LEGOK, GoBanten.com -Mendekati akhir tahun, Wida Agung Group kembali memperkuat geliat pasar properti di Tangerang dengan meluncurkan cluster terbaru Widari Residence. Proyek ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian terjangkau di kawasan Legok yang terus berkembang pesat.
Direktur Wida Agung Group, Teddy Widjaja, mengungkapkan bahwa permintaan rumah di Legok terus menunjukkan tren positif. Untuk itu perusahaan telah menyiapkan pengembangan lahan hingga 25 hektare sebagai bagian dari kelanjutan kawasan Widari Village yang mulai dibangun pada 2021. Tahap pertama Widari Residence mencakup 500 unit rumah yang kini mulai dipasarkan.
“Widari Residence merupakan mega cluster yang kami rancang sebagai jawaban atas tingginya kebutuhan pasar terhadap hunian terjangkau, namun tetap bermutu. Banyak calon pembeli menginginkan rumah pertama dengan kualitas yang bisa diandalkan,” ujar Teddy, Rabu (26/11/2025).
Mengusung tagline #RumahPertamaMu, Widari Residence menawarkan hunian dua lantai dengan dua kamar tidur dan dua kamar mandi, dibanderol mulai Rp400 jutaan. Konsep ini ditujukan bagi pembeli rumah pertama yang mengutamakan kenyamanan, fasilitas kawasan, serta kualitas bangunan.
Project Consultant Widari Village dari Property Lounge, Rita Megawati, menambahkan bahwa untuk menjaga keterjangkauan harga, developer memberikan promo menarik mulai dari tanda jadi, DP, hingga cicilan KPR sekitar Rp3 jutaan per bulan. Menurutnya, ukuran rumah 4x10 meter dan 5x10 meter dengan fasilitas smart door lock, free canopy, dan instalasi listrik bawah tanah menjadi daya tarik utama bagi end user.
“Banyak calon konsumen sebelumnya tertarik dengan Widari Village, tetapi membutuhkan pilihan harga yang lebih ramah. Widari Residence kami hadirkan untuk mengisi kebutuhan itu,” jelas Rita.
Wida Agung Group juga menekankan kualitas bangunan melalui standar material seperti penggunaan bata merah, lantai HT 60x60, perlengkapan sanitary Toto, serta smart door lock. Kawasan ini turut dilengkapi fasilitas internal berupa pasar, area komersial, Widari Plaza, hingga danau buatan untuk menambah nilai hunian.
Direktur Wida Agung Group lainnya, Anton Sugianta, menjelaskan bahwa nilai properti di Legok terus menunjukkan kenaikan signifikan. Ia mencontohkan, harga rumah tipe awal di Widari Village yang dipasarkan pada 2021 sebesar Rp400 jutaan kini telah menembus Rp600 jutaan, atau mengalami kenaikan sekitar 30 persen.
Menurut Anton, perkembangan infrastruktur menjadi faktor utama meningkatnya nilai investasi. Konektivitas Legok yang didukung Tol Serpong–Balaraja, yang terhubung dengan Serpong–Ulujami dan JORR I, membuat akses menuju Jabodetabek kian mudah. Selain itu, Stasiun Commuter Line Parung Panjang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit.
“Dengan peningkatan konektivitas, potensi kenaikan nilai properti di kawasan ini masih sangat besar,” tegas Anton.
Editor : Sondang