Konsulat Amerika Serikat

Bentrokan Berdarah di Karachi, 9 Tewas saat Protes Kematian Khamenei

Reporter : Sondang
Di Islamabad, akses menuju kawasan diplomatik ditutup total untuk mencegah eskalasi. Foto dok The Week

GoBanten.com - Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 40 lainnya luka-luka dalam bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa di sekitar Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan. Aksi massa dipicu kemarahan atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang disebut tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Otoritas medis di Rumah Sakit Sipil Karachi menyatakan sebagian besar korban tewas mengalami luka tembak. Puluhan korban luka dirawat di fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta, termasuk beberapa anggota kepolisian.

Baca juga: Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Warga Terisolasi dari Dunia Internasional

Polisi menembakkan gas air mata dan melepaskan tembakan peringatan ketika ratusan demonstran berusaha menembus pengamanan menuju kompleks konsulat, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Ahmad Vahidi Pimpin Garda Revolusi, Iran Perkuat Komando di Tengah Eskalasi Perang

Sejumlah rekaman yang beredar menunjukkan massa merusak fasilitas bangunan dan membakar bagian area resepsionis, sementara pos polisi di sekitar lokasi turut diserang dan dibakar.

Aksi serupa dilaporkan terjadi di Lahore, ketika massa mencoba mendekati kantor perwakilan Amerika Serikat dan bentrok dengan aparat. Di Islamabad, akses menuju kawasan diplomatik ditutup total untuk mencegah eskalasi.

Baca juga: Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Gugur di Teheran

Pemerintah Provinsi Sindh membentuk tim investigasi untuk menelusuri penyebab kematian dan prosedur pengamanan yang berujung korban jiwa. Otoritas setempat menyampaikan duka cita sekaligus menyerukan penyaluran aspirasi secara damai.

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru