JAKARTA, GoBanten.com -Manulife Indonesia menggelar rangkaian kegiatan Global Volunteer Day di tiga kota sekaligus—Jakarta, Surabaya, dan Medan—sebagai bagian dari pembukaan kampanye tahunan Season of Giving. Melalui kegiatan ini, perusahaan mengajak karyawan dan mitra untuk terlibat langsung dalam aksi sosial dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas.
Lebih dari 300 peserta yang terdiri atas siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), guru, orang tua, tenaga pemasar, dan relawan Manulife Indonesia mengikuti kegiatan yang berlangsung di tiga lokasi: SLBN 5 Tanah Abang (Jakarta), SLB A YPAB (Surabaya), dan SLB Negeri Pembina Tingkat Provinsi (Medan). Seluruh rangkaian dirancang untuk menghadirkan pembelajaran finansial yang dapat dipahami dengan mudah oleh kelompok rentan.
Fauzi Arfan, Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia (Kiri) dan Apriliani Siregar, Compliance Director dan General Counsel Manulife Indonesia (kanan) hadir dalam aksi sosial dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan bagi penyandang disabilitas, Sabtu (29/11/2025). Melalui pendekatan interaktif, siswa diperkenalkan pada konsep dasar menabung, manfaat perencanaan keuangan, hingga praktik kewirausahaan sederhana dengan memanfaatkan karya buatan mereka.
Sementara itu, para orang tua mengikuti sesi khusus yang diberikan oleh tim Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga dan perencanaan jangka panjang.
Tidak hanya edukasi, Manulife Indonesia juga menyalurkan donasi berupa peralatan vokasional guna mendukung pengembangan keterampilan siswa SLB. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Yayasan Kitaoneus Indonesia Inklusi, Yayasan Manulife Peduli, Manulife Syariah Indonesia, serta DPLK Manulife.
Inisiatif tersebut sejalan dengan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai kelompok prioritas. Berdasarkan data nasional, lebih dari separuh penyandang disabilitas belum mendapatkan akses literasi keuangan secara optimal, sehingga masih menghadapi hambatan dalam memanfaatkan layanan keuangan formal.
Apriliani Siregar, Compliance Director & General Counsel Manulife Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung akses keuangan yang setara. “Literasi keuangan adalah hak setiap individu. Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan pemahaman yang berkesinambungan bagi siswa, guru, dan orang tua agar edukasi finansial dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) guna memperluas kesempatan bagi kelompok rentan.
Dengan melibatkan berbagai komunitas pendidikan dan sosial, Manulife Indonesia berharap kegiatan Global Volunteer Day dapat mempersempit kesenjangan literasi keuangan dan memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan secara mandiri.
Editor : Sondang