Pesantren

Polisi Diminta Serius Usut Kasus Penganiayaan Santri di Bogor

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kami hanya ingin kasus ini diproses dan pesantren bertanggung jawab. Foto ist
Kami hanya ingin kasus ini diproses dan pesantren bertanggung jawab. Foto ist

i

BOGOR, GoBanten.com - Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang santri asal Aceh Tengah berinisial S di sebuah pesantren Kabupaten Bogor kembali mencuat. Korban mengaku mengalami pemukulan dan tendangan dari seniornya pada November 2024 lalu hingga mengalami trauma mendalam.

Meski sudah hampir 10 bulan, kasus ini belum menunjukkan perkembangan berarti. Keluarga korban kemudian meminta bantuan anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma.

Pada Jumat (22/8/2025), Haji Uma mendampingi korban dan keluarganya ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta. Mereka diterima langsung oleh pimpinan LPSK, Wawan Fahrudin.

“Alhamdulillah, laporan sudah diterima LPSK. Kami berharap korban mendapat perlindungan hukum agar kasus ini berjalan adil,” ujar Haji Uma.

Ia menilai lemahnya pengawasan di pesantren menjadi penyebab munculnya tindak kekerasan tersebut. “Pesantren semestinya mendidik dengan akhlak, bukan justru melukai santri,” tegasnya.

Ayah korban, M. Salim, menyesalkan sikap pihak pesantren yang dianggap abai. “Kami hanya ingin kasus ini diproses dan pesantren bertanggung jawab. Terima kasih kepada Haji Uma dan LPSK yang mendampingi,” ujarnya.

LPSK menyatakan akan melakukan penelaahan lebih lanjut terkait perlindungan bagi korban. Sementara itu, publik mendesak agar polisi segera menuntaskan kasus ini.

Berita Terbaru

Investasi Syariah Bodong, Komisi III DPR Dorong Penyitaan Aset Pelaku

Investasi Syariah Bodong, Komisi III DPR Dorong Penyitaan Aset Pelaku

Jumat, 16 Jan 2026 14:28 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 14:28 WIB

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membuka ruang lebih luas bagi negara untuk menyita aset pelaku kejahatan keuangan.…

Ramen YES, Cara Baru Menikmati Jepang di Setiap Suapan

Ramen YES, Cara Baru Menikmati Jepang di Setiap Suapan

Rabu, 14 Jan 2026 22:32 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 22:32 WIB

Melalui Ramen YES, WINGS Food menghadirkan sensasi kuliner Jepang yang kini bisa dinikmati lebih mudah, tanpa harus pergi jauh ke Negeri Sakura.…

12 Tahun Program RTLH, Masih Banyak Rumah Tak Layak di Tangerang

12 Tahun Program RTLH, Masih Banyak Rumah Tak Layak di Tangerang

Rabu, 14 Jan 2026 21:12 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 21:12 WIB

Selain soal keterbatasan kuota, besaran bantuan Rp30 juta per unit juga kembali dipertanyakan.…

Gaji Besar Tak Jamin Bersih, Korupsi Pegawai Pajak Terbongkar Lagi

Gaji Besar Tak Jamin Bersih, Korupsi Pegawai Pajak Terbongkar Lagi

Rabu, 14 Jan 2026 15:26 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 15:26 WIB

Abdullah menilai praktik korupsi di lingkungan pajak bukan kasus baru dan terus berulang, meski pegawai pajak telah menerima gaji dan fasilitas tinggi.…

Hotman Paris Bela Timothy Ronald, Klaim Tak Ada Unsur Investasi Bodong dalam Kelas Kripto

Hotman Paris Bela Timothy Ronald, Klaim Tak Ada Unsur Investasi Bodong dalam Kelas Kripto

Rabu, 14 Jan 2026 11:07 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 11:07 WIB

Menurut Hotman, model bisnis yang dijalankan Timothy adalah kelas edukasi, bukan pengelolaan dana investasi.…

Rugi Miliaran Rupiah, Korban Trading Kripto Tempuh Jalur Hukum

Rugi Miliaran Rupiah, Korban Trading Kripto Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 14 Jan 2026 06:41 WIB

Rabu, 14 Jan 2026 06:41 WIB

Kasus ini kembali memantik sorotan terhadap maraknya promosi investasi kripto berisiko tinggi oleh influencer keuangan.…