TANGERANG, GoBanten.com -Pendekatan berbasis data dan kampanye digital menjadi fokus utama dalam strategi terbaru promosi pariwisata Singapura di kawasan Asia Tenggara dan Australia. Hal ini menyusul perpanjangan kemitraan antara Singapore Tourism Board (STB) dan Traveloka yang kembali diperkuat pada 2026.
Kerja sama ini menandai langkah lanjutan dalam memanfaatkan tren perilaku wisatawan yang semakin bergantung pada platform digital untuk merencanakan perjalanan. Selain promosi destinasi, kedua pihak juga menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman wisata yang relevan dengan minat pasar.
Baca juga: Ini Alasan Konsumen Indonesia Kini Pilih Parfum yang Tahan Lama
Indonesia tetap menjadi salah satu pasar utama dengan kontribusi kunjungan wisatawan yang signifikan ke Singapura. Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap perjalanan luar negeri dinilai menjadi peluang besar untuk terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Chief Executive STB, Melissa Ow, mengatakan kemitraan ini berperan penting dalam menjaga daya saing Singapura sebagai destinasi global.
“Kemitraan ini membantu kami menjangkau wisatawan yang tepat dengan pendekatan yang lebih terarah dan relevan di setiap pasar,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Inovasi AI Dokter Indonesia Bantu Deteksi Dini Gagal Jantung
Sementara itu, Co-founder Traveloka, Albert, menilai kolaborasi ini mencerminkan perubahan cara pemasaran destinasi di era digital. Menurutnya, integrasi data dan pemahaman perilaku konsumen menjadi faktor penting dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih personal.
“Wisatawan saat ini mencari kemudahan sekaligus inspirasi dalam satu platform. Di sinilah peran teknologi dan data menjadi sangat penting,” kata Albert.
Dalam kerja sama terbaru ini, kedua pihak akan memperkuat kampanye pemasaran bersama, pengembangan konten perjalanan, serta promosi berbasis event yang berlangsung sepanjang tahun di Singapura. Selain itu, pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), juga mulai dieksplorasi untuk meningkatkan efektivitas promosi.
Baca juga: Konektivitas Langsung ke Bandara, Grand Anara Airport Hotel Bidik Traveler Modern
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari transformasi pemasaran pariwisata yang semakin mengarah pada personalisasi dan pemanfaatan teknologi. Dengan strategi tersebut, Singapura berupaya mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi utama di kawasan, sekaligus meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan.
Perpanjangan kemitraan ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas platform digital dan otoritas pariwisata akan semakin menjadi kunci dalam memenangkan persaingan industri pariwisata global ke depan.
Editor : Sondang