Tramadol

Obat Keras Tramadol Dijual Bebas di Tangerang Selatan, Satnarkoba Didesak Bertindak

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga membeli tramadol. Meski sudah berulang kali dirazia dan bahkan sempat ditutup, kios tersebut kembali buka seolah kebal hukum. Foto ist
Warga membeli tramadol. Meski sudah berulang kali dirazia dan bahkan sempat ditutup, kios tersebut kembali buka seolah kebal hukum. Foto ist

i

CIPUTAT, GoBanten.com - Praktik penjualan obat keras secara bebas kembali mencuat di kawasan Jombang, Ciputat. Sebuah kios kecil di Jalan Sumatera terlihat leluasa menjajakan tramadol dan obat sejenis, meski aktivitas tersebut jelas melanggar aturan dan kerap dikeluhkan warga.

Ironisnya, aktivitas ilegal itu berlangsung terang-terangan di pinggir jalan dan ramai didatangi pembeli, mayoritas dari kalangan anak muda. Situasi yang semula tampak biasa berubah mencurigakan ketika sebuah mobil patroli Polres Tangerang Selatan melintas dengan lampu rotator menyala dan berhenti tak jauh dari kios tersebut.

Alih-alih melakukan penertiban, satu personel polisi justru turun dari kendaraan dan menghampiri penjaga kios.

Dari pantauan di lokasi, keduanya tampak berbincang santai layaknya orang yang sudah saling mengenal. Tak berselang lama, terlihat penjaga kios menyerahkan sesuatu ke tangan oknum polisi tersebut sebelum yang bersangkutan kembali ke mobil dinas dan meninggalkan lokasi.

Peristiwa itu terjadi di area yang diduga berada dalam jangkauan kamera CCTV minimarket di seberang jalan.

Keberadaan rekaman kamera tersebut memperkuat dugaan bahwa interaksi antara penjaga kios dan oknum aparat terekam jelas.

Warga sekitar mengaku geram. Pasalnya, kios penjual obat keras itu bukan kali pertama beroperasi. Meski sudah berulang kali dirazia dan bahkan sempat ditutup, kios tersebut kembali buka seolah kebal hukum.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jombang, Aipda Sukiyo Harjo, membenarkan bahwa pihaknya telah berkali-kali melakukan pendekatan persuasif dan edukasi, termasuk kepada pemilik kios. “Sudah sering kami lakukan edukasi, pernah juga dirazia dan ditutup. Tapi selalu buka lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

Menurut Sukiyo, keresahan warga terus bermunculan, terutama karena dampak sosial yang ditimbulkan dari peredaran obat keras tanpa resep. Laporan masyarakat, kata dia, kerap disampaikan melalui layanan darurat Polri 110.

Ia menegaskan, penindakan hukum sepenuhnya berada di kewenangan Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan. Warga berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan agar praktik serupa tidak terus berulang.

Kasus ini kembali menimbulkan tanda tanya besar soal konsistensi penegakan hukum dan pengawasan internal kepolisian. Jika benar aparat berada di lokasi tanpa melakukan tindakan, publik patut mempertanyakan keberpihakan hukum: berpihak pada keselamatan masyarakat atau justru membiarkan pelanggaran berjalan rutin. (HB)

Berita Terbaru

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…