UU Bencana

DPD RI: Tanpa Payung Hukum Baru, Kesiapsiagaan Daerah Hanya Slogan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komite II DPD RI mendorong revisi Undang-Undang Penanggulangan Bencana. Foto ist
Komite II DPD RI mendorong revisi Undang-Undang Penanggulangan Bencana. Foto ist

i

GoBanten.com - Komite II DPD RI mendorong revisi Undang-Undang Penanggulangan Bencana dengan menekankan penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan di tingkat daerah. Legislasi yang ada dinilai tidak lagi memadai menghadapi eskalasi bencana yang kian kompleks dan berulang.

Anggota DPD RI dari Bangka Belitung, Darmansyah Husein, menegaskan revisi harus mengubah paradigma dari respons darurat menjadi pencegahan sistematis. “Revisi UU harus mencakup kesiapsiagaan dan mitigasi bencana secara serius, termasuk kehadiran dana abadi penanggulangan bencana di pemerintah daerah. Ini krusial agar daerah tidak selalu bergantung pada respons pusat saat bencana terjadi,” ujarnya dalam rapat Komite II DPD RI di Jakarta, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, tanpa kerangka pendanaan yang kuat dan mekanisme mitigasi yang operasional, daerah akan terus berada dalam posisi reaktif setiap kali bencana datang, sementara kerugian sosial-ekonomi berulang.

Anggota DPD RI dari Nusa Tenggara Barat, Mirah Midadan, mengingatkan agar revisi tidak bersifat tambal sulam. “Kita tidak boleh hanya merespons bencana besar di beberapa provinsi. Revisi undang-undang ini harus berlaku nasional dan mampu menjawab berbagai jenis bencana di daerah lain dengan karakter risiko yang berbeda,” tegasnya.

Wakil Ketua Komite II DPD RI, Angelius Wake Kako, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti masukan tersebut melalui audiensi dengan satuan tugas kebencanaan dan kementerian terkait sebelum menyusun rekomendasi resmi kepada pemerintah.

Dorongan penguatan mitigasi di level daerah ini mencerminkan kritik lama terhadap tata kelola kebencanaan yang dinilai masih berorientasi pada penanganan pascabencana. Di tengah meningkatnya frekuensi kejadian ekstrem, Komite II menilai tanpa pembaruan payung hukum dan skema pendanaan yang pasti, kesiapsiagaan daerah berisiko tetap menjadi slogan administratif, bukan kapasitas nyata di lapangan.

Berita Terbaru

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Kemajuan teknologi harus memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan sektor informal.…

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Tak sekadar pameran, event ini juga menawarkan berbagai promo agresif seperti diskon hingga 70 persen.…

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Data Badan Pusat Statistik mencatat sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,98 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.…

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari transformasi DENZA dalam membangun pengalaman merek.…

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Lagu ini bukan hanya tentang rasa malas, tapi juga realita hidup yang sering kita hadapi…

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Dengan konsep yang menggabungkan retail dan experiential event, The Collectors Club diharapkan menjadi magnet baru bagi komunitas luxury di Jakarta.…