Kemen PU Gelar Rakor Untuk Atasi Banjir Banten

author Roby

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri PU
Menteri PU

i

Jakarta, GoBanten.com – Pemerintah terus bergerak cepat dalam mengatasi banjir di Banten. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Pemerintah Provinsi Banten menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk membahas percepatan pembebasan lahan sebagai langkah strategis dalam pengendalian banjir.

Rakor ini dipimpin oleh Menteri PU Dody Hanggodo, didampingi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, serta Gubernur Banten Andra Soni di Kantor Kementerian PU pada Jumat (21/3) pekan lalu.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa keberhasilan pengendalian banjir di Jabodetabek sangat bergantung pada dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menyoroti pentingnya kesiapan lahan serta pengelolaan sampah sebagai faktor utama dalam upaya ini.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan bahwa salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi banjir adalah merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Ia berharap Pemerintah Provinsi Banten, termasuk Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan, bisa segera melakukan revisi RTRW agar pengendalian banjir lebih efektif.

“Untuk urusan banjir ini, revisi RTRW memang sangat diperlukan. Tidak harus menunggu lima tahun. Jika memang dibutuhkan, bisa dilakukan dalam dua atau tiga tahun,” ujar Menteri Nusron.

Selain itu, Kementerian ATR/BPN telah mengidentifikasi 796 titik pelanggaran tata ruang di Jabodetabek, Puncak, dan Cianjur yang diduga menjadi penyebab banjir. Pelanggaran ini melibatkan alih fungsi lahan, di mana hutan, perkebunan, dan lahan pertanian beralih menjadi pemukiman, perumahan, dan kawasan industri.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menambahkan bahwa pengendalian banjir di Banten dilakukan melalui pendekatan struktural dan non-struktural. Secara struktural, pemerintah telah membangun Bendungan Karian, Bendungan Sindangheula, serta pengendalian banjir di Sungai Ciujung.

“Langkah non-struktural juga tidak kalah penting, seperti pemberdayaan Komunitas Peduli Sungai, pengaturan izin pemanfaatan sempadan sungai, serta pembersihan sampah di infrastruktur pengendali banjir,” jelas Wamen Diana.

Pemerintah berharap dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, upaya pengendalian banjir di Banten bisa berjalan lebih efektif dan membawa dampak nyata bagi masyarakat.(*)

Berita Terbaru

Modus Baru Narkoba Terbongkar, Sabu 22 Kg Disembunyikan di Tangki Mobil Tujuan Tangerang

Modus Baru Narkoba Terbongkar, Sabu 22 Kg Disembunyikan di Tangki Mobil Tujuan Tangerang

Rabu, 29 Apr 2026 18:29 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 18:29 WIB

Sabu tersebut berasal dari Malaysia yang masuk melalui perairan Aceh, lalu dibawa via jalur darat menuju Medan sebelum dikirim ke wilayah tujuan.…

Bekasi Jadi Basis Produksi Parfum untuk Pasar Nasional dan Asia Tenggara

Bekasi Jadi Basis Produksi Parfum untuk Pasar Nasional dan Asia Tenggara

Rabu, 29 Apr 2026 18:00 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 18:00 WIB

Dengan fasilitas di Bekasi, kami dapat memastikan kualitas tetap terjaga sekaligus mempercepat pengiriman ke pelanggan.…

Diskusi NGOBRAS Kartini di RRI Jakarta Padukan Film, Musik, dan Fashion Show

Diskusi NGOBRAS Kartini di RRI Jakarta Padukan Film, Musik, dan Fashion Show

Rabu, 29 Apr 2026 11:12 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 11:12 WIB

Selain diskusi, acara juga diisi penampilan musik dari sejumlah musisi serta peragaan busana karya desainer Nina Nugroho.…

Cerita Lonceng Keramat dan Penebok Jadi Daya Tarik Film The Bell

Cerita Lonceng Keramat dan Penebok Jadi Daya Tarik Film The Bell

Selasa, 28 Apr 2026 20:18 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 20:18 WIB

Film ini diharapkan memperkaya warna horor Indonesia dengan menggabungkan unsur tradisi, mitos, dan ketegangan modern dalam satu cerita.…

TACO Dorong Industri Hijau Lewat Sistem Produksi Ramah Lingkungan

TACO Dorong Industri Hijau Lewat Sistem Produksi Ramah Lingkungan

Selasa, 28 Apr 2026 15:31 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 15:31 WIB

Langkah ini mencakup pengelolaan material, limbah, energi, hingga air secara terintegrasi guna menciptakan proses produksi yang efisien dan ramah lingkungan…

Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Ini Penyebab Awalnya

Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Ini Penyebab Awalnya

Selasa, 28 Apr 2026 10:59 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 10:59 WIB

Berdasarkan keterangan saksi, rangkaian kejadian bermula ketika sebuah taksi listrik mogok di perlintasan liar Jalan Ampera…