Judi Online

Bareskrim Bongkar Judi Online Rp 55 Miliar

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian online (judol) dengan nilai barang bukti mencapai Rp 55 miliar. Foto ist
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian online (judol) dengan nilai barang bukti mencapai Rp 55 miliar. Foto ist

i

GoBanten.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menuntaskan penyidikan kasus perjudian online (judol) dengan nilai barang bukti mencapai Rp 55 miliar. Berkas perkara sejumlah tersangka telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Agung RI, menandai kasus ini segera masuk tahap penuntutan.

Kasubdit I Dittipid Siber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Prakoso, menyatakan pelimpahan tahap II—penyerahan tersangka dan barang bukti—akan segera dilakukan.

“Total barang bukti berupa uang sebesar Rp 55 miliar yang merupakan hasil aktivitas perjudian daring akan diserahkan kepada jaksa,” ujar Rizki, Sabtu (28/3/2026).

Kasus ini berangkat dari laporan polisi sejak Juni 2025 dan menyeret sejumlah tersangka dalam tiga berkas berbeda, yakni MNF, QF dan kelompoknya, serta WK.

Kejaksaan memastikan seluruh unsur formil dan materiil perkara telah terpenuhi.

Rencananya, pelimpahan tersangka dan barang bukti akan dilakukan pada 31 Maret 2026 di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Polisi mengklaim telah berkoordinasi intensif dengan jaksa agar proses hukum berjalan tanpa hambatan.

Namun, besarnya nilai uang yang disita justru memunculkan pertanyaan publik: sejauh mana pemberantasan judol benar-benar menyasar aktor utama, bukan sekadar operator lapangan?

Fenomena perjudian online yang terus berulang menunjukkan bahwa penindakan hukum kerap bersifat reaktif, sementara ekosistem digital yang menjadi ladang subur praktik ilegal ini belum sepenuhnya tersentuh secara sistemik.

Polri menegaskan pengungkapan ini sebagai bagian dari komitmen memberantas judol yang merusak tatanan sosial dan ekonomi. Meski demikian, efektivitasnya akan diuji di pengadilan—dan lebih jauh lagi, dari kemampuan negara memutus rantai besar di balik bisnis ilegal bernilai miliaran rupiah tersebut.

Berita Terbaru

Viral Penampakan Gedung Dinas “Rahasia” di Tangsel, Isinya Deretan Motor Mewah Pejabat

Viral Penampakan Gedung Dinas “Rahasia” di Tangsel, Isinya Deretan Motor Mewah Pejabat

Sabtu, 28 Mar 2026 19:11 WIB

Sabtu, 28 Mar 2026 19:11 WIB

Kendaraan tersebut diduga merupakan milik atau titipan dari salah satu pejabat di lingkungan Pemkot Tangsel dan telah berada di lokasi sejak Februari 2026.…

Rendy Hermawan Terdeteksi di Malaysia, Polri Bergerak Cepat Kejar Bandar Narkoba ‘The Doctor’

Rendy Hermawan Terdeteksi di Malaysia, Polri Bergerak Cepat Kejar Bandar Narkoba ‘The Doctor’

Jumat, 27 Mar 2026 13:26 WIB

Jumat, 27 Mar 2026 13:26 WIB

Rendy Hermawan merupakan tangan kanan dari DPO atas nama Andre ‘The Doctor’,” ujar Eko.…

Mengejutkan! Modus Vape hingga Boneka Dipakai Ko Andre untuk Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Mengejutkan! Modus Vape hingga Boneka Dipakai Ko Andre untuk Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Kamis, 26 Mar 2026 14:04 WIB

Kamis, 26 Mar 2026 14:04 WIB

Bareskrim Polri menyebut Ko Andre sebagai salah satu pemasok utama sabu ke wilayah Kota Bima.…

Drama Penahanan Yaqut Berlanjut, Kini KPK Bergerak Cepat Bongkar Kasus Haji

Drama Penahanan Yaqut Berlanjut, Kini KPK Bergerak Cepat Bongkar Kasus Haji

Rabu, 25 Mar 2026 16:33 WIB

Rabu, 25 Mar 2026 16:33 WIB

Kasus ini menjadi ujian serius bagi KPK dalam menjaga kredibilitas penegakan hukum.…

Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Pantai Anyer Saat Libur Lebaran, Pastikan Keamanan Wisatawan

Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Pantai Anyer Saat Libur Lebaran, Pastikan Keamanan Wisatawan

Rabu, 25 Mar 2026 08:08 WIB

Rabu, 25 Mar 2026 08:08 WIB

Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung aktivitas wisatawan di Pantai Sambolo…

DPR Ingatkan Risiko Psikososial Siswa dalam Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh

DPR Ingatkan Risiko Psikososial Siswa dalam Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh

Selasa, 24 Mar 2026 18:38 WIB

Selasa, 24 Mar 2026 18:38 WIB

Kalau dipaksakan secara luas, ini berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan.…