GOBANTEN.com - Pemeliharaan jalan di ruas Tol Jakarta–Tangerang masih berlangsung hingga 2 Juni 2026 dengan skema penutupan lajur secara bertahap. Pekerjaan ini dilakukan untuk menjaga kualitas jalan di tengah tingginya volume kendaraan harian.
PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad melakukan rekonstruksi perkerasan dan pekerjaan Scrapping, Filling, Overlay (SFO) di sejumlah titik, baik arah Jakarta maupun Tangerang. Meski ada penutupan di lajur tertentu, jalur lain tetap dioperasikan untuk memastikan lalu lintas tetap mengalir.
Baca juga: Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Integrasikan Pos Pantau dari Bogor
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Ginanjar Bekti Rakhmanto, mengatakan pekerjaan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin demi menjaga standar pelayanan jalan tol.
“Pemeliharaan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilintasi. Kami juga mengatur pelaksanaan pekerjaan agar dampaknya terhadap lalu lintas bisa diminimalisir,” ujar Ginanjar dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).
Baca juga: Satpol PP Tangerang Tertibkan PKL di Alun-Alun Ahmad Yani
Sejumlah titik pekerjaan tersebar di antaranya kawasan KM 9 hingga KM 23 arah Jakarta, serta KM 14 hingga KM 20 arah Tangerang. Selain itu, akses off ramp Kebun Jeruk juga menjadi salah satu lokasi rekonstruksi yang dilakukan secara bertahap.
Ginanjar menambahkan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas serta rambu-rambu pengamanan di sekitar lokasi proyek untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna juga dapat mengatur waktu perjalanan atau memilih rute alternatif untuk menghindari kepadatan,” katanya.
Baca juga: Siswa PAUD hingga SMP di Kronjo Tangerang Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis
Jasa Marga memastikan tidak ada penutupan total selama pekerjaan berlangsung, sehingga akses kendaraan tetap terjaga meski potensi perlambatan arus lalu lintas tidak dapat dihindari pada jam-jam tertentu.
Editor : Sondang