender serta praktik pencampuran manual di unit pelaksana.

“Publik membayar harga premium untuk produk ‘Performance’. Jika faktanya hanya solar biasa dicampur aditif manual, itu pembohongan publik skala industri,” tegas Sentinel.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, menilai penegak hukum tak boleh mengabaikan peran aktor kunci di tubuh Pertamina.

“Mereka berada di titik pengambilan keputusan strategis. Tidak logis jika tanggung jawabnya dilepaskan,” kata Yusri.

Adianto menegaskan pencopotan Mars Ega penting untuk menjaga kredibilitas agenda bersih-bersih BUMN yang dijanjikan Presiden Prabowo.

“Ini soal kepercayaan publik. Aset energi bangsa tidak boleh dikelola oleh figur dengan bayang-bayang hukum sebesar ini,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Singapura Bidik Wisatawan Indonesia Lewat Kolaborasi STB dan Traveloka

Singapura Bidik Wisatawan Indonesia Lewat Kolaborasi STB dan Traveloka

Rabu, 22 Jul 2026 21:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 21:55 WIB

Indonesia tetap menjadi salah satu pasar utama dengan kontribusi kunjungan wisatawan yang signifikan ke Singapura.…

Manulife Indonesia Perkuat Layanan dan Aksi Sosial di Usia 41 Tahun

Manulife Indonesia Perkuat Layanan dan Aksi Sosial di Usia 41 Tahun

Selasa, 21 Jul 2026 07:15 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 07:15 WIB

Momentum ini dimanfaatkan tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan panjang perusahaan dalam menghadirkan perlindungan.…

Peresmian KCP Kebayoran Park Tandai Transformasi Layanan Bank Jakarta

Peresmian KCP Kebayoran Park Tandai Transformasi Layanan Bank Jakarta

Senin, 20 Jul 2026 15:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:26 WIB

Menurut Agus, keberadaan kantor cabang masih relevan di era digital karena kepercayaan nasabah dibangun melalui interaksi langsung.…

Piagam Deklarasi GRANAT Banten Tegaskan Komitmen Serang Bebas Narkoba

Piagam Deklarasi GRANAT Banten Tegaskan Komitmen Serang Bebas Narkoba

Senin, 20 Jul 2026 07:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 07:24 WIB

Ketua DPD GRANAT Banten, Budy Tjoanda, menegaskan bahwa perang terhadap narkotika membutuhkan keterlibatan luas lintas sektor.…

Orang Tua Kini Ajarkan Bahasa Asing Sejak Kecil, Apa Manfaatnya?

Orang Tua Kini Ajarkan Bahasa Asing Sejak Kecil, Apa Manfaatnya?

Minggu, 19 Jul 2026 22:25 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 22:25 WIB

Aktivitas mengenali pola bahasa dan memahami konteks disebut mampu menjadi stimulasi mental yang mendukung perkembangan berpikir anak.…

Fintech Meningkat Tajam, Ahli Ingatkan Pentingnya Keputusan Finansial Bijak

Fintech Meningkat Tajam, Ahli Ingatkan Pentingnya Keputusan Finansial Bijak

Sabtu, 18 Jul 2026 22:40 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 22:40 WIB

Perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi untuk mengakses informasi dan mengelola keuangan.…