Samsung Luncurkan Program Pendidikan Digital untuk Dukung Kurikulum Merdeka

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan teknologi benar-benar berdampak pada proses belajar-mengajar.
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan teknologi benar-benar berdampak pada proses belajar-mengajar.

i

JAKARTA, GoBanten.com - Transformasi digital di sektor pendidikan Indonesia terus menghadapi tantangan, terutama dalam hal integrasi perangkat, pelatihan guru, dan kesiapan sistem pembelajaran.

Menjawab kebutuhan tersebut, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung for Education Programme sebagai upaya mempercepat adopsi teknologi di sekolah.

Program ini hadir di tengah dorongan penerapan Kurikulum Merdeka yang menuntut pendekatan pembelajaran lebih fleksibel dan berbasis teknologi. Namun, di lapangan, banyak sekolah masih menghadapi kendala dalam mengoptimalkan penggunaan perangkat digital secara efektif.

Samsung for Education Programme dirancang sebagai solusi terintegrasi yang tidak hanya menyediakan perangkat, tetapi juga pelatihan guru dan sistem pendampingan.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan teknologi benar-benar berdampak pada proses belajar-mengajar.

Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, Carl Nordenberg, mengatakan teknologi harus mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

“Teknologi seharusnya menjadi alat yang memberdayakan guru dan siswa. Kami ingin membantu sekolah membangun kesiapan digital yang berkelanjutan,” ujarnya,. Jumat (17/7/2026).

Program ini juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan terstruktur dan pengembangan profesional. Tanpa dukungan tersebut, pemanfaatan teknologi dinilai tidak akan optimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selain itu, aspek keamanan data menjadi perhatian, terutama dalam penggunaan perangkat digital di lingkungan pendidikan. Sistem keamanan terintegrasi dinilai penting untuk melindungi data siswa dan mendukung proses pembelajaran yang aman.

Dengan semakin luasnya adopsi teknologi di lebih dari ratusan ribu sekolah di Indonesia, kolaborasi antara sektor swasta dan dunia pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat transformasi digital yang merata dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita Produk Legendaris Lewat Kreasi Chef

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita Produk Legendaris Lewat Kreasi Chef

Minggu, 06 Sep 2026 20:22 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 20:22 WIB

CEO FKS Food Gerry Mustika mengatakan perusahaan terus mengembangkan produk melalui inovasi dan menjaga kualitas agar tetap memiliki daya saing.…

Perkusi Tradisional Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar di Panggung Dunia

Perkusi Tradisional Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar di Panggung Dunia

Sabtu, 05 Sep 2026 20:32 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:32 WIB

Menurut Fadli, keberlangsungan IDP Fest selama 10 tahun menunjukkan bahwa musik perkusi memiliki ruang yang kuat untuk pengembangan talenta.…

Laut Bercerita Tembus Kompetisi Utama Busan International Film Festival

Laut Bercerita Tembus Kompetisi Utama Busan International Film Festival

Jumat, 04 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 20:39 WIB

Laut Bercerita diadaptasi dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori.…

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Rp326 Miliar ke 2.388 Pedagang Pasar

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Rp326 Miliar ke 2.388 Pedagang Pasar

Rabu, 02 Sep 2026 14:01 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:01 WIB

Pasar Induk Kramat Jati menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi pembiayaan besar.…

Ruth Sahanaya Comeback Setelah 8 Tahun, Rilis EP Terbaru “Merindu”

Ruth Sahanaya Comeback Setelah 8 Tahun, Rilis EP Terbaru “Merindu”

Rabu, 02 Sep 2026 13:56 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 13:56 WIB

Selain rilisan digital, “Merindu” juga akan tersedia dalam format vinyl edisi terbatas.…

100 Pedagang Pasar Kramat Jati Dapat Akses Kredit Bank Jakarta

100 Pedagang Pasar Kramat Jati Dapat Akses Kredit Bank Jakarta

Rabu, 02 Sep 2026 11:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:06 WIB

Hingga saat ini, pembiayaan Bank Jakarta di Pasar Induk Kramat Jati telah mencapai plafon sekitar Rp48 miliar untuk 167 pedagang…