Haji

DPD RI Tegaskan Dana Haji Harus Dikelola Transparan dan Berkelanjutan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komite III DPD RI menegaskan pentingnya penguatan tata kelola keuangan haji.
Komite III DPD RI menegaskan pentingnya penguatan tata kelola keuangan haji.

i

JAKARTA, GoBanten.com -Komite III DPD RI menegaskan pentingnya penguatan tata kelola keuangan haji yang transparan dan akuntabel dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Kerja Komite III DPD RI bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Wakil Ketua Komite III DPD RI Erni Daryanti menekankan bahwa dana haji merupakan dana umat yang tidak boleh dikelola secara sembarangan.

“Dana haji yang bersumber dari setoran jamaah adalah dana umat. Setiap rupiah harus dikelola secara aman, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan demi keberlangsungan haji lintas generasi,” ujar Erni.

Ia menegaskan, skema pembiayaan haji yang memanfaatkan nilai manfaat dana haji memang meringankan beban jamaah, tetapi sekaligus memperbesar tanggung jawab BPKH.

“Nilai manfaat harus dihasilkan dari pengelolaan yang prudent, bukan dari pengambilan risiko berlebihan. Jangan sampai hari ini murah, tapi membebani jamaah di masa depan,” tegasnya.

Erni juga mengungkapkan besaran BPIH jamaah reguler 2026 yang bervariasi antar embarkasi, mulai dari sekitar Rp78,3 juta di Aceh hingga Rp93,9 juta di Surabaya.

Jamaah sendiri membayar langsung Bipih sekitar Rp45–60 juta, sementara sisanya ditutup dari nilai manfaat dana haji.

Sementara itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf menyatakan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengalami penurunan. “BPIH 1447 H/2026 M disepakati sebesar Rp87,4 juta. Angka ini turun sekitar Rp2 juta dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp89,4 juta,” kata Amri.

Namun demikian, Komite III DPD RI menegaskan bahwa penurunan biaya harus dibarengi dengan keterbukaan pengelolaan investasi dana haji dan pemerataan manfaat antar daerah. “Tata kelola yang lemah bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan umat,” pungkas Erni.

Berita Terbaru

Akses Wisata Baduy Dipermudah, DAMRI Hadirkan Tarif Promo Rp1

Akses Wisata Baduy Dipermudah, DAMRI Hadirkan Tarif Promo Rp1

Minggu, 26 Apr 2026 20:10 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 20:10 WIB

Program ini merupakan kolaborasi Perum DAMRI dan Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan pembayaran digital.…

Band Warga Binaan Lapas Cilegon Curi Perhatian, Pesan Rehabilitasi Menggema di Juare Rock Festival 2026

Band Warga Binaan Lapas Cilegon Curi Perhatian, Pesan Rehabilitasi Menggema di Juare Rock Festival 2026

Minggu, 26 Apr 2026 19:00 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:00 WIB

Kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat dan menunjukkan bahwa mereka juga mampu berkarya serta memberi kontribusi positif.…

Bank Jakarta Perkuat Pelatihan Kerja Disabilitas, Dorong Kemandirian Ekonomi

Bank Jakarta Perkuat Pelatihan Kerja Disabilitas, Dorong Kemandirian Ekonomi

Minggu, 26 Apr 2026 11:15 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:15 WIB

Program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan dan akses pelatihan agar penyandang disabilitas memiliki daya saing di dunia kerja.…

Genap Setahun, XLSMART Kantongi Rp42,5 Triliun dan Siapkan 1.000 Lapangan Kerja

Genap Setahun, XLSMART Kantongi Rp42,5 Triliun dan Siapkan 1.000 Lapangan Kerja

Sabtu, 25 Apr 2026 20:32 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 20:32 WIB

XLSMART rayakan anniversary pertama dengan pertumbuhan pendapatan 23?n ekspansi 5G di 33 kota, sambil meluncurkan program kerja bagi 1.000 talenta.…

Kasus Ko Erwin, Bareskrim Fokus TPPU untuk Memiskinkan Pelaku

Kasus Ko Erwin, Bareskrim Fokus TPPU untuk Memiskinkan Pelaku

Jumat, 24 Apr 2026 19:54 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 19:54 WIB

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa pengembangan kasus kini difokuskan pada penelusuran aliran dana kejahatan.…

MA dan KPK Teken MoU Pendidikan Antikorupsi untuk ASN, Libatkan 200 Pimpinan PN

MA dan KPK Teken MoU Pendidikan Antikorupsi untuk ASN, Libatkan 200 Pimpinan PN

Jumat, 24 Apr 2026 19:49 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 19:49 WIB

Pendidikan antikorupsi harus mengubah pola pikir ASN menjadi penjaga integritas publik, bukan sekadar menjalankan aturan.…