Korupsi

Ketua Kadin Kaltim Diduga Terima Rp 3,5 Miliar, KPK Lakukan Pemeriksaan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK menuntaskan penyidikan kasus dugaan suap IUP. Foto ist
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK menuntaskan penyidikan kasus dugaan suap IUP. Foto ist

i

GoBanten.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melanjutkan penyidikan dugaan suap izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur tahun anggaran 2013–2018. Sejumlah pihak dipanggil untuk dimintai keterangan terkait aliran uang suap dalam kasus tersebut.

Pada Senin (8/92025), KPK memeriksa swasta bernama Chandra Setiawan alias Iwan. Ia diduga berperan sebagai perantara dalam distribusi uang suap. “Bertempat di Gedung KPK Merah Putih, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saudara CS alias IC selaku swasta,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya.

Sehari setelahnya, Selasa (9/9), penyidik KPK juga memanggil Ketua Kadin Kalimantan Timur, Dayang Donna Walfiaries Tania. Donna diduga menerima uang suap sebesar Rp 3,5 miliar dari tersangka Rudy Ong Chandra untuk memfasilitasi proses pengurusan IUP.

Budi menegaskan, pemeriksaan saksi-saksi ini bertujuan mendalami peran masing-masing pihak dalam praktik suap yang mencoreng dunia pertambangan di Kalimantan Timur.
“Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK menuntaskan penyidikan kasus dugaan suap IUP yang sedang berjalan,” ujarnya.

Kasus ini sebelumnya telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni Rudy Ong Chandra, mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, dan Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Walfiaries Tania.

Meski Rumah Tahanan KPK dilaporkan penuh, lembaga antikorupsi tersebut menegaskan proses hukum tetap berjalan tanpa hambatan. KPK juga siap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan ruang penahanan tambahan apabila diperlukan.

Dengan pemeriksaan terbaru ini, KPK berharap bisa mengungkap secara menyeluruh aliran uang suap serta peran setiap pihak yang terlibat dalam perkara korupsi IUP Kalimantan Timur.

 

Berita Terbaru

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.…