Kedaulatan Indonesia

Imparsial Peringatkan Bahaya Overflight Militer AS bagi Kedaulatan RI

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Selain ancaman geopolitik, Imparsial mengingatkan potensi meningkatnya risiko keamanan nasional jika wilayah Indonesia digunakan sebagai jalur operasional militer asing. Foto ist
Selain ancaman geopolitik, Imparsial mengingatkan potensi meningkatnya risiko keamanan nasional jika wilayah Indonesia digunakan sebagai jalur operasional militer asing. Foto ist

i

GoBanten.com - Imparsial menilai wacana pemberian akses blanket overflight bagi militer Amerika Serikat sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan Indonesia dan berpotensi menyeret negara ke konflik geopolitik global.

Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, menegaskan bahwa akses lintas udara yang luas dan minim kontrol dapat membuka ruang penetrasi militer asing di wilayah nasional. “Ini berisiko mengurangi kontrol negara atas aktivitas militer di udara Indonesia,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Menurut Imparsial, kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada aspek pertahanan, tetapi juga berpotensi merusak posisi Indonesia sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif. Akses tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk operasi militer, logistik, hingga pengintaian dalam konflik kawasan.

Imparsial juga menyinggung konteks global, termasuk dinamika konflik di Gaza, serta posisi Donald Trump dan Benjamin Netanyahu yang kerap menjadi sorotan terkait isu kemanusiaan. Dalam situasi ini, Indonesia dinilai berisiko terseret secara tidak langsung dalam praktik yang bertentangan dengan prinsip HAM.

Selain ancaman geopolitik, Imparsial mengingatkan potensi meningkatnya risiko keamanan nasional jika wilayah Indonesia digunakan sebagai jalur operasional militer asing. Indonesia bisa menjadi target dalam eskalasi konflik yang bukan kepentingannya.

Imparsial mendesak pemerintah menolak rencana tersebut dan memastikan setiap kerja sama pertahanan tetap berada di bawah kontrol penuh negara. Transparansi kepada publik dan DPR juga dinilai penting agar kebijakan strategis tidak mengorbankan kedaulatan nasional.

(Tri Handiyatno)

Berita Terbaru

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

HUT ke-22 DPD RI, 89 Pendonor Ikuti Aksi Kemanusiaan di Yogyakarta

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:36 WIB

PMI Kota Yogyakarta memiliki persediaan sekitar 4.200 kantong darah yang melayani sekitar 42 rumah sakit di Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.…

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Putusan PK MA dan Sengketa Saham RSIA Family, Pemegang Saham Minoritas Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 09:42 WIB

Primaditya menyatakan pihaknya telah mengirimkan surat keberatan sebelum RUPS digelar dan meminta agar rapat dibatalkan…

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Dua Penghargaan Internasional Perkuat Reputasi Terminal Teluk Lamong

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 16:30 WIB

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan internasional di Singapura, dengan pertumbuhan arus petikemas 12,38 persen hingga Agustus 2026.…

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Ledakan Ruko Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, Tabung Gas 52 Kg Jadi Sorotan

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:31 WIB

Polisi masih perlu memastikan jenis gas yang digunakan, cara penyimpanannya, serta aktivitas yang berlangsung di dalam ruko sebelum peristiwa terjadi.…

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

145 Warga Serpong Lagoon Kena Muntaber, Sampel Air Ditemukan Bakteri E. coli

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 09:46 WIB

Kondisi ini menjadi perhatian karena sejumlah warga mengalami gangguan kesehatan, bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.…

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Perkuat Integrasi dan Digitalisasi

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:52 WIB

Lima tahun pascamerger Pelindo, Terminal Teluk Lamong mencatat pertumbuhan throughput 64,6 persen pada 2025 dan kini mengelola tiga terminal peti kemas.…