Orang Tua Kini Ajarkan Bahasa Asing Sejak Kecil, Apa Manfaatnya?

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah studi menunjukkan bahwa mempelajari bahasa baru dapat melibatkan berbagai fungsi otak sekaligus.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa mempelajari bahasa baru dapat melibatkan berbagai fungsi otak sekaligus.

i

JAKARTA, GoBanten.com - Tren orang tua di Indonesia mengenalkan bahasa asing kepada anak sejak usia dini terus meningkat seiring kebutuhan menghadapi dunia yang semakin global. Tidak hanya sebagai bekal komunikasi, langkah ini juga dinilai berdampak pada perkembangan kognitif anak.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa mempelajari bahasa baru dapat melibatkan berbagai fungsi otak sekaligus, seperti memori, perhatian, hingga kemampuan memecahkan masalah.

Aktivitas mengenali pola bahasa dan memahami konteks disebut mampu menjadi stimulasi mental yang mendukung perkembangan berpikir anak.

Psikolog anak, remaja, dan keluarga, Ayoe Sutomo, mengatakan bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya memperkaya kosakata, tetapi juga melatih fleksibilitas berpikir. “Kemampuan memahami pola, menghubungkan informasi, dan menyesuaikan diri dengan konteks berbeda menjadi fondasi penting dalam proses belajar anak,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Namun demikian, ia menekankan bahwa manfaat tersebut tidak terjadi secara instan. Konsistensi belajar serta pengalaman yang menyenangkan menjadi faktor utama keberhasilan anak dalam menguasai bahasa baru. Pendampingan orang tua juga dinilai penting, terutama ketika anak belajar melalui perangkat digital.

Fenomena ini juga menunjukkan perubahan pola pengasuhan di masyarakat urban, di mana orang tua mulai mengombinasikan interaksi sehari-hari dengan metode pembelajaran modern. Bahasa asing kini dikenalkan tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga lewat berbagai media dan aktivitas harian.

Di sisi lain, para ahli menilai pembelajaran multibahasa sejak dini dapat membuka wawasan anak terhadap budaya dan perspektif yang lebih luas. Hal ini dinilai menjadi bekal penting dalam membangun kemampuan adaptasi di masa depan.

Dengan semakin berkembangnya metode belajar dan akses teknologi, pembelajaran bahasa asing diperkirakan akan terus menjadi bagian dari strategi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak di era global.

Berita Terbaru

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita Produk Legendaris Lewat Kreasi Chef

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita Produk Legendaris Lewat Kreasi Chef

Minggu, 06 Sep 2026 20:22 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 20:22 WIB

CEO FKS Food Gerry Mustika mengatakan perusahaan terus mengembangkan produk melalui inovasi dan menjaga kualitas agar tetap memiliki daya saing.…

Perkusi Tradisional Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar di Panggung Dunia

Perkusi Tradisional Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar di Panggung Dunia

Sabtu, 05 Sep 2026 20:32 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:32 WIB

Menurut Fadli, keberlangsungan IDP Fest selama 10 tahun menunjukkan bahwa musik perkusi memiliki ruang yang kuat untuk pengembangan talenta.…

Laut Bercerita Tembus Kompetisi Utama Busan International Film Festival

Laut Bercerita Tembus Kompetisi Utama Busan International Film Festival

Jumat, 04 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:39 WIB

Laut Bercerita diadaptasi dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori.…

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Rp326 Miliar ke 2.388 Pedagang Pasar

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Rp326 Miliar ke 2.388 Pedagang Pasar

Rabu, 02 Sep 2026 14:01 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:01 WIB

Pasar Induk Kramat Jati menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi pembiayaan besar.…

Ruth Sahanaya Comeback Setelah 8 Tahun, Rilis EP Terbaru “Merindu”

Ruth Sahanaya Comeback Setelah 8 Tahun, Rilis EP Terbaru “Merindu”

Rabu, 02 Sep 2026 13:56 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:56 WIB

Selain rilisan digital, “Merindu” juga akan tersedia dalam format vinyl edisi terbatas.…

100 Pedagang Pasar Kramat Jati Dapat Akses Kredit Bank Jakarta

100 Pedagang Pasar Kramat Jati Dapat Akses Kredit Bank Jakarta

Rabu, 02 Sep 2026 11:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:06 WIB

Hingga saat ini, pembiayaan Bank Jakarta di Pasar Induk Kramat Jati telah mencapai plafon sekitar Rp48 miliar untuk 167 pedagang…