JAKARTA, GoBanten com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Rudy Ong Chandra, tersangka kasus dugaan korupsi perizinan usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur. Komisaris PT Sepiak Jaya Kaltim itu dijemput paksa penyidik KPK setelah tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.
Rudy tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 21.37 WIB dengan tangan diborgol. Ia tampak berusaha menutupi wajahnya dan menghindari sorotan kamera wartawan.
Baca juga: Mengapa Bos Summarecon hingga Pejabat ATR/BPN Ditangkap KPK? Ini Duduk Perkaranya
“Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama, terhitung 21 Agustus hingga 9 September 2025. Lokasi penahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Kamis (21/8/2025).
Baca juga: 17 Pejabat Pertanahan Terjaring OTT KPK, Barang Bukti Uang Capai Ratusan Miliar
Rudy ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya, yakni mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek dan Ketua Kadin Kaltim Dayang Donna Faroek. Namun, Awang Faroek telah meninggal pada Desember 2024 lalu.
Baca juga: Kasus LPEI Rp11,7 Triliun, KPK Periksa Jamal Ghozi Basylemeh
Kasus korupsi ini telah masuk tahap penyidikan sejak September 2024. Penahanan Rudy menjadi langkah lanjutan KPK dalam mengusut dugaan praktik korupsi terkait perizinan tambang di Kaltim.
Editor : Sondang